Produk Lokal Bali

Produk Lokal Bali sama sama Menjaga Bali

24/09/2023

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membuka kesempatan kepada putra dan putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan OIKN.

Periode pendaftaran dibuka mulai tanggal 20 September 2023 s.d. 9 Oktober 2023.

Segera daftarkan dirimu untuk menjadi bagian dari sejarah pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Persyaratan dan ketentuan selengkapnya dapat diakses pada 🔗ikn.go.id/karier.

Ikuti selalu perkembangan informasi terkait rekrutmen OIKN hanya melalui website dan sosial media berikut:

Instagram: ikn_id
Twitter: ikn_id
Facebook: IKN Indonesia
Website: ikn.go.id


Bunga Kasnaatau padang kasna (edelweis)~Bunga Kasna banyak dibudidayakandi desa Temukus.Sebuah desa di kawasan Besakih K...
27/02/2017

Bunga Kasna
atau padang kasna (edelweis)
~
Bunga Kasna banyak dibudidayakan
di desa Temukus.
Sebuah desa di kawasan Besakih Karangasem. Wilayah yg masih alami dan asri dengan hamparan bunga kasna (edelweiss) dan warna warni bunga gumitir(marigold)
Bunga Kasna banyak dipakai sbg bahan pelengkap dalam pembuatan sarana persembahan upacara di Bali.
Jika ingin melihat panorama kawasan tsb, pastikan ijin dan jangan sampai merusak areal sekitar.

:: photo instagram nyoman widi astuti

30/12/2016
KACANG METE BALI~Kacang mete ini diproduksi oleh "East Bali Cashews", salah satu usaha kecil menengah Indonesia yang men...
11/12/2016

KACANG METE BALI
~
Kacang mete ini diproduksi oleh "East Bali Cashews", salah satu usaha kecil menengah Indonesia yang mengolah kacang mete, dan telah mendapat pengharagaan "2015 US Secretary of State's Award for Corporate Excellence" dari Amerika Serikat.
Usaha ini berlokasi di Desa Ban, Kecamatan Kubu, wilayah Karangasem.

Desa Ban memiliki jenis tanah yang cocok ditanami pohon mete. Sejak tahun 1980-an pohon mete tumbuh subur di daerah ini.
Tahukah anda bahwa kacang mete memiliki banyak manfaat? Ya, kacang mete membantu menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, memiliki serat dan protein yang tinggi, serta membantu menurunkan serta mengontrol kadar gula dalam darah untuk mengurangi risiko diabetes. Mete berasal dari jambu, buah tersebut memiliki antioksidan, tinggi mineral dan vitamin.
Produk "East Bali Cashews" ini banyak di ekspor ke beberapa Negara seperti US, Australia, New Zealand, Singapore, Jepang, Hong Kong, Chille dll.

Rasa paling favorit adalah : Sea Salt, Garlic Pepper dan Chocolate untuk cashews dan Granola Chocolate Vanilla dari grup cereals. Di Surabaya East Bali Cashews bisa didapatkan di Papaya Margorejo, Papaya Darmo, Hokky Graha Family dan Green Grocer Dukuh Kupang.
Di Bali sendiri produk East Bali Cashews sudah available di outlet sebagai berikut : Minimart, Hardy's, Bintang, All Coco outlets, Pepito, Pop**ar, Delta Dewata, Batik Keris, Alfamart dan Indomaret, CK, dll.

Pilihan rasa dari East Bali Cashews ini cukup banyak, mulai dari Sea Salt, Native, Chocolate, Garlic Pepper, Chili Crunch, Sesame Ginger dengan kemasan 75gr. Selain itu, terdapat juga produk cereals : Granola Chocolate Vanilla, Granola Ginger Chia Cashews, dan Muesli Fruit and Cashews dengan kemasan 400gr.

Jelly Buni / Boni~Diproduksi BaliAsli berlokasi disebuah desa di Tabanan Bali.Disamping jelly juga diproduksi butter, ho...
20/10/2016

Jelly Buni / Boni
~
Diproduksi BaliAsli berlokasi disebuah desa di Tabanan Bali.
Disamping jelly juga diproduksi butter, honey/madu, yang sudah dipakai banyak orang orang asing dari berbagai negara.

