05/10/2017
Alhamdulillah, was sholatu was salam ‘ala Rasulillah
Mungkin kita sudah pernah mendengar bahwa terjadi perselisihan di antara ulama apakah bekam itu sunnah atau mubah?
Artikel ini tidak akan membahas hal tersebut, namun penulis di sini hanya akan menuliskan manfaat bekam dengan disertai hadits-hadits yang shohih, karena banyak tersebar hadits-hadits palsu tentang bekam, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berdusta atas namanya.
Bekam/Hijamah Merupakan Pengobatan Paling Baik
Di antara jenis pengobatan yang terbaik adalah bekam, sebagaimana yang dikatakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
عن انس بن مالك رضي الله عنه، ان رسول الله صلى الله عليه و سلم حجمه أبو طيبة فأمرله بصاعين من طعام، وكلم مواليه فخففوا عنه من ضريبته، وقال : خيرما تديتم به الحجامة والقسط البحري، ولا تعذبوا صبيانكم بالغمز من العذرة.
“ Dari Anas bin Malik RadhiyAllahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah dihijamah oleh Abu Thaibah, lalu beliau memerintahkan untuk memberikan upah dua sha bahan makanan dan beliau juga bernegosiasi dengan tuannya agar memberikan keringanan setorannya, dan beliau bersabda : “Pengobatan terbaik yang kalian lakukan adalah hijamah dan qusthul bahry, dan janganlah kalian menyiksa anak-anak kalian dengan pijatan karena sakit radang tenggorokan.” (HR.Bukhari 5371, Muslim 1577, Ahmad 12064, An Nasa’i 7582)
Di antara sebab bekam merupakan pengobatan terbaik karena bekam dapat menyembuhkan penyakit, tentunya dengan izin Allah Ta’ala, berikut adalah dalilnya :
عن ابن عباس، قال : الشفاء في ثلاث : شربة عسل، وشرطة محجام، وكية بنار، و أنهى أمتي عن الكي
“Dari Ibnu Abbas, dari Nabi dia berkata : “Kesembuhan itu ada pada tiga hal ;minum madu, sayatan hijamah dan sundutan api (kay), namun aku melarang umatku melakukan kay.” (HR.Bukhari 5356, Ibnu Majah 3491, Ahmad 2208)
عن عاصم بن عمر بن قتادة قال جاء نا جابر بن عبد الله في أهله ورجل يستكي خراجا به أوجراحا فقال ما تشتكي قال خراج بي قد شق علي. فقال يا غلام ائتني بحجام. فقال له ما تصنع با لحجام يا أبا عبد الله قال أريد أن أعلق فيه محجاما. قال والله إن الذباب ليصيبني أويصيبني الثوب فيؤذني ويشق علي. فلما رأىتبرمه من ذلك قال إني سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول : إن كان في شيء من أدويتكم خير ففي شرطة محجام أو شربة من عسل أو لذعة بنار. قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : وما أحب أن أكتوي. قال فجاء بحجام فشرطه فذهب عنه ما يجد.
“Dari ‘Ashim bin Umar bin Qatadah dia berkata, Jabir bin Abdullah mendatangi kami ketika kami sedang berkumpul di tengah keluarga kami yang ada pada saat itu ada salah seorang dari keluarga kami yang mengeluhkan luka infeksi. Jabir bertanya, ‘apa yang engkau keluhkan?’ Orang yang sakit itu menjawab, ‘Ada terkena luka infeksi yang menyiksaku.’ Jabir berkata, ‘Wahai anak muda, datangkan seorang pembekam ke sini!’ orang itu bertanya, ‘Wahai Abu Abdullah, apa yang engkau lakukan terhadap pembekam itu?’ Jabir menjawab, ‘Aku akan memasangkan alat bekam di bagian yang sakit itu.’ Jabir bercerita, ‘Demi Allah, aku pernah terkena penyakit karena lalat atau aku terkena sakit karena pakaian dan hal itu menyiksaku.’ Ketika Jabir melihat lukanya yang parah, maka Jabir berkata, ‘Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Kalaulah dalam pengobatan yang kalian lakukan ada kesembuhan, maka itu ada pada torehan alat bekam, atau minum madu, atau sundutan dengan api (kay).’ Rasulullah juga bersabda, ‘Namun aku tidak s**a disundut dengan api.’ Dia berkata, ‘Maka orang itu datang membawa pembekam, lalu menorehnya, sehingga apa yang dikeluhkannyasembuh.” (HR.Muslim 5873)
2. Penyakit Yang Dapat Disembuhkan Dengan Bekam
Di antara berbagai penyakit yang dapat disembuhkan dengan bekam di antaranya berdasarkan hadits-hadits Nabawiyyah, namun tentunya penyakit-penyakit ini bukanlah pembatasan atau tahdid, akan tetapi hanya informasi saja.
