23/08/2026
Ketika hawa nafsu mulai mengambil kendali, kita sering merasa bahwa kitalah yang memilih.
Padahal bisa jadi, sedikit demi sedikit, kita sedang ditarik oleh keinginan yang tidak lagi kita kendalikan.
Seperti boneka yang dimainkan oleh tangan yang tak terlihat.. bergerak mengikuti apa yang diinginkan, bukan lagi apa yang diridhai Allah.
Kehilangan rasa malu bukan sekadar hilangnya rasa tidak nyaman saat melakukan dosa. Ia bisa menjadi tanda bahwa hati mulai terbiasa dengan sesuatu yang dahulu membuat kita takut kepada Allah.
Karena itu, jangan hanya bertanya:
“Apa yang aku inginkan?”
Tapi tanyakan juga:
“Apakah Allah ridha dengan apa yang sedang aku inginkan?”
Hawa nafsu tidak selalu harus dibunuh.
Ia harus dikendalikan.
Sebab ketika nafsu menjadi tuan, akal dan hati bisa berubah menjadi budaknya.
Semoga Allah menjaga hati kita, menundukkan hawa nafsu kita, dan tidak membiarkan kita menjadi hamba selain kepada-Nya. 🤲
Jiwa Tenang
Pendampingan Menuju Jiwa Yang Tenang