Gerakan Perangi Kanker Serviks

Gerakan Perangi  Kanker Serviks Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Gerakan Perangi Kanker Serviks, desa sendangsari, Purworejo.

15/08/2015

Wasiyatè soko suwargi Eyang mbiyen :

Yèn sliramu wis tuwo, mesti terus ompong;
Iku pertandha nèk sedhèlo manèh bakal ngerong;
Mulanè urip ojo dadi wong sombong;
Mengko kabèh amalè iso kobong.

Yèn sliramu tuwo terus kisut;
Iku pertandha nèk sedhèlo manèh mlebu luwèng ciut;
Mulanè urip ojo lacut;
Anggonè maksiat ojo kebacut;
Lan ojo di lanjut.

Yèn sliramu tuwo terus rambutè putih;
Kuwi mertandhani yèn sedèlo manèh bakal mulih;
Mulanè yèn urip sing ikhlas ojo tansah pamrih;
Ngèlingono nyowo iki amung nyilih.

Yèn sliramu tuwo terus mripatè rabun;
Iku mertandhani nyowo wis cedhak ubun-ubun;
Mulanè ènggal ngapuro disuwun;
Supoyo tembè yèn wis mati ora getun.

Yèn sliramu tuwo terus bungkuk;
Kuwi mertandhani yèn urip kari sèsuk;
Mulanè ènggal di akèhi anggonè rukuk;
Karo peraturan agama kudu tundhuk.

Yèn sliramu tuwo terus wetengè gendut;
Dudu kok mergo isinè welut;
Ayo podho nyuwun ngapuro sedoyo laku sing luput;
Bèn ikhlas yèn sak wayah-wayah nyowo iki di pundhut.

Yèn sliramu tuwo untunè akèh sing ucul;
Kuwi mertandhani nyawa sedhèlo manèh bakal mumbul;
Mulanè njaluk ngapuro sakdurungè dipikul;
Ora iso ngibadah yèn awak wis dipendhem nganggo pacul.

Yen sliramu wis pinter,
Status iki podo di ater-ater ...
Ben uripmu ora keblinger
Hehehe ....

01/06/2015

GEJALA KANKER SERVIKS

kanker serviks harus diketahui agar dapat diobati sebelum mencapai kanker stadium tinggi. Dengan berbagai pengetahuan yang anda dapatkan mengenai gejala awal kanker ini masih mungkin untuk disembuhkan. Penyakit kanker menjadi sulit disembuhkan apabila baru diketahui ketika sudah pada masa kronis.
Gejala Kanker Serviks Lengkap
Gejala kanker serviks yang lengkap mungkin dapat membantu kita dalam mengetahui kapan kita harus khawatir terhadap gejala awal yang terindentifikasi menjadi gejala awal kanker serviks ini. Berikut adalah beberapa gejala yang perlu anda ketahui.
Keputihan abnormal atau berlebihan. Jika sering keluar cairan kental, berbau busuk, atau berwarna tidak normal maka sebaiknya anda memeriksakan pada dokter spesialis obygn
Timbulnya rasa sakit di daerah sekitar va**na. Perut bagian bawah terasa sakit dan terkadang timbul rasa sakit pada paha dan persendian panggul setiap saat menstruasi, buang air besar, dan berhubungan badan. Setiap menyentuh serviks maka rasa sakit akan menjadi lebih besar.
Pendarahan dari va**na. Perempuan yang mengalami kanker serviks biasanya akan mengalami pendarahan secara tidak normal yang keluar dari va**na secara rutin.
Nyeri pada saat buang air kecil. Apabila terasa nyeri pada kantung kemih, bisa jadi hal tersebut merupakan gejala awal kanker serviks yang harus dipahami secara benar.
Pendarahan saat berhubungan seks. Pendarahan yang terjadi setiap melakukan hubungan seks juga merupakan salah satu gejala kanker serviks ini.
Penting Dilakukan Jika Mendapat Gejala Kanker Serviks
Jika anda merasa salah satu gejala di atas terjadi pada anda, ada baiknya anda melakukan berbagai tindakan pencegahan dan antisipasi agar tidak menjadi lebih berbahaya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan jika ada indikasi gejala kanker serviks ini.
Lakukan Tes Pap Smear
Pap smear dilakukan untuk mengambil sel leher rahim yang dilakukan 1-2 minggu setelah datang bulan, tes ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada gejala yang dapat menyebabkan kanker serviks yang akan menyerang anda. Sebelum tes sebaiknya tidak melakukan hubungan suami istri 1 hari sebelumnya dan jangan membersihkan va**na dengan sabun dan gel lainnya. Hal ini akan menganggu hasil test.
Vaksin Pencegah Kanker Serviks
Anda dapat menggunakan vaksin yang biasanya dapat digunakan pada pada usia 18-35 tahun, namun masih banyak wanita yang tidak menghiraukan atau tidak mengetahui tentang adanya vaksin ini. Semoga informasi ini dapat menjadi bahan yang bermanfaat bagi anda dan mengetahui gejala kanker serviks.

