26/09/2023
*BEKERJA IKHLAS*
orang yang kecerdasan nya terbatas akan membantah hal ini. Bahwa *LOGIKANYA* mengatakan uang harus di cari, harus kerja bahwa dengan bekerja dapat menghasilkan uang, *ini orang bodoh* .
Cukup dengan berkata Alhamdulillah, rasanya hati bahagia sudah menerima uang, maka uang itu akan datang, jika uang itu datang dengan pekerjaan maka kita akan bekerja lebih maksimal (ikhlas). Kalau membutuhkan gagasan ide², akan banyak ide yang datang yang menjadi sebab datangnya uang,
Ucapan ini doa, dalam rumus ilmu fisika dan ini rasional bahwa ucapan dan pikiran ini vibrasi atau getaran, Ketika kita berucap syukur Alhamdulillah, maka akan se frekuensi dengan keberlimpahan alam semesta, bahwa semesta dalam jiwa kita itu siap menerima uang, magnet di jiwa kita itu akan menarik uang, saya siap menerima uang,
Dalam rumus fisika kita persis seperti radio, alam semesta ini adalah pemancar nya , siaran radio kita akan menerima sinyal siaran yang se frekuensi dengan pemancar nya, jika kita ingin menerima siaran radio 120Mhz , maka tuning kita tinggal stel saja ke frekuensi 120Mhz , maka pasti kita akan menerima siaran yang sudah kita setel ke frekuensi tersebut.
"Uang itu hanyalah sebuah gagasan ide (pikiran) Robert Kiyosaki".
Jadi untuk mendapatkan uang lebih bukan dengan cara anda bekerja lalu pekerjaan anda akan mendapatkan uang, semesta itu berlimpah, TUHAN itu maha kaya, benahi dulu apa yang ada di pikiran kita, benahi dulu ucapan² kita,
"Ubah fokus anda dari menghasilkan uang menjadi melayani lebih banyak orang, melayani lebih banyak orang membuat uang masuk. (Robert T kyosaki)"
Dalam agama Islam kita juga di ajarkan untuk banyak bermanfaat buat orang, untuk banyak melayani banyak orang, fokus kan bekerja untuk memberi maslahat (ikhlas) untuk banyak orang, tidak perlu fokus berdagang untuk mendapatkan uang, fokuskan saja untuk melayani orang, agar dengan dagangan anda ini orang dengan mudah mendapatkan barang yang mereka inginkan.
Jika kita sudah bekerja dengan ikhlas , niat untuk hanya ibadah kepada_Nya , melayani banyak orang, maka kita akan terbebas dari rebutan uang, rebutan dagangan, gajian bulanan dsb.. akan terbebas dari kedengkian antar sesama.
di buku the secret, hukum tarik menarik jika pikiran kita fokus kepada kemiskinan, kekurangan, yakni merasa dalam bekerja untuk menghasilkan uang, bekerja untuk mendapatkan uang, bekerja butuh pada uang, maka sama saja anda menarik kemiskinan, kekurangan, dan yang akan terjadi adalah kerakusannya dalam bekerja,
Dalam agama kita di larang untuk rakus akan dunia.
Jika kita fokus bahwa sudah punya banyak uang, sudah memiliki keberlimpahan, maka kita hanya fokus bekerja ikhlas yang di ke depan kan, dengan begitu kita akan menarik yang se frekuensi dengan keberlimpahan, sudah siap menerima uang, jika uang itu datang dengan pekerjaan maka kita akan bekerja lebih maksimal (ikhlas). Kalau membutuhkan gagasan ide², akan banyak ide yang datang yang menjadi sebab datangnya uang.
jika uang itu datang dengan sebuah peristiwa tertentu (ajaib) maka bukan hal mustahil juga, misal ada orang yang ingin berinfaq atau mau bershodaQoh untuk anda, itu peristiwa ajaib bukan, rezeQi dari tuhan tidak bisa kita tebak² bahwa datang nya dari mana, waktunya kapan, dimana lokasinya, tidak bisa . uang itu adalah salah satu rezeQi allah, jadi ALLAH yang mengatur rezeQi kita, bukan kita yang menentukan nya, kadang kita beranggapan uang datang nya dari pekerjaan, atau rezeQi datang nya dari hal tertentu, semisal hanya dari sebuah perdagangan.
Makanya dalam agama sangat di larang untuk mencurangi timbangan, bahwa orang yang berdagang itu harus pas timbangan nya, jika barang nya ada kekurangan kasih tau ke pembeli bahwa barang ini kurang bagus. Ini sedikit lecet, jujur ikhlas, harga kulakukannya beritahu berapa 10rb misalnya, dan terserah pembeli saja bahwa barang kita ini cocoknya mau dibayar berapa, misal mau di bayar 15rb ambil, misal mau di bayar 5rb juga ambil , inilah kerja ikhlas, dan tidak fokus ke pencarian uang.
Sebagian orang mungkin akan membantah membaca artikel ini, ini tak masuk akal dan sebagainya,
Inilah cara kita untuk berpikir dengan gagasan terbaru meninggalkan pemikiran kolot lama.
Nabi kita Muhammad SHOLLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM di juluki dengan julukan AL AMIN orang yang sangat di percaya, banyak hadist yang menjelaskan bahwa bagaimana sepak terjang Rasullullah dalam berdagang, salah satu sahabat yang di ajarkan Rasulullah dalam berdagang yaitu sayyidina abd rohman bin 'auf, kekayaan beliau tak terhitung hingga sekarang, banyak aset beliau sampai sekarang. Sayyidina ustman, umar dan sahabat ² yang lain semuanya kaya, karena mengikuti ajaran nabi dalam berdagang.
