09/04/2026
Secara medis dan psikologis, ada beberapa alasan mengapa seseorang merasa "enteng", pusingnya hilang, dan bisa tidur nyenyak setelah menjalani terapi bekam (terlepas dari mitos darah kotor atau kolesterol tadi).
Berikut adalah beberapa penjelasan ilmiah mengapa hal itu terjadi:
1. Efek Relaksasi Otot (Pelepasan Ketegangan)
Proses vakum pada cup bekam menarik jaringan otot dan kulit. Ini mirip dengan pijat jaringan dalam (deep tissue massage).
Aliran Darah: Bekam merangsang sirkulasi darah lokal di area yang kaku (seperti punggung dan leher).
Oksigenasi: Saat aliran darah lancar, oksigen masuk ke otot yang tegang, sehingga rasa "berat" dan pegal pada badan berkurang drastis.
2. Pelepasan Endorfin dan Enkefalin
Saat kulit disayat kecil atau diberikan tekanan vakum, tubuh merespons dengan melepaskan zat kimia alami bernama endorfin dan enkefalin.
Zat ini adalah "obat penghilang rasa sakit" alami milik tubuh.
Inilah yang menyebabkan rasa pusing mereda dan muncul perasaan tenang atau mood yang lebih baik, sehingga pasien bisa tidur lebih nyenyak.
3. Stimulasi Sistem Saraf Parasimpatis
Tekanan pada titik-titik tertentu di punggung dapat merangsang sistem saraf parasimpatis, yaitu bagian saraf yang bertugas untuk istirahat dan pemulihan (rest and digest). Itulah sebabnya setelah terapi, pasien merasa sangat rileks dan kualitas tidurnya meningkat.
4. Efek Plasebo dan Psikologis
Secara psikologis, ketika seseorang merasa "zat berbahaya" telah dikeluarkan dari tubuhnya, beban pikiran mereka berkurang. Rasa percaya terhadap terapi ini memberikan efek ketenangan mental yang sangat kuat, yang secara langsung membantu menurunkan intensitas pusing akibat stres atau ketegangan pikiran.