17/05/2019
Diabetes adalah salah satu penyakit yg paling mematikan di dunia. Apabila dibiarkan penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yg secara perlahan dapat menyerang organ penting di tubuh manusia seperti mata (kebutaan), otak (stroke), hingga gagal jantung dan gagal ginjal. Sayangnya banyak penderita diabetes yg baru menyadari penyakitnya ketika sudah mengalami komplikasi. Menurut hasil penelitian dari Internasional Diabetes Federation (IDF) tahun 2005, ada 415 juta orang diseluruh dunia menderita diabetes, dan sekitar 10 jutanya terdapat di Indonesia. Jumlah penderita diabetes di Indonesia ini di perkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2040. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (riskesdas) tahun 2013 prevalensi diabetes melitus (DM) sekitar 6,9 persen. Sebelumnya pada reskesdes 2007 tercatat hanya 5,7 persen, "yg terdiagnosis baru sekitar 30 persen", kata Diah Erti Mustikawati Kepala Subdirektorat Pengendalian Diabetes Melitus dan Penyakit Metabolik Kementrian Kesehatan seperti di kutip dari harian kompas, 10/04/2015. Tentu saja untuk mengetahui apakah kita menderita diabetes atau tidak perlu di lakukan pengecekan diabetes gula darah secara rutin.Terlebih diabetes pada awalnya tidak menimbulkan gejala apapun. " Pasien baru datang pas sudah loyo, banyak makan, banyak minum, banyak kencing, luka tidak sembuh-sembuh. Kalau sudah ada gejala begitu baru periksa ya sudah telat, sudah gula itu, " ujar ahli diabetes Prof.Dr.Sidarta Soegondo, SpPd-KEMD", seperti di kutip dari kompas.com, 06/04/2016. AYO CEK GULA DARAH ANDA di RUMAH SEHAT DIABETES
www.rumahsehatdiabetes.com