24/10/2020
Sejarah Awal Mula KAOS
Sebelum era t-shirt mulai berkembang, kaos pada awalnya hanya digunakan sebagai dalaman saja untuk baju, kemeja, dan pakaian lainnya, dan ini masih terus berlaku hinga saat ini.
Tradisi menggunakan kaos sebagai dalaman sudah dimulai sekitar tahun 1913 pada saat Amerika Serikat mempopulerkan penggunaannya sebagai kaos dalam untuk Angkatan Laut mereka.
Setelah Perang Dunia 2, para veteran perang mulai banyak yang berjalan-jalan hanya menggunakan kaos dalaman mereka tersebut, dan pada tahun 1920am sebutan “T-shirt” mulai diakui dan dimasukkan pada kamus Merriem-Webster.
Tidak hanya para veteran perang, T-shirt juga umum digunakan oleh kalangan buruh, petani, dan pekerja kasar, terutama pada masa “Great Depresswion: yang merupakan krisis ekonomi terbesar pertama yang pernah terjadi di Amerika Serikat.
Kepopuleran kaos T-Shirt makin berkembang pada tahun 1950an yang dipopulerkan oleh aktor ternama saat itu Marlon Brando dan setelah itu semakin berkembang menjadi kaos sablon pada 1960an setelah dipopulerkan oleh Andy Warhol.
Kaos sablon bahkan sempat menjadi lambang kebebasan berkespresi, penunjukkan jati diri, dan juga bentuk protes terhadap suatu kebijakan, atau sebagai simbol yang digunakan untuk suatu gerakan.