Gedong Suci Usadha Agung Bali Niskala

Gedong Suci Usadha Agung Bali Niskala Pengobatan Niskala

๐šฐ๐๐€๐‘ ๐Œ๐„๐๐šฐ๐๐†๐†๐€๐‹ ๐’๐„๐‚๐€๐‘๐€ ๐๐šฐ๐’๐Š๐€๐‹๐€, ๐Š๐€๐‘๐„๐๐€ ๐€๐๐šฐ๐“ ๐–๐€๐๐†๐Š๐„.๐Œ๐„๐‹๐šฐ๐Š ๐€๐๐šฐ๐“ ๐–๐€๐๐†๐Š๐„ ( ๐€แ‘ฏฮฑ ๐Šฮฑแ‘ฏ๐–พ๐“ฃ๐—€ฮฑ๐“ฃ แ‘ฏ๐—‚ ๐Š๐–พแฅฃ@๊ญ‘๐—‚๐“ฃ ๐๐—‹๐—‚ฮฑ ๐€๐—ฮฑฯ… ๐–ฮฑ๐“ฃ๐—‚๐—ฮฑ ).Semeton...
04/05/2026

๐šฐ๐๐€๐‘ ๐Œ๐„๐๐šฐ๐๐†๐†๐€๐‹ ๐’๐„๐‚๐€๐‘๐€ ๐๐šฐ๐’๐Š๐€๐‹๐€, ๐Š๐€๐‘๐„๐๐€ ๐€๐๐šฐ๐“ ๐–๐€๐๐†๐Š๐„.

๐Œ๐„๐‹๐šฐ๐Š ๐€๐๐šฐ๐“ ๐–๐€๐๐†๐Š๐„ ( ๐€แ‘ฏฮฑ ๐Šฮฑแ‘ฏ๐–พ๐“ฃ๐—€ฮฑ๐“ฃ แ‘ฏ๐—‚ ๐Š๐–พแฅฃ@๊ญ‘๐—‚๐“ฃ ๐๐—‹๐—‚ฮฑ ๐€๐—ฮฑฯ… ๐–ฮฑ๐“ฃ๐—‚๐—ฮฑ ).

Semeton Juga Medue ?
Segera Ditebusin Agar Hilang Efek Ala Patinya

Kami Gelar Penebusan SEGALA JENIS MELIK KAJANG KLIWON KAMIS, 28 MEI 2026.

UPACARA ATMA PRATISTA, Pebayuhan Semara Rekha & Warak Keruron RABU, 27 MEI 2026.

Upacara Diperuntukan Bagi yang pernah keguguran/Mekiret, dari usia seminggu & seterusnya. Agar tidak ngerubeda kehidupan orang tuanya.

Informasi/Daftar Tlp WA 081325103688 / 081339765505

Apa Itu Melik Apit Wangke?

Pembaca yang terhormat,

Melik Apit Wangke memang selalu menyisakan kisah nyata yang terkadang ingin mengelus dada keprihatinan.

Seperti salah satu kisah semeton kita yang curhat di wa, Kadek takut menikah, sebelum Metebusin Melik. Akibat kakaknya berisi Kadengan dan tidak percaya. Kakak iparnya jadi korban serta kini kakak kadek menghadapi rumah tangga berantakan, trauma dan ditinggal pasangan untuk selamanya.

Bagi Semeton yang belum paham dengan Kadengan Apit Wangke, sebaiknya memahami penjelasan ini .

Kadengan Apit Wangke yaitu Ada Kadengan di Kelamin Pria/ Wanita, Konon Kabar Niskalanya Merupakan Sebuah Kutukan Kehancuran Ketika Melaksanakan Pernikahan. Jika yang wanita berisi kadengan yang lelaki Nemu Pati di Tengah Umur.

Jika lelaki yang berisi kadengan, konon yang wanita akan meninggal saat pernikahan itu dilaksanakan, Nemu Pati ( " Kematian Datang di Tengah Umur " ).

Nah.. Ketika pasangan keduanya berisi kadengan, konon siapa yang spiritual kurang baik, misalnya jarang sembahyang, kurang melukat, itulah yang akan kalah, pulang duluan ke alam prajapati yaitu alam roh roh yang sudah meninggal.

