02/04/2018
RELAKTASI
Relaktasi kalo diartikan bahasa gampangnya adalah menyusui kembali. Bisa juga diartikan adalah rangkaian upaya dr seorang ibu untuk meningkatkan produksi ASInya atau untuk menyusui kembali bayinya. Jadi bisa dilakukan oleh ibu yg masih menyusui langsung bayinya tp karena merasa asinya kurang ditambahi dg susu buatan dan dengan relaktasi berharap utk bisa meningkatkan produksi asinya hingga lepas dari susu buatan sbg tambahan. Atau bisa jg seorang ibu yg sama sekali sudah tidak menyusui bayinya dengan berbagai sebab karena merasa asi tak keluar sama sekali atau keluar tp sedikit dan bayi tidak mau menyusu krn bingung puting sehingga diberikan baik asi perah atau susu buatan sepenuhnya dengan dot dan dengan relaktasi berharap bisa menyusui langsung kembali hingga lepas dari dot dan atau susu buatan sama sekali.
Bicara tentang relaktasi, kalo wawancara beberapa klien, entah dr baca di internet, bertanya ke teman atau bahkan konsultasi dg nakes, rata2 mereka sudah tahu bahwa pada dasarnya upaya relaktasi ini diantaranya yg BANYAK DIKETAHUI adalah dengan cara :
- Memompa tiap 2-3 jam sekali dgn durasi 10-15mnt tiap payudara
- stimulasi bayi utk menyusu kembali pada ibu dengan cara menyusukan payudara ibu ke bayi sesering mungkin
- hormon produksi ASI itu prolaktin yg dipengaruhi seringnya disusukan atau dip***a, dan hormon oksitosin yg dipengaruhi oleh psikologi ibu yg jauh2 dr tekanan dan stress. Jd selain dip***a, si ibu jg ga boleh banyak pikiran.
Kira2 seperti itu yg kebanyakan diketahui oleh para ibu yg relaktasi, dan sayangnya ada banyak FAKTA di lapangan yg lebih banyak lagi yg TIDAK DIKETAHUI si ibu ttg relaktasi ini dan saya akan berusaha menguraikan beberapa hal yg saya ingat saat mendampingi klien saya yg relaktasi yg banyak berpengaruh pd keberhasilan mereka utk kembali menyusui.
Jadi...banyak hal seputar relaktasi yg TIDAK DIKETAHUI para ibu diantaranya adalah...
1. Penambahan ASI terjadi secara bertahap bahkan bbrp ibu tidak langsung muncul perubahan. Dan ini tjd paling cepat 7hr sejak pertama kali melakukan relaktasi ( mompa tiap 2-3 jam selama 10-15mnt) itupun jika si ibu disiplin dan istiqomah. Jadi tipsnya, lakukan saja tanpa melihat hasilnya krn ibu tdk sedang membuka kran dr tandon yg isinya penuh siap mengalir, tp ibu sedang membangun kembali demand pada otak dan tubuh ibu karena memang begitulah sistem tercanggih ciptaan Alloh dijalankan, mintalah pada Alloh maka akan diberikan, cara mintanya bukan sekedar doa, tp dg usaha mengumpulkan demand dgn istiqomah memompa, sabar dan yakin maka tinggal nunggu supply mengalir kembali secara bertahap ya (lihat foto, proses nyata seorang ibu yg menjalankan relaktasi selama sebulan).
2. Relaktasi dgn memompa tiap 2-3 jam tidak akan efektif jika ternyata masih terdapat sumbatan asi disekitar ar**la atau puting yg biasanya tjd pd ibu saat baru melahirkan karena pengosongan payudara yg tdk maksimal dan posisi menyusui yg tidak tepat shingga ada sumbatan asi atau asi yg membeku. Tipsnya, biasakan memassage payudara sebelum menyusui atau memompa dan raba apakah ada benjolan atau grenjelan di sekitar saluran asi, jika ada maka massage hingga lunak dan saluran asi terbuka dan lancar kembali shg relaktasi lbh mudah mencapai hasilnya.