19/05/2015

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks
Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
Mengalami sakit saat buang air kecil
Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Jangan pernah berhenti mencari tahu.bahaya kanker serviks & kanker  payudara
27/03/2015

Jangan pernah berhenti mencari tahu.bahaya kanker serviks & kanker payudara

Selamat istirahat.semoga lelah kita hari ini jadi amal ibadah
11/03/2015

Selamat istirahat.semoga lelah kita hari ini jadi amal ibadah

Ayo  ibu ibu mumpung masih ada kesempatan lakukan papsemear..geratis di UGM
12/02/2015

Ayo ibu ibu mumpung masih ada kesempatan lakukan papsemear..geratis di UGM

31/01/2015

Kanker serviks atau kanker mulut/leher rahim merupakan pembunuh nomor satu yang menyebabkan kematian akibat kanker pada wanita di Indonesia. Di negara-negara Barat, merupakan pembunuh nomor dua setelah kanker payudara. Tingginya insidens penyakit ini di Indonesia terutama disebabkan karena hubungan seksual di usia muda dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.

Insidens
Kanker serviks umumnya terjadi pada wanita usia subur yaitu 30 – 50 tahun, dengan angka kejadian 500.000 kasus baru per tahun di seluruh dunia dan 280.000 di antaranya meninggal. Ini berarti setiap dua menit, satu wanita meninggal akibat kanker serviks. Di Indonesia satu wanita meninggal setiap satu jam akibat kanker serviks.

Penyebab
Penyebab kanker serviks adalah suatu jenis virus yang bernama Human Papillomavirus (HPV). HPV terdiri dari lebih dari 150 tipe dan yang menyebabkan kanker serviks adalah tipe 16 dan 18 yang bertanggungjawab terhadap 71% kejadian kanker serviks. Selebihnya disebabkan oleh tipe 31, 45, 52.
Perempuan yang berisiko tinggi mendapat kanker serviks yaitu perempuan yang berganti-ganti pasangan, hubungan seksual pada usia muda, perokok, pengguna kontrasepsi hormonal (mis. suntik, implant/susuk, pil).

Penularan
Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual, sedangkan kontak tidak langsung terjadi melalui pakaian, handuk, dan sebagainya.

Gejala
Saat terjadi infeksi HPV ke dalam serviks, tidak terdapat gejala apapun. Pada stadium yang sangat dini juga hampir tidak ada gejala yang dirasakan oleh pasien, sehingga pasien tidak berobat dan tanpa keluhan. Sebelum menjadi kanker terlebih dahulu terbentuk kelainan struktur pada serviks yang disebut lesi prakanker. Bila tidak diobati, maka lesi ini kemudian berubah menjadi kanker. Seluruh proses dari jaringan normal menjadi jaringan kanker membutuhkan kira-kira 10 -15 tahun.
Pada stadium dini, gejalanya berupa perdarahan saat berhubungan, nyeri saat berhubungan, dan sering keputihan. Umumnya perdarahan ini hanya perdarahan bercak hal ini menyebabkan pasien sering mengacuhkan gejala ini karena dianggap ringan. Demikian p**a dengan keputihan. Namun bila Anda sering mengalami keputihan berulang dalam sebulan atau keputihan pada masa menopause sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda.
Pada stadium lanjut, tumor telah membesar sehingga gejala juga semakin terasa. Gejala-gejala ini bisa terjadi akibat penekanan pada jaringan atau organ sekitarnya, seperti susah buang air kecil, buang air kecil sedikit-sedikit tapi sering, sulit buang air besar, nyeri panggul, dan sebagainya

Komplikasi
Sama seperti kanker yang lainnya, kanker serviks dapat merusak jaringan normal di sekitarnya. Pada stadium lanjut dapat menyebar melalui aliran darah sehingga ke paru, otak, dan organ lainnya.

Penanganan
Pada stadium dini (stadium 0 dan 1A) operasi dapat memberikan kesembuhan 100%. Pada stadium lanjut dianjurkan khemoterapi, radioterapi, dan terapi suportif.