MINYAK OLES BOKASHI~Minyak ini dibuat dari campuran  tanaman berkhasiat obat yang difermentasi dan diekstraksi dengan Te...
14/04/2016

MINYAK OLES BOKASHI
~
Minyak ini dibuat dari campuran tanaman berkhasiat obat yang difermentasi dan diekstraksi dengan Tekhnologi Effective Microorganisms (EM).
Minyak ini dibuat pertama kali pada tahun 1997 oleh Gede Ngurah Wididana.

Gede Ngurah Wididana atau dikenal dengan sebutan Pak Oles, menyelesaikan pendidikan S1 tahun 1985 di Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Pendidikan S2 diselesaikan di Faculty of Agriculture, University of The Ryuksyus, Japan, pada 1990. Di University of The Ryukyus Pak Oles belajar langsung dengan Prof. Dr. Teruo Higa yaitu guru besar penemu Teknologi EM (Effective Microorganisms) yang produknya dapat diterapkan dalam bidang pertanian, peternakan, lingkungan dan kesehatan.

Selanjutnya pada awal tahun 1990, Gede Ngurah Wididana mendirikan yayasan IKNFS (Indonesian Kyusei Nature Farming Societies) dan yayasan IPSA (Institut Pengembangan Sumber Daya Alam), suatu lembaga untuk mengembangkan pertanian organik di Indonesia.

Selanjutnya, atas ijin Prof. Dr. Teruo Higa, Gede Ngurah Wididana mengembangkan teknologi EM di Indonesia. Dengan menggunakan Teknologi EM beberapa produk pupuk organik bisa dihasilkan, yaitu : EM4, Sarula, Saferto, Ecocity dan Bokashi Kotaku. Pada tahun 1993, Gede Ngurah Wididana mendirikan PT. Songgolangit Persada untuk memasarkan produk pupuk organik.

Pada tahun 1997, Gede Ngurah Wididana mendirikan PT. Karya Pak Oles Tokcer untuk memasarkan produk hasil temuannya yang dibuat berdasarkan Teknologi EM.

Produk Minyak Oles Bokashi, dibuat dari ekstrak minyak tanaman obat yang multi khasiat.
Ekstrak tanaman berkhasiat obat tersebut, mengandung berbagai jenis anti-oksidan dan bahan-bahan yang berkhasiat untuk pengobatan penyakit kulit, salah urat, sakit tulang, mengurangi bau, mandi rempah dan beberapa gangguan penyakit dalam.

KHASIAT Minyak ini a.l
- Untuk mengobati penyakit pada kulit: bisul, lecet, kurap, kudis, panu, gatal, koreng, luka bakar, digigit serangga.
Oleskan Minyak Oles Bokashi pada tempat yang sakit secara merata 2 kali sehari.

- Untuk mengobati salah urat & sakit tulang: keseleo, pegal linu, otot leher kaku, sakit pinggang dan punggung, encok, kesemutan bengkak karena pukulan.
Urutkan Minyak Oles Bokashi pada bagian yang sakit sambil dipijit.

- Untuk mengurangi dan menghilangkan bau: bau pada kaki (terutama pada ibu jari kaki), pusar, lubang anting-anting di telinga dan ketiak.
Oleskan Minyak Oles Bokashi pada tempat yang berbau sehabis mandi.

- MANDI REMPAH:
Lima tetes atau lebih Minyak Oles Bokashi dituangkan kedalam satu ember air suam-suam kuku. Bagus digunakan untuk mandi dan menyegarkan badan.

- Untuk beberapa gangguan penyakit dalam: batuk, sakit perut, sakit ulu hati, mencret, sesak napas, ambeien (wasir).
Minumlah 2-3 tetes Minyak Oles Bokashi bersama satu gelas air matang / teh hangat.

- Melancarkan Peredaran darah:
Urutkan Minyak Oles Bokashi pada paha bagian dalam, p***s dan buah z***r sehabis mandi.