3. Memompa asi tiap 2-3 jam yg paling berat dan sulit adalah saat malam hari atau dini hari,trutama buat ibu bekerja plus saat dia libur, banyak ibu yg melewatkan jdwal ini sehingga target 7 hr ada perubahan tak bisa tecapai. Jd ga bisa ditolerir ya jdwal ini kalo mau sukses, karena prolaktin saat tinggi2nya adalah di malam hari dimana ibu dan bayi dlm kondisi kantuk dan lelah, jika tak ditambahi dg p***a maka pengosongan payudara dan pemanfaatan prolaktin ga akan maksimal.
4. Makanan, suplemen atau booster asi adalah faktor pendukung yg baru bisa efektif jika faktor utama terpenuhi, bahkan beberapa ibu tanpa faktor pendukungpun sdh bisa menyusui dgn maksimal dan efektif. Faktor utama tsb adalah SINERGI, iya sinergi antara hormon prolaktin dan oksitosin dimana sinergi artinya ga bisa jalan sendiri2 dan harus saling terpenuhi. Jd percuma ya ibu2 kalo mau makan daun katuk atau jamu pelancar asi berpanci2 kalo prolaktin dan oksitosinnya nggak kompak. Tipsnya ya penuhi kedua faktor utama sbg fokus utama relaktasi baru mikir booster asi.
5. Banyak yg berpikir bahwa sumber oksitosin itu terbatas hanya dukungan suami, keluarga besar, ga dikasih kerjaan rumah yg menumpuk, banyak uang dan bebas hutang :), banyak fasilitas, banyak makan dan bersenang2. Bagaimana dg mereka yg kenyataannya emang diuji dg semua kekurangan tsb? Well, ingat ya bu...sumber oksitosin utama adalah rasa cinta dan taat kita pd Alloh subhanahuwata'ala yg terwujud pd ketaatan dan keyakinan kita berusaha memenuhi hak asi bayi dg menyusuinya sekuat tenaga dan semampu kita sbg bagian dr ibadah wajib. Perbaiki hubungan dgn Alloh maka Alloh yg akan perbaiki hubungan dg manusia dan lingkungan kita termasuk dukungan suami, keluarga besar dan sekitar kita, insyaa Alloh. Jd kejarlah sumber oksitosin utama dg mengejar cinta Alloh dg muhasabah diri, perbanyak istighfar, belajar dan berproses mjd mukmin yg lbh baik, doa, sedekah dan mudahkan urusan saudara kita maka Alloh akan mudahkan urusan kita p**a.
6. Pastikan juga p***a asi yg kita pakai bukan hanya yg rekomended, tp jg paling sesuai dan nyaman buat kita melakukan relaktasi. Masih banyak yg maksa pake p***a yg berat dan bikin pegel dg alasan karena lbh murah, ada jg yg maksa beli yg paling mahal tapi ternyata ga maksimal jg pemakaiannya. So tanya dulu sana sini mungkin bisa jd pertimbangan mana yg paling sesuai dg ibu. Dan percaya atau tdk ternyata masih ada lho yg masih pake p***a karet yg spt terompet itu karena emang ga tahu ada p***a yg rekomended dan yg tidak.