Sakit luka infeksi, sebagaimana hadits di atas.
Sakit Kepala, berdasarkan hadits :
عن ابن عباس أن رسول الله صلى الله عليه وسلم احتجام وهو محرم في رأسه شقيقة كانت به
“ Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta hijamah ketika beliau sedang ihram di titik kepala karena migrain yang beliau rasakan.” (HR.Bukhari 5374)
c. Sakit bengkak di kaki
عن جابر : أن النبي صلى الله عليه و سلم سقط عن فرسه على جذع فانفكت قدمه قال وكيع : يعني أن النبي احتجم عليها من وثء
“Dari Jabir bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pernah jatuh dari kuda beliau hingga mengenai pangkal pohon dan membuat kaki beliau terkilir. Waki’ berkata, ‘Bahwa Nabi meminta hijamah di bagian kaki ini karena bengkak.” (HR.Ibnu Majah 3485, dishohihkan Albani)
d. Memar di pinggul
عن جابر أن النبي صلى الله عليه و سلم احتجم على وركه من وثء كان به
“Dari Jabir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meminta hijamah di pinggul karena memar (tanpa patah tulang) di bagian itu.” (HR.Abu Daud 3865 dishohihkan Albani)
e. Mencegah datangnya penyakit
عن أبي كبشة الأنماري، أنه حدثه أن النبي صلى الله عليه و سلم كان يحتجم على هامته وبين كتفيه، و يقول : من أهراق منه هذه الدماء فلا يضره أن لا يتداوى بشيء لشيء
“Dari Abu Kabsyah Al – Anmary, dia memberitahukan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah meminta hijamah di hammah beliau dan di antara kedua pundaknya seraya bersabda, ‘Barang siapamengeluarkan darah ini dari tubuhnya, maka tidak ada yang bermudharat baginya ketika dia tidak melakukan suatu jenis pengobatan untuk suatu jenis gangguan.” (HR.Ibnu Majah 3484, Abu Daud 3859, Ibnu Abi Hasim 1283, Ath Thabrany 179, dishohihkan Albani dalam Shahihul Jami’ hadits no.4926)
3. Waktu Terbaik Untuk Berbekam dan Waktu Larangan Berbekam
Waktu terbaik untuk berbekam adalah tanggal 17, 19 dan 21 hijriyah, sedangkan untuk hari terbaik berbekam adalah hari Senin, Selasa dan Kamis, sedangkan larangan waktu berbekam adalah hari Rabu.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : خير ما تحتجمون فيه يوم سبعة عشر وتسعة عشر وإحدى وعشرين
“Dari Ibnu Abbas RadhiAllahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,’Waktu terbaik untuk berbekam bagi kalian adalah tanggal 17, 19 dan 21.” (HR.Tirmidzi 2053, Al Baihaqy 19320, hadits ini dishohihkan Albani dalam Shahihul Jami’ hadits no.2066)
Dalam hadits yang lain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عن أنس بن مالك، أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : من أراد الحجامة فليتحر سبعة عشر أو تسعة عشر، أو أحدا و عشرين لا يتبيغ بأحدكم الدم فيقتله
“Dari Anas bin Malik radhiAllahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa mau meminta hijamah, hendaklah melakukannya pada tanggal 17 atau 19 atau 21, dan janganlah salah seorang di antara kalian membiarkan darahnya menggelegak, karena hal itu dapat membunuhnya.” (HR.Ibnu Majah 3486, dishohihkan Albani dalam Shahihul Jami 2/4891)
Larangan berbekam hari Rabu
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
واحتجموا يوم الإثنين والثلاثاء، فإنه اليوم الذي عافى الله أيوب من البلاء، وضربه بالبلاء يوم الأربعاء،فإنه لا يبدو جذام ولا برص إلا يوم الأربعا، وليلة الأربعا
“Lakukanlah hijamah pada hari Senin dan Selasa, karena sesungguhnya pada hari tersebutlah Allah menyembuhkan Ayyub dari bala, hindari hijamah pada hari Rabu, karena itu merupakan hari ketika Ayyub ditimpa bala. Penyakit lepra dan kusta tidak muncul melainkan pada hari Rabu atau malam Rabu.” (HR.Hakim 7481, Ibnu Majah 3487, dihasankan Albani dalam Shahih al Jami’ hadits no.3169)
Demikianlah hadits-hadits shohih tentang bekam/hijamah yang dapat kami tulis pada kesempatan kali ini, mudah-mudahan bermanfaat, insya Allah akan kami lanjutkan pada hadits-hadits berikutnya jika Allah meberikan kelapangan waktu.
Abu Zubair
Diambil dari :
www.masjidnursiahdaudpaloh.com