Alas kaki NILOU~Sepatu or alas kaki  made in Bali ini sudah dipajang di ratusan etalase di 20 negara.Pesohor asal Hollyw...
12/04/2016

Alas kaki NILOU
~

Sepatu or alas kaki made in Bali ini sudah dipajang di ratusan etalase di 20 negara.

Pesohor asal Hollywood, seperti Uma Thurman, Tara Reid, Robyn Gibson (mantan istri Mel Gibson), supermodel Gisele Bundchen, dan Julia Robert merupakan sebagian wanita yang fanatik memakai sepatu Nilou.

Ni luh Djelantik, begitulah ia dikenal, pencipta brand sepatu Nilou.
Putri dari pasangan Ni Nyoman Palmi dan Putu Djelantik ini merupakan seorang desainer sepatu produk dalam negeri yang banyak berkiprah di industri mode dunia.

Luh Djelantik berasal dari keluarga yang sederhana dan broken home dan sejak umur setahun ia ikut ibunya berjualan di Pasar Kintamani. Sebagai orangtua tunggal, ibu nya berjuang agar bisa menyekolahkan putrinya di tempat terbaik.
Luh Djelantik kecil memiliki hasrat membaca yang sangat besar, namun karena kehidupannya yang pas-pasan ibunya tidak bisa membeli banyak buku untuk nya. Untungnya, tak jauh dari kios tempat ibunya menggelar dagangan, ada sebuah toko buku. Sejak ia bisa membaca, ibunya menitipkannya di toko itu. Sambil bekerja menjaga kios, ia pun bisa membaca buku sebanyak yang ia mau. Dengan keterbatasan pendidikan dan waktu yang habis untuk bekerja, ibunya mengaku tidak dapat mengajarkan banyak hal kepada nya. Setamat SMA, ia meneruskan pendidikan di Jakarta sesuai dengan keinginan ibunya. Ia kuliah di manajemen keuangan Universitas Gunadarma. Setahun di Jakarta, ia belajar mencari kerja agar bisa mandiri.
Akhir tahun 2001 ia kembali ke Bali dan mendapatkan pekerjaan di perusahaan fashion Paul Ropp milik pengusaha Amerika Serikat. Ia dipercaya untuk memegang kendali sebagai Direktur Marketing. Kerja kerasnya berbuah sukses, Paul Ropp berkembang pesat. Di tahun pertama yakni 2002, penjualan naik hingga 330%.

Namun di 2003, ia mengalami masalah cukup berat karena profesinya itu menuntut nya untuk selalu terbang ke sejumlah negara, dan dengan jam kerja panjang dan harus setiap saat siap bepergian untuk melakukan trade show dan juga membuka pasar bagi perusahaan tersebut, yang akhirnya membuat ia jatuh sakit dan dokter meminta nya tak berpergian jauh sekurangnya dalam waktu enam bulan.

Ia memutuskan ingin berpindah haluan. Bersama temannya, ia mendirikan usaha pembuatan sepatu.

Dia fokus mendesain sepatu-sepatu cantik berbahan dasar kulit. Semua dikerjakan tangan agar kualitas tetap terjaga.

Toko pertamanya pun tak sedap dipandang mata, temboknya kusam, beberapa bagian kayu sudah mulai lapuk, dan sebagian ruangan masih berdinding gedek. Tapi ia berpikir Positip dan selalu bersemangat. Dan satu yang dia ingat pesan ibunya , Jujur..Jujur...dan Jujur dan jangan menyusahkan orang lain.
Nama tokonya itu Nilou. Brand NILOU ini berasal dari slang lafal Niluh di lidah bule.
Kelewat tipisnya modal usaha, ia hanya mampu memajang tiga sepatu di etalase toko. Agar tak merugi, ia baru akan membuat sepatu kalau ada yang memesan.
Tak disangka, koleksi nya langsung ada seseorang yang memesan. Dan selanjutnya booming di Prancis. Pesanan pun membanjir. Hingga 4.000 pasang. Pada 2004, ia mendapatkan kontrak outsource dari jaringan ritel Topshop yang berpusat di Inggris. Pintu perdagangan ke Eropa kian terbuka lebar.

