MEDIS TEMPO

MEDIS TEMPO Science, tips kesehatan, sejarah & fakta tubuh yang jarang diketahui. Dibedah oleh Dr Tempo berbasis sains, tanpa mitos.

01/08/2026

Garam pengganti bukan berarti bebas natrium. Sebagian natrium klorida diganti dengan kalium klorida.

Analisis terhadap 34 uji klinis acak menunjukkan penurunan tekanan sistolik sekitar 4,5 mmHg. Dalam lima tahun, diperkirakan terjadi 7 sampai 17 kematian semua sebab dan 5 sampai 16 kematian kardiovaskular lebih sedikit per 1.000 orang.

Temuan ini perlu diterapkan secara hati-hati. Bukti mortalitas terutama berasal dari satu penelitian besar di China, sementara pasien dengan gangguan ginjal banyak dikecualikan. Garam kalium tidak boleh digunakan sembarangan pada penyakit ginjal atau risiko hiperkalemia.

Pesannya bukan menambah garam, tetapi memperbaiki komposisinya pada orang yang tepat.

Lai, X. et al. (2026). BMC Medicine, 24, 106.
doi:10.1186/s12916-026-04635-z


31/07/2026

Apakah kita benar-benar harus mencapai 10.000 langkah setiap hari?

Meta-analysis terhadap 57 studi prospektif menemukan bahwa sekitar 7.000 langkah per hari sudah berasosiasi dengan manfaat kesehatan yang bermakna. Dibandingkan 2.000 langkah, jumlah tersebut berkaitan dengan mortalitas 47% lebih rendah dan insiden penyakit kardiovaskular 25% lebih rendah.

Manfaat juga terlihat pada demensia, depresi, diabetes tipe 2, dan kematian akibat kanker. Namun, karena bukti berasal dari studi observasional, hasil ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat.

Pesan utamanya bukan mengejar angka sempurna. Setiap peningkatan langkah tetap berarti.

Sumber: Ding et al. (2025), The Lancet Public Health.
doi:10.1016/S2468-2667(25)00164-1

29/07/2026

Apakah target tekanan darah sistolik

Fungsi ginjal yang sudah menurun bukan berarti sudah terlambat untuk dilindungi.Meta-analisis terhadap 70.361 peserta da...
27/07/2026

Fungsi ginjal yang sudah menurun bukan berarti sudah terlambat untuk dilindungi.

Meta-analisis terhadap 70.361 peserta dari 10 uji klinis acak menunjukkan bahwa inhibitor SGLT2 menurunkan risiko progresivitas penyakit ginjal sebesar 38%. Manfaatnya tetap terlihat pada berbagai tingkat eGFR dan albuminuria, termasuk eGFR

Pernyataan ilmiah American Heart Association tahun 2026 menunjukkan bahwa hubungan antara kopi dan kesehatan tidak sesed...
27/07/2026

Pernyataan ilmiah American Heart Association tahun 2026 menunjukkan bahwa hubungan antara kopi dan kesehatan tidak sesederhana yang sering dibicarakan. Efeknya dipengaruhi oleh jumlah yang dikonsumsi, kebiasaan minum, metode penyeduhan, serta respons masing-masing individu.

Pada diabetes melitus tipe 2, tinjauan terhadap 28 studi kohort prospektif menemukan bahwa konsumsi rata-rata 3,5 cangkir kopi per hari berasosiasi dengan risiko 20% lebih rendah. Pada konsumsi rata-rata 5 cangkir per hari, risikonya tercatat 30% lebih rendah dibandingkan kelompok referensi.

Temuan serupa terlihat pada penyakit kardiovaskular. Meta-analisis terhadap 30 studi kohort prospektif menunjukkan bahwa konsumsi ringan dengan median 1,5 cangkir per hari dan konsumsi moderat dengan median 3,5 cangkir per hari sama-sama berasosiasi dengan risiko penyakit arteri koroner sekitar 10% lebih rendah. Sementara itu, meta-analisis terhadap 20 studi kohort menemukan risiko stroke paling rendah pada konsumsi 3 sampai 4 cangkir per hari, dengan penurunan risiko relatif sebesar 21%.