Selain itu melik apit wangke juga konon, efek niskalanya membuat rejeki sret, sakit - sakitan, sulit jodoh & mengalami kemerosotan ditengah umur.

Tidak masuk akal bukan ???

Kami juga awalnya berpikir begitu, sama seperti teman2 yang membaca postingan ini.

Cuma masalahnya disini, ratusan orang sudah mengalami hal seperti ini, dan efeknya rata rata seperti itu.

Namun biasanya orang sombong biasanya berkata sperti ini โ€œ Cang melik apit wangke, sing je kengken ?โ€.

Boleh saja kita berpikir seperti itu, sangat masuk akal dan logis.
Tapi hidup ini, tidak hari ini saja bukan ?

Sekarang tidak apa2, bagaimana kalau tahun depan kena masalah?
Ujung2nya kan penyesalan selalu datang terlambat.

Maka dari itu, tetuah leluhur kita juga sudah sangat baik โ€œ lebih baik mencegah daripada mengobatiโ€.

Apa yang harus dilakukan ketika kita Melik Apit Wangke ??

1. Harus Segera Melaksanakan Penebusan Melik Apit Wangke, di Ajeng Ida Bhatari Ratu Niang Dasar Sarinin Gumi. Kebetulan Ida Kesungsung di Gedong Suci Gedong Usadha Agung Bali Niskala. Itu sebabnya umat dari seluruh Bali & Luar Bali datang untuk melaksanakan penebusan Melik Apit Wangke kesini.

2. Orang Melik Harus Manutin Sarinin Sastra Kala Tatwa, Rare Kumara Tatwa, Dharma Pewayangan, weneng dilaksanakan oleh Mangku Dalang Samirana. Ini merupakan Bisama Ida Bhatara Kala ( selengkapnya silahkan baca kisah Ida Bhatara Kala di lontar Kala Tatwa ).

Secara kebetulan juga yang menjadi pen*sepuh/Jan Banggu Ida Bhatara di Gedong Suci, merupakan seorang Dalang Samirana yang sudah mempunyai jam terbang yang tinggi dan namanya sudah tidak asing lagi jika dikaitkan masalah hal hal niskala. Dari penebusan melik, pengobotan segala penyakit niskala, diteksi pekarangan, dan Beliau juga sudah mempunyai murid ratusan diseluruh Bali dan luar Bali. Beliau dikenal dengan nama : Panandita Nabe Jro Dalang Badra, S,Sn.

3. Orang melaksanakan penebusan melik harus mutlak mempunyai Taksu yang sangat kuat. Karena taksu ini merupakan โ€œSIM ( Surat Izin Melaksanakan Penebusan ) di Niskalaโ€, untuk keberhasilan melaksanakan penebusan kematian akibat melik secara niskala.

Apakah orang lain bisa melaksanakan penebusan melik, walau ia bukan Dalang Samirana yang mempunyai Taksu yang kuat ?. Jawabanya BISA !. Namun yang berjalan hanya seremonialnya saja secara sekala, sedangkan di niskala, biasanya menurut pengalam kami akan tidak berlaku.

Karena banyak kasus terjadi di Gedong Suci, sudah metebusan melik di tempat yang bukan diruwat seorang Dalang Samirana, masih sering sakit atau tabrakan, trus mepeluasan katanya meliknya belum mendapatkan โ€œSupatanโ€ dari Dalang Samirana.

Akhirnya ulang lagi metebusan di ( Dalang Samirana ) Ida Pinandita Nabe, Jro Dalang Badra, S.Sn.

Free Pewacakan Oton & Melik Online
Clik : wa.me/+6281339765505

APA SEBENARNYA ITU MELIK??

MELIK ITU SEBENARNYA MERUPAKAN SEBUAH ANUGRAH YANG LUAR BIASA, Jika Orang Itu Sudah Metebusin/Mebayuh Melik 3 Kali, Rajin2 Melukat dan Melaksanakan Pewintenan Saraswati. Biasanya Orang Seperti Ini Akan Jadi Orang Yang Sukses.