Di tahun yang sama, seorang perempuan berkewarganegaraan Australia berkunjung ke gerai Nilou di kawasan Seminyak, Bali. Perempuan yang kemudian dikenal dengan nama Sally Power ini mengaku terkesan dengan sepatu Nilou dan menawarkan diri untuk menjadi distributor di Negeri Kanguru.

Sepatu-sepatunya kebanyakan memakai bahan baku kulit asli, dikombinasikan dengan karung goni, kuningan, kayu, hingga manik-manik. Atas nama eksklusivitas, Nilou menghargai sepasang sepatunya hingga Rp 4 juta. Omzet perusahaan yang diraih pun terbilang besar, mencapai Rp 800 juta untuk setiap bulan.

Di tengah kesuksesan, cobaan kembali datang. Pada 2007, ia mendapat tawaran dari agen di Australia dan Prancis untuk melebarkan sayap. Nilou diproduksi secara massal di Cina dengan iming-iming sejumlah besar saham.

Dengan tegas, Niluh menolak. Dia tak ingin cintanya yang melekat setiap pasang sepatu yang dihasilkan dari workshopnya tergantikan oleh mesin atas nama kapitalisme. “Saya tak mau apa yang dibina dari nol dibawa ke luar negeri. Berkah dari Tuhan kembali ke anak-anak [pengrajin],” kilasnya.

Namun, keputusan itu harus menjadi pil pahit. Nilou yang sudah mendunia ternyata sudah didaftarkan pihak lain. Penolakan nya tak membuat bergeming. Kongsi pecah. “Mereka tetap jalan dengan mass production bermerek Nilou berbasis di Cina,” ujar nya.

Karena alasan itu p**a, dia terpaksa membunuh Nilou.

Awal 2008, pecinta shopping dan travelling ini kembali membangun usahanya dengan memproduksi sepatu bermerek “Niluh Djelantik”. Agar tak terulang, brand Niluh Djelantik langsung dipatenkan.

Setahun kemudian high heels buatannya sudah melanglang buana kembali di berbagai negara Eropa, Australia dan Selandia Baru.

Label baru ini bahkan telah menembus Globus Switzerland pada 2011, yang merupakan salah satu retailer terkemuka di Eropa. Dan belum lama ini juga bekerja sama dengan retailer terkemuka untuk membuka Niluh Djelantik di Rusia.

Atas kerja kerasnya, ia meraih Best Fashion Brand & Designer The Yak Awards. Dinominasikan sebagai Ernst & Young for Ernst & Young Entrepreneurial Winning Women Awards.

HATTEN Wine~ Hatten Bali adalah perusahan yang menghasilkan Hatten Wines yang menggunakan buah anggur yang ditanam di Ba...
12/04/2016

HATTEN Wine
~
Hatten Bali adalah perusahan yang menghasilkan Hatten Wines yang menggunakan buah anggur yang ditanam di Bali sekaligus melakukan produksi di Bali.

Berawal 1994 lalu, Ida Bagus Rai Budarsa, pemilik Hatten Bali terinspirasi membuat wine sendiri karena kala itu hanya ada wine impor saja.
Perusahaan wine yang berlokasi di Sanur ini memiliki kebun anggur seluas 30 hektar di Singaraja. Beberapa jenis anggur yang ditanam adalah Alphonse Lavalleé, Probolinggo Biru dan Belgia.

Beberapa kategori wine berhasil diproduksi, seperti red wine, white wine, rose wine, fortified wine dan sparkling wine.
Seluruh kategori wine tersebut terangkum dalam tujuh jenis wine, antara lain Hatten Rosé, Hatten Jeppun Sparkling Rosé, Hatten Aga Red, Hatten Aga White, Hatten Pino de Bali, Hatten Tunjung Brut Sparkling dan Hatten Alexandria.
Kadar alcohol yang dikandung wine tersebut berkisar antara 10,5% - 17,5%.

