01/01/2021
Biasanya lengkeng berasal dari dataran tinggi yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, saat ini sudah banyak buah lengkeng yang bisa tumbuh di dataran rendah seperti lengkeng pingpong, kristal, matalada, dan itoh yang mendapatkan perhatian cukup besar karena sifat unggul yang dimilikinya.
𝟭. 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗲𝗻𝗴 𝗣𝗶𝗻𝗴𝗽𝗼𝗻𝗴
Berasal dari Vietnam, diameter buahnya bisa mencapai 2,6—3,0 cm. Berwarna cokelat semburat merah dengan daging buah berwarna bening. Jika diraba, kulit buah akan terasa halus. Tebal daging buah berkisar 3—4 mm dengan sedikit becek berair. Rasa daging buahnya cukup manis, teksturnya tidak garing, tetapi berserat sangat halus.
𝟮. 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗲𝗻𝗴 𝗞𝗿𝗶𝘀𝘁𝗮𝗹
Kulitnya setebal 0,56—0,75 mm, daging buahnya berwarna bening dan tebal sekitar 4—6 mm. Rasanya manis legit dengan tekstur daging yang kering serta kenyal. Kandungan gula dalam lengkeng kristal sekitar 20,3 brix. Buah ini sangat disukai oleh orang Indonesia sehingga sangat mudah dijumpai di toko buah. Kini, ada varietas terbaru yang bernama new kristal sebagai generasi terbaru yang agak berbeda dengan lengkeng kristal.
𝟯. 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗲𝗻𝗴 𝗠𝗮𝘁𝗮𝗹𝗮𝗱𝗮
Berasal dari Serawak dan bisa tumbuh subur di Indonesia. Berdiamater 2,5—3 cm, bijinya kecil, daging buahnya tebal, transparan serta kering. Tekstur dagingnya garing karena kandungan air yang tidak terlalu banyak. Matalada diambil dari ukuran bijinya yang kecil seukuran dengan biji lada. Sekilas tampak lebih mirip buah duku dibandingkan buah lengkeng.
𝟰. 𝗟𝗲𝗻𝗴𝗸𝗲𝗻𝗴 𝗜𝘁𝗼𝗵
Berasal dari Malaysia dan kini sudah sangat mudah dijumpai di Indonesia. Kulitnya agak keras dengan ketebalan yang mencapai 0,59—0,77 mm. Daging buah berwarna putih benih dengan ketebalan yang mencapai 4—6 mm. Tekstur daging halus, kering, dan terasa manis. Terkenal sebagai buah lengkeng dataran rendah dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi.
Wa.me/625801620595
Wa.me/625643437256