29/04/2023
Sering Mengalami Mual, Hati-Hati Gejala Maag Kronis Loh!
Berikut Penjelasannya . . . .
* Gejala dan ciri-ciri penyakit maag kronis
Maag itu sendiri sebetulnya adalah sebuah julukan untuk memudahkan orang awam menggambarkan gejala yang terkait masalah pencernaan.
Penyebab maag dapat berupa kondisi medis, penyakit, dan gaya hidup buruk tertentu atau kombinasi dari semuanya. Akan tetapi dari semua penyebab itu, maag jangka panjang hanya akan muncul jika disebabkan oleh penyakit gastritis (radang lambung) kronis.
Gastritis kronis itu sendiri pada awalnya muncul juga karena berbagai kemungkinan penyebab. Gastritis dapat disebabkan oleh iritasi pada lapisan lambung, infeksi bakteri H. pylori, konsumsi obat NSAID berlebih, maupun reaksi autoimun yang mengakibatkan kekurangan vitamin B12.
Radang lambung dikatakan kronis ketika penyakitnya sudah berlangsung lebih dari 6 bulan.
Serangkaian gejala yang menjadi ciri-ciri maag kronis yang dipicu oleh gastritis kronis, antara lain:
1. Sakit di perut bagian atas
Salah satu gejala utama yang timbul pada maag kronis yaitu rasa sakit perut.
Namun, biasanya ciri-ciri sakit perut akibat maag kronis terasa tepat di bagian atas saja, tidak merata di seluruh bagian perut.
2. Mual dan muntah
Mual dan muntah bukan suatu penyakit sendiri, melainkan gejala atau ciri-ciri yang timbul dari penyakit tertentu, salah satunya maag kronis karena gastritis.
3. Mudah merasa kenyang saat makan
Ciri-ciri atau gejala maag kronis yang timbul akibat penyakit gastritis juga bisa membuat Anda gampang merasa kenyang saat makan. Padahal, mungkin saja makanan yang tersedia di hadapan Anda belum habis seluruhnya.
4. Nyeri perut setelah makan
Nyeri perut yang terasa usai makan ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sakit perut di bagian atas. Keluhan ketidaknyamanan pada perut setelah makan ini, biasanya juga terasa di bagian atas perut.
5. Perut kembung
Perut kembung sebagai gejala maag kronis karena gastritis bisa disebabkan oleh penumpukan gas di dalam perut. Seperti yang sempat dijelaskan di awal, maag bisa disebabkan oleh berbagai penyakit berbeda.
Termasuk di dalamnya ada radang lambung atau gastritis, dan GERD atau asam lambung. Nah, kelebihan gas di perut ini sebenarnya bukan semata-mata disebabkan oleh gastritis, melainkan karena peningkatan asam lambung dari GERD.
6. Sering bersendawa
Sendawa yang kerap muncul karena maag kronis akibat gastritis ini merupakan efek samping dari perut kembung. Sebab ketika perut kembung, kelebihan gas di dalamnya tentu harus segera dikeluarkan guna membuat tubuh lebih nyaman.
Salah satu yang bisa membantu mengeluarkan penumpukan gas yang lebih tersebut yakni dengan cara sendawa. Ketika Anda bersendawa, otomatis gas serta udara yang ada di dalam perut pun akan keluar sedikit demi sedikit.
7. Nafsu makan menurun
Merasa kenyang saat makan (begah) yang disertai dengan nyeri atau sakit perut setelahnya, kadang membuat Anda menjadi malas makan. Penurunan nafsu makan ini bukan sepenuhnya dikarenakan Anda tidak lapar, tapi lebih karena ketidaknyamanan yang muncul di saat dan setelah makan.
Ciri-ciri dan Gejala maag kronis karena penyakit autoimun
Beberapa ciri-ciri atau gejala maag kronis karena penyakit gastritis yang disebutkan di atas biasanya timbul akibat adanya iritasi pada lapisan lambung dan serangan infeksi bakteri H. pylori. Sementara untuk kasus gastritis kronis yang disebabkan oleh autoimun, gejala maag yang timbul akan berbeda.
Kondisi autoimun ini dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang lapisan dinding lambung yang sehat, Akibatnya, sel-sel tersebut bisa mengalami kerusakan, contohnya sel parietal. Sel parietal seharusnya berperan dalam proses penyerapan vitamin B12.
Inilah yang membuat reaksi autoimun sebagai penyebab maag kronis karena gastritis, mengganggu penyerapan vitamin B12. Anda akhirnya berisiko mengalami anemia pernisiosa.
Dalam hal ini, tubuh akan menunjukkan ciri-ciri atau gejala maag kronis karena penyakit gastritis yang disebabkan oleh anemia pernisiosa, sebagai berikut:
-Sakit kepala
-Mudah lelah
-Napas pendek, terutama saat berolahraga
-Diare
-Kuku rapuh dan kulit kering
-Konsentrasi terganggu
-Tubuh lemah dan lemas
Saat gejala maag kronis muncul, kapan harus ke dokter?
Baik maag kronis maupun akut yang disebabkan oleh gastritis, sebenarnya tidak selalu membahayakan. Dengan perawatan dan pemberian obat maag kronis yang tepat, berbagai keluhan dan gejalanya bisa segera disembuhkan.
Meski begitu, Anda dianjurkan untuk tidak menyepelekan berbagai kemunculan gejala karena dapat berkembang lebih serius. Anda patut curiga ketika gejala atau ciri-ciri maag kronis akibat penyakit gastritis ini berlangsung lebih dari seminggu.
Segera periksakan jika gejala maag kronis karena gastritis berkembang semakin parah, seperti:
- Detak jantung lebih cepat
- Muntah darah
- Susah bernapas atau menelan
- Kebingungan
- Pingsan
Waspadai jika Anda mengalami muntahan berwarna gelap dan terlihat seperti bubuk kopi, atau warna feses menghitam. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases bila Anda mengalami gejala atau ciri-ciri maag kronis, kemungkinan besar penyakit gastritis sudah menyebabkan perdarahan pada lapisan perut.
Konsultasi Dan Pemesanan Hubungi Customer Service Kami :
Telp/SmS :081238199078
WhatsApp :087719962236
( Fast Respon Online 24 Jam )