Percayakan saja deh bahwa ALLAH itu maha kaya, percaya saja dia yang akan mengatur rezeQi kita, dia yang tau ke ikhlas san kita dalam bekerja hanya untuk menyembah nya. Hanya untuk melayani orang orang. Bermanfaat buat banyak orang, Ikhlaskan saja, kalau anda masih memperhitungkan segala sesuatunya berdasarkan akal sehat manusia, dan anda masih menggantungkan sesuatunya itu di bawah langit, *TIDAK KEPADA ALLAH* sedang kan ALLAH sudah membuat perjanjian dengan manusia kau tinggalkan sesuatu karena_Ku maka akan aku ganti dengan yang lebih baik.
Mungkin pernah mendengar kisah sayyidina abd rohman bin 'auf yang membeli kurma busuk karena beliau tidak ingin melihat para petani kurma di tempat nya rugi, beliau beli, kemudian datang saudagar dari Yaman mencari kurma busuk, kemudian di beli nya dengan harga 10x lipat, itulah hasil dari ke ilkhasan sayyidina abd rohman bin 'auf dalam berdagang, niat nya untuk melayani umat, niat nya beliau rubah dari untuk menghasilkan uang di rubah untuk melayani orang orang, untuk ibadah kepada Allah yang terjadi malah dia semakin kaya semakin banyak uang, ini adalah bukti bahwa rezeQi itu ALLAH yang atur, ALLAH yang jamin, datang nya rezeQi itu ajaib, tidak bisa kita tebak tebak.
Dari kisah ini yang dapat kita ambil memang kita bukan sahabat, kita bukan orang orang wali, namun sebenarnya inilah ajaran agama kita (Islam) bahwa memang sudah selayaknya kita mengikuti ajaran agama kita, agama bukan hanya dijadikan sebagai ritual saja. Jika ajaran agama sudah demikian. Kemudian ada yang berat untuk melakukan atau ada yang tidak setuju, anda mau ikut abu jahal? Mau ikut orang² di luar islam, kerja keras kerja cerdas, ???
Beliau para sahabat, bekerja ikhlas. Bekerja melayani umat , bekerja Karena mengikuti perintah TUHANnya. Kita jangan pernah lupa atas penciptaan kita, Allah menciptakan manusia dan jin hanya untuk ibadah bukan mencari uang, bukan mencari untung untungan dunia
"Bakat miskin itu kerjanya untuk uang" (gus banan)
"Kalau kita sudah tidak khawatir dengan sesuatu yang kita gantungkan kepada ALLAH, itu baru kita bisa bilang aqidah kita seorang muslim, kalau antum masih takut sama sesuatu yang sifatnya dunia, tanyain lagi aqidah antum ada dimana. (Koh steven)".
Dalam gagasan berpikir ini, saya mengajak diri saya untuk sadar bahwa dengan kerja ikhlas semua nya mudah di dapat, semua nya pasti indah, dan pasti barokah. Apapun yang akan terjadi akan menciptakan rasa syukur yang tak henti - henti, sehingga dengan rasa syukur Alhamdulillah, jiwa kita menerima kebahagiaan, kelapangan, keberlimpahan se frekuensi dengan kekayaan TUHAN, se frekuensi dengan keberlimpahan semesta. Jika radio kita di stel ke siaran yang sama (se frekuensi) maka pasti kita akan menerima siaran yang kita inginkan.
Jika kita kita merasa sudah kaya, Alhamdulillah merasa sudah banyak uang, merasa sudah berlimpah maka pasti kita akan menerima keberlimpahan, kekayaan, banyak uang. bersyukur lah terimalah apapun yang terjadi dulu, Ridho kan saja apapun masalah yang sedang anda alami terlebih dahulu dengan cara banyak bersyukur, syukuri setiap apapun yang bisa anda syukuri sampai dari hal yang paling sepele sekalipun seperti "oh sandal jetip saya masih bisa di gunakan", kancing baju saya masih berfungsi Alhamdulillah, syukuri nafas anda, syukuri setiap pergerakan di tubuh anda, bahwa siapa yang mengerakan sel sel terkecil pun di tubuh anda jika BUKAN DIA yang maha pengasih, *BERSYUKURLAH*. ..
“Siapa yang memiliki SYUKUR akan di beri lebih banyak, dan ia akan memiliki kelimpahan”. “Siapa yang tidak memiliki SYUKUR, maka bahkan apa yang di milikinya akan di ambil darinya”. (Buku RBK).
*Berdagang* mencari dunia (rezeQi) uang dan lain lain, Allah akan kasih apa yang anda cari, dunia, uang, harta dan seterusnya..
*BERDAGANG* dan bekerja ikhlas mencari ridho ALLAH, ikhlas dalam pekerjaannya, untuk memberi manfaat pada umat tujuannya, ALLAH kasih pahala AKHIRAT juga ALLAH akan kasih dunia beserta isi nya , rezeQi, uang, harta dan seterusnya...
Orang yang kecerdasan nya di pakai maka akan memilih *bekerja ikhlas*, berdagang ikhlas,
Mentergantungkan segalanya kepada ALLAH.
Pasti bahagia di dunia bahagia di akhirat.
Agar tidak panjang lebar sengaja di sini saya ringkas saja sebenarnya masih banyak hukum hukum dalam semesta ini yang telah TUHAN tetap kan untuk manusia, kita tinggal memanfaatkan nya saja, dari banyak hukum di alam semesta ini, salah satu hukum yang wajib kita ketahui yaitu hukum kekekalan ENERGI, dan hukum kekekalan ENERGI ini sudah saya tulis di artikel artikel sebelumnya,...
Terimakasih semoga bermanfaat.
*Rady Vanili Jember*