Bermatabat dan Kesihan Widhi. Kalau tidak mebayuh biasanya rejeki akan sret, sering bertengkar dirumah tangga tanpa henti, sakit sakitan, Salah paham dikeluarga berujung percerain, tak bisa punya keturunan dan bahkan berumur pendek.

INILAH ORANG MELIK YANG PATUT DITEBUSIN.

Ada Beberapa Jenis Melik, MELIK ADNYANA, MELIK CECIREN, MELIK KELAHIRAN.

MELIK ADNYANA, orang ini akan bisa merasakan, atau bisa melihat Roh Halus, dan bahkan bisa berkominikasi dengannya. Orang melik adnyana, biasanya diawali dengan mimpi mimpi ke Pura, Ketemu orang Pakain Putih, Ketemu Petapakan Bhatara ( Rangda atau Barong ), Mimpi Mesiat dengan Leak. Celakanya kalau dia ( orang melik ) kalah dalam mesiat lawan Leak, besok ia akan sakit dan bahkan mati mendadak. Orang melik Adnyana biasanya jadi Balian atau mangku.

MELIK CECIREN, orang melik ceciren ada tanda dalam tubuhnya, terkadang di dunia niskala atau di sekala kelihatan nya.

TANDA TANDA MELIK CECIREN

1. MELIK CAKRA, Ada berupa salah satu sanjata dewata nawa sanga dalam tubuhnya, kadang hanya bisa dilihat tokoh spiritual atau kelihatan nyata di kulit.

2. KADENGAN APIT WANGKE, kadengan ADA UJUNG kelamin/DISEKITARNYA. KADENGAN CELEDU NGIYAH Ada di Tengah Tengah Alis, Baik Kanan Atau Kiri.

3.Sujenan Di Bokong, 4. Rambut Putih Hanya Beberapa Helai Tak Bisa Hilang, 5. Rambut Gimbal, 6 Tangan Jari Lebih, 7. Lidah Poleng 8.Isuan Lebih Dari Satu Dan Masih Banyak Lagi.

MELIK KELAHIRAN, melik ini disebabkan oleh kelahiran manusia itu sendiri.
Diantaranya :

1. Orang yang lahir di Wuku Wayang
2. Anak Tunggal ( tak bersaudara )
4. Tiba sampir ( anak yang lahir berkalungkan tali pusar )
5. Tiba Angker ( anak yang lahir berbelit tali pusar/tidak menangis )
6. Jempina ( anak lahir premature )
7. Margana ( anak lahir ditengah perjalanan )
8. Wahana ( anak lahir ditengah keramaian )
9. Julungwangi ( anak lahir tatkala matahari terbit )
10. Julungsungsang ( anak lahir tatkala tepat tengah matahari )
11. Julung sarab / julung macan / julung caplok ( anak lahir menjelang matahari terbenam )
12. Walika ( orang kerdil )
13. Wujil ( orang cebol )
14. Kembar ( dua anak lahir bersamaan dalam sehari )
15. Buncing / Dampit ( dua anak beda jenis kelamin lahir bersamaan dalm sehari )
16. Tawang Gantungan ( anak kembar selisih satu hari )
17. Pancoran Apit Telaga ( tiga bersaurdara โ€“ perempuan โ€“ laki โ€“ perempuan )
18. Telaga Apit Pancoran ( laki โ€“ perempuan โ€“ laki )
19. Sanan Empeg ( anak lahir diapit saudaranya meninggal )
20. Pipilan ( Lima bersaurdara empat perempuan satu laki )
21. Padangon ( Lima bersaudara empat laki satu perempuan)
22. Lulang ( Bersaudara 2, keduanya perempuan)
23. Luluta ( Bersaudara 3, Ketiganya Lelaki)
24. Melik Rangda Tiga, Lahir Wuku Wariga, Warigadian, Pujut, Pahang, Orang bakat
25. Melik Nemu Kala Pati, Wuku Tolu, Dungulan, Menaik, Dukut, Klau
26. Lintang Bade, Wuku Ukir, Watugunung & Kamis Pon
27. Melik Was Penganten, Wuku Tolu Krukut, Dungulan, Menaik Dukut.

Selain kelahiran melik diatas ada juga beberapa kelahiran yang sangat memerlukan ruwatan khusus, untuk menetralisir efek negