06/03/2026
Cupping therapy atau yang lebih dikenal dengan istilah Bekam di Indonesia, adalah bentuk pengobatan tradisional yang berasal dari Tiongkok dan Timur Tengah.
Metode ini dilakukan dengan cara menempelkan cangkir khusus pada permukaan kulit untuk menciptakan tekanan isap (vakum). Tekanan ini akan menarik kulit dan lapisan lemak ke atas, yang dipercaya dapat meningkatkan aliran darah dan membantu proses penyembuhan tubuh.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Secara medis, mekanisme bekam bisa dijelaskan melalui beberapa poin:
* Meningkatkan Sirkulasi: Isapan cangkir memperluas pembuluh darah, sehingga nutrisi dan oksigen lebih cepat sampai ke jaringan yang cedera.
* Mengurangi Ketegangan Otot: Mirip dengan pijat jaringan dalam (deep tissue massage), tapi dengan arah tarikan ke luar, bukan ditekan ke dalam.
* Efek Detoksifikasi: Dipercaya membantu membuang sisa metabolisme yang tertahan di jaringan otot.
Manfaat yang Sering Dirasakan:
Banyak orang menggunakan terapi ini untuk mengatasi:
* Nyeri punggung, leher, dan bahu.
* Sakit kepala atau migrain.
* Kaku otot akibat olahraga berlebih.
* Relaksasi dan mengurangi stres.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Catatan Penting: Bekam akan meninggalkan bekas lingkaran merah atau keunguan pada kulit. Jangan khawatir, ini bukan memar akibat benturan, melainkan pecahnya pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah kulit. Biasanya akan hilang dalam waktu 5–10 hari.