Berdasarkan keseluruhan bukti, AHA menyatakan bahwa konsumsi moderat hingga 400 mg kafein per hari, setara dengan sekitar 3 sampai 5 cangkir kopi berukuran 230 sampai 240 mL, secara umum aman bagi kebanyakan orang dewasa. Kesimpulan ini tidak dapat diterapkan pada minuman energi atau produk kafein dosis tinggi karena komposisi dan profil risikonya berbeda.

Sumber utama:
Marcus GM, Hu FB, van Dam RM, et al. Caffeine and Cardiovascular Disease: A Scientific Statement From the American Heart Association. Circulation. 2026. doi: 10.1161/CIR.0000000000001454

Konten ini disusun untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi medis.

12/05/2026

Katanya manusia bisa berubah jadi babi demi mencuri uang.

Cerita ini sudah hidup puluhan tahun di masyarakat. Bahkan tahun 2021, satu kampung di Depok sempat heboh karena percaya berhasil menangkap “babi ngepet”.

Tapi semakin dalam diselidiki, ceritanya berubah.

Konten ini bukan untuk menghina budaya atau kepercayaan masyarakat. Justru menariknya, mitos seperti babi ngepet menunjukkan bagaimana otak manusia bekerja saat takut, panik, iri sosial, dan mencari penjelasan dari sesuatu yang tidak pasti.

Karena kadang… yang paling menakutkan bukan makhluknya.

Tapi rumor yang dipercaya ramai-ramai.





10/05/2026

Leak Bali bukan sekadar cerita horor.

Di balik sosoknya, ada sejarah Calonarang, lontar, ritual, ilmu kawisesan, dan konsep budaya Bali tentang dunia yang terlihat dan tidak terlihat.

Dalam cerita rakyat, leak dipercaya memiliki kesaktian, mantra, dan kemampuan berubah bentuk. Tapi lebih dari itu, leak juga menjadi simbol tentang kuasa, ketakutan, penyakit, dan warisan budaya yang hidup turun-temurun.

Konten ini bukan untuk mengejek kepercayaan.
Tapi untuk memahami kenapa cerita ini bisa begitu kuat dalam budaya Bali.

Karena kadang, mitos bertahan bukan hanya karena rasa takut.
Tapi karena ia menyimpan sejarah dan identitas sebuah masyarakat.





09/05/2026

Kamu tau nggak…
pocong sebenarnya bukan sekadar cerita hantu.

Di balik sosok kain putih itu, ada sejarah ritual kematian, ketakutan manusia terhadap jenazah, sugesti budaya, dan cara otak membaca rasa takut.

Semakin sering sebuah bentuk ditanamkan ke otak sejak kecil…
semakin mudah otak melihatnya kembali saat gelap, panik, atau setengah sadar.

Karena kadang…
yang paling menakutkan bukan apa yang ada di luar sana.

Tapi apa yang sedang dibentuk oleh otak manusia sendiri.





08/05/2026

Kamu tau nggak…
stres bukan cuma terasa di kepala.

Otak dan lambung punya jalur komunikasi yang sangat erat, dikenal sebagai brain-gut axis.

Saat stres muncul, tubuh masuk mode siaga. Hormon stres meningkat, saraf menjadi lebih aktif, dan lambung ikut terkena dampaknya.

Itulah kenapa sebagian orang bisa merasa perut perih, mual, begah, atau lambung terasa “kambuh” saat pikirannya sedang berat.

Jadi menjaga lambung bukan cuma soal makanan pedas atau telat makan.

Kadang yang paling melelahkan untuk lambung…
adalah stres yang tidak pernah benar-benar selesai.





03/05/2026

Kamu tau nggak…
SLE atau lupus adalah kondisi ketika sistem imun justru menyerang tubuh sendiri.

Normalnya, imun melindungi kita dari infeksi.
Tapi pada lupus, sistem ini salah mengenali organ tubuh sebagai musuh.

Akibatnya gejala bisa muncul di banyak tempat: kulit, sendi, darah, ginjal, jantung, paru, bahkan otak.

Itulah kenapa lupus sering sulit dikenali.
Gejalanya bisa tampak samar, datang dan pergi, lalu terlihat seperti penyakit lain.

Lupus bukan sekadar “daya tahan tubuh lemah”.
Ini adalah sistem imun yang salah arah.





Address

Denpasar
8022

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MEDIS TEMPO posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share