Wine pertama yang berhasil diproduksi adalah Hatten Rosé yang merupakan jenis wine klasik berbahan dasar Alphonse Lavalleé. Minuman berwarna merah muda ini memiliki spektrum rasa yang unik dan kompleks. Wine dari anggur merah ini lebih kasual dan ringan sehingga bisa dinikmati saat piknik maupun santapan prasmanan di musim panas. Hampir semua makanan cocok dinikmati bersama wine rosé dan nikmat p**a dikonsumsi tanpa makanan.
Hatten Rosé sempat mendapatkan medali di London Wine & Spirits Competition.

Enam tahun kemudian, Hatten Wines berhasil membuat Hatten Jepun Sparkling Rosé. Wine jenis ini diproduksi dengan metode ‘traditionelle’. Wine berbahan dasar anggur Alphonse Lavalleé ini melalui fermentasi alkohol kedua di botol. Minuman berwarna agak merah muda dengan gelembung halus ini bercita rasa creamy dan buah segar, serta sangat pas disajikan bersama hidangan pembuka. Wine ini pernah mendapat recommended medal di ajang Wine & Spirits Asia Wine Challenge 2012, Singapura.

Setahun kemudian, Hatten Aga Red diluncurkan. Wine berbahan dasar anggur Alphonse Lavalleé cenderung mirip Pinot Noir asal Burgundy, Perancis. Hatten Aga Red memberikan manis halus di cita rasa akhirnya serta sensasi tannin (senyawa pada kulit dan biji anggur serta bercita rasa sepet) berkapur dengan aroma cherry Perancis dan Amerika. Sajian pizza dan daging merah bisa menjadi paduan pas dengan Hatten Aga Red. Hanya berselang satu tahun, Hatten Aga White diproduksi. Wine ini dibuat menggunakan anggur Belgia yang masih berhubungan dengan varietas anggur Muscat Kuno sehingga menghasilkan wine aromatik, terasa manis dan kaya akan rasa buah. Wine yang mendapatkan medali perak di Wine & Spirits Asia Wine Challenge 2012, Singapura ini melalui proses penuaan di tong kayu oak dan dapat diproduksi sebanyak 23 batch/vintages per tahunnya. Hidangan seafood, unggas dan hidangan vegetarian sangat ideal dengan wine jenis ini.

Hatten Tunjung Brut Sparkling, Hatten Alexandria dan Hatten Pino de Bali diluncurkan sekaligus tahun 2003. Hatten Alexandria menjadi wine milik PT Hatten Bali yang meraih banyak penghargaan. Pada acara Wine & Spirits Asia Wine Challenge di Singapura tahun 2011 dan 2012, Hatten Alexandria diganjar medali perunggu dan perak. Sebelumnya pada acara yang sama di London 2003 lalu, wine ini meraih medali perunggu. Wine ini dipanen matang (musim kemarau) sehingga terasa manis dan sedikit asam. Makanan yang cocok disantap bersama wine ini yakni makanan pedas, keju dan daging asap.
Berbeda dengan wine lainnya Hatten Tunjung Brut Sparkling dihasilkan dari fermentasi sari buah anggur Probolinggo Biru. Secara alami anggur ini memiliki keasaman tinggi dan murni dalam aroma sehingga cocok untuk produksi sparkling wine. Metode ‘traditionelle’ digunakan dalam pembuatan wine ini yakni proses ala Perancis yang digunakan dalam pembuatan Champagne yang tersohor. Wine ini nikmat disajikan bersama makanan dengan porsi kecil seperti canapé.

Hatten Tunjung Brut Sparkling pernah mendapat recommended medal, Wine & Spirits Asia Wine Chalenge 2012 di Singapura.

Address

Denpasar
801238

Opening Hours

Monday 08:30 - 17:00
Tuesday 08:30 - 17:00
Wednesday 08:30 - 17:00
Thursday 08:30 - 17:00
Friday 08:30 - 17:00
Saturday 08:30 - 04:30

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Produk Lokal Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share