7. Menstimulasi bayi utk menyusu kembali memang tidak mudah dan akan sering mengalami penolakan, tp bukan berarti tak bisa. Jadi jangan langsung menyerah ketika bayi marah atau bener2 ogah. Menyusu langsung pd payudara adalah fitrah bayi sejak dia dilahirkan, tugas ibu yakin bahwa setiap bayi pasti akan bisa kembali pd fitrahnya dgn ikhtiar yg maksimal namun juga penuh sabar. Jd jangan dipaksakan jika dia belum mau menyusu, lakukan bertahap dg cara mengurusi semua pengasuhan oleh ibu saja (untuk ibu bekerja usahakan ambil cuti), jangan libatkan org lain dulu, banyak bermain2 dengan bayi dgn skin to skin atau bisa jg dg mandi bersama, sering tempelkan wajah bayi ke payudara tanpa memaksanya mengenyot, dan sounding dgn kalimat persuasif agar mau menyusu dgn banyak meminta maaf padanya dan ajak utk bekerja sama hingga dia kembali nyaman dan mulai merasakan fitrahnya kembali. Kelancaran aliran asi merupakan faktor penting bayi mau menyusu kembali karena ada kalanya bayi sdh mau memasukkan mulutnya ke payudara tp segera dia lepas kembali karena ketika dikenyot tdk keluar atau keluar tp sangat sedikit/seret shg dia ga mau lagi memasukkan mulutnya karena menganggap akan sama membuatnya marah atau kecewa. Jadi upayakan terlebih dahulu dg banyak mompa sesuai panduan relaktasi dan aliran asi lancar kembali baru memulai stimulasi utk menyusui langsung. Jangan sodorkan payudara tp biarkan bayilah yg mencari dan memasukkan sendiri mulutnya ketika dia sdh merasakan nyaman. Dan jika alirana si sdh lancar, bantu dia dg memerahnya saat mulutnya sudah masuk shg dia dpt merasakan asi dan mau mulai mengenyot kembali. Emang tak semudah teori, tp kira2 begitu gambaran yg bisa saya berikan sesuai kasus dilapangan dan pengalaman.
8. Penggunaan dot dan pemberian susu buatan hanya semakin membuat relaktasi makin sulit karena:
- Hisapan pd dot memberi rasa yg berbeda dimana dot kan dr plastik, beda dg kulit manusia (payudara ibu), ini salah satu hal yg bertentangan dgn fitrash bayi,
- Aliran asi atau susu buatan dr dot lbh mudah dan deras shg dpt melemahkan daya hisap krn mnyusu pd payuadara membutuhkan hisapan dan gerakan rahang yg lbh kuat dan hal ini memicu tjdnya bingung puting. Bahkan tanpa dikenyotpun ASI/sufor tetep keluar dr botol jika dibalik botolnya.
- Rasa susu buatan jika sdh dibiasakan ke bayi akan terasa lbh enak drpd asi krn mengandung pemanis dan zat adiktif lainnya shg bayi ga doyan asi ataupun asi perah.
Tipsnya, hindari penggunaan dot sama sekali atau kurangi secara bertahap, bgitupun susu buatannya, gunakan gelas atau sendok atau cupfeeder atau pipet utk memberikan asi perah dan kurangi susu buatan seiring bertambahnya produksi asi, syukur alhamdulillah jika selama relaktasi ada yg bantu dg ibu susuan atau donor asi.
9. Ingat kata kuncinya...kemauan keras, yakin, sabar, disiplin, istiqomah, doa, sedekah dan ibadah.
Sementara mungkin itu yg bisa saya ingat, jika ada yg terlintas lagi akan saya tambahkan pada nomor selanjutnya. Semoga bermanfaat bahkan buat yg tidak sedang relaktasi juga, dan maaf jika bahasa yg saya gunakan apa adanya dan jauh dr formalitas.
Ket Foto :
Penambahan ASI selama Proses Relaktasi seorang sahabat dan juga klien.
Mulai dr kira2 hari ke 7 hingga sebulan sejak proses relaktasi pertama kali, malam hari bayi masih menyusu, awalnya campur sufor dan full sufor saat ditinggal kerja dr jam 8-17 WIB, hingga lepas sufor sama sekali. Masih teringat kata2nya saat awal relaktasi dimana tak ada setetespun asi nampak dr botol p***a asinya "sampai kapan aku harus begini..." (Memompa tanpa ada hasilnya sama sekali hingga akhirnya berhasil membawa p**ang 2-3 botol selama memompa di kantor). Alhamdulillah, ibu yg luar biasa.
Salam Cinta ASI
Sentra Laktasi Muslimah
Yayasan Askar Ramadhan