10/01/2024
Pastinya Buibu disini dan semua pasangan yang sudah menikah pengen jadi orang tua yang mengantarkan anak-anakya menjadi pribadi yang mandiri dan bertanggung jawab, d**g... ya, kan?
Nah, gimana sih caranya? Bubid kasih tau, ya.
1. Merencanakan dari masa remaja.
Kesadaran untuk merencanakan masa depan keluarga sudah harus diketahui dan dilakukan sejak remaja.
Remaja yang sadar untuk berencana akan menjaga pergaulannya dan menghindari perilaku berisiko.
Ngomongin soal keluarga berencana sama anak remaja bukan hal yang tabu loh. Justru, pra konsepsi atau proses perencanaan kehamilan seharusya dilakukan saat masa remaja.
2. Menikah saat benar-benar siap.
Tugas utama keluarga adalah memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan sosial anggota keluarganya yang mencakup pemeliharaan dan perawatan anak-anak, pembimbingan perkembangan kepribadian anak-anak, dan memenuhi kebutuhan emosional anggota keluarganya. Jadi, pastikan kalian sudah benar-benar siap sama semua tanggung jawab tersebut, ya!
3. Merencanakan kehamilan.
Perencanaan kehamilan adalah kewajiban suami istri.
Perencanaan kehamilan bisa dimulai dengan memahami kehamilan berisiko tinggi. Supaya gak hamil di umur yang terlalu tua, terlalu muda, terlalu dekat jarak melahirkan, terlalu banyak anak, maka harus direncanakan kapan akan mulai ber-KB. Bahkan menentukan pola asuh sampai kehidupan di hari tua setelah anak dewasa adalah tindak laniut dari perencanaan kehamilan loh.
4. Terus menerus belajar.
Teruslah belajar menjadi orang tua dengan berbincang pada sesama orang tua, banyak membaca, juga mengevaluasi pola asuh diri. Tidak ada sekolah resmi untuk menjadi orang tua, ya. Sekolahnya adalah, ya, kehidupan ini... Dan jangan pernah berfikir anak tidak bisa mengerti maksud orang tua loh, karena justru sebenernya anak adalah penyerap informasi yang cepat.
5. Sabar dalam segala hal.
Nah ini nih kunci utama menjadi orang tua, sabar.
Ingatlah selalu, anak sedang masa belajar untuk hidup.
Orang tua adalah guru sekaligus contoh nyata. Karena itu, bersabarlah agar bisa menjadi orang tua sukses, ya!