Pencegahan
Untuk pencegahan dianjurkan agar semua wanita yang aktif secara seksual untuk melakukan Pap’s smear. Pap’s smear dilakukan setiap tahun yang bertujuan untuk mendeteksi dini bila terjadi lesi prakanker atau kanker serviks stadium dini.
Dengan melakukan vaksinasi terhadap HPV. Vaksinasi tersedia untuk tipe 16 dan 18. Kedua tipe ini bertanggungjawab terhadap 71% kasus kanker serviks, dengan kata lain, apabila seseorang divaksinasi maka orang tersebut telah menurunkan risiko kanker serviks sebanyak 71%. Vaksinasi dianjurkan pada perempuan usia 10 – 55 tahun, terbaik adalah usia 15 -25 tahun atau perempuan yang belum berhubungan seksual. Vaksinasi akan dilakukan 3 kali, yaitu bulan ke-0, 1 atau 2 dan bulan ke-6. Misalnya, bulan Mei, Juni / Juli, November.

Tunggu apa lagi? Vaksinasilah secepatnya. Hubungilah dokter atau fasilitas kesehatan terdekat di tempat Anda.


Terimakasih sudah membaca

21/12/2014

{TIPS WANITA}
CARA DETEKSI KANKER PAYUDARA SENDIRI

Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang terus menghantui kaum wanita. Penyakit mematikan nomor 2 di Indonesia ini terjadi karena tumbuhnya sel kanker pada jaringan payudara dan menyebar ke bagian di sekitar payudara hingga organ tubuh lainnya.

Kanker payudara tidak hanya menyerang wanita, laki-laki pun perlu mewaspadai kanker payudara. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang kurang mengetahui informasi mengenai bahaya kanker payudara sehingga mengakibatkan penyakit tersebut baru terdeteksi setelah mencapai stadium yang mengkhawatirkan.

Padahal, kanker payudara bisa dideteksi sejak dini, lho. Inilah cara mendeteksi dini kanker payudara:

*Buka pakaian Anda, termasuk bra.
*Berdiri di depan cermin, lalu luruskan kedua lengan Anda ke arah bawah.
*Setelah itu, mulailah amati payudara Anda dengan teliti apakah ada benjolan atau perubahan pada bentuk payudara.
*Angkat kedua lengan Anda hingga lurus ke arah atas dan ulangi pemeriksaan tersebut.

Selain melakukan pemeriksaan kanker payudara dengan cara tadi, Anda juga dapat melakukan cara mendeteksi kanker payudara dengan mengikuti langkah berikut ini:

Letakkan kedua siku mengarah ke samping seperti sedang berkacak pinggang, lalu condongkan badan ke depan sekuat mungkin hingga otot dada menegang, sehingga cekungan dan benjolan akan terlihat.

Alhasil, perubahan payudara pun bisa terlihat.
Tekan puting payudara Anda secara pelan-pelan, lalu perhatikan apakah ada cairan yang tidak normal keluar dari puting payudara.

Taruh bantal kecil di bawah punggung kanan, lalu berbaring dengan posisi tangan kanan berada di bawah kepala.

Setelah itu, raba seluruh permukaan payudara kanan dengan menggunakan tangan kiri hingga ketiak dan perhatikanlah apakah ada benjolan di payudara Anda. Lakukanlah hal yang sama untuk payudara sebelah kiri.

Itulah cara sederhana yang dapat Anda lakukan sendiri untuk mendeteksi kanker payudara. Jangan lupa, lakukan hal tersebut setiap satu bulan sekali sesudah menstruasi. Jika ada benjolan yang mencurigakan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat!

18/12/2014

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks.
Sekitar 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia. Mengapa bisa begitu berbahaya? Pasalnya, kanker serviks muncul seperti musuh dalam selimut. Sulit sekali dideteksi hingga penyakit telah mencapai stadium lanjut.

Berhubung tidak mengeluhkan gejala apa pun, penderita kanker serviks biasanya datang ke rumah sakit ketika penyakitnya sudah mencapai stadium 3. Masalahnya, kanker serviks yang sudah mencapai stadium 2 sampai stadium 4 telah mengakibatkan kerusakan pada organ-organ tubuh, seperti kandung kemih, ginjal, dan lainnya.
Karenanya, operasi pengangkatan rahim saja tidak cukup membuat penderita sembuh seperti sedia kala. Selain operasi, penderita masih harus mendapatkan erapi tambahan, seperti radiasi dan kemoterapi. Langkah tersebut sekalipun tidak dapat menjamin 100% penderita mengalami kesembuhan.
Pilih mana? mencegah dengan vaksinasi atau Meminum BioACTIVA dan memilih pengangkatan rahim, radiasi dan kemoteraphy yang masih juga belum ada jaminan sembuh? Lebih baik mencegah daripada mengobati kanker serviks bukan?

Address

Desa Sendangsari
Purworejo

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gerakan Perangi Kanker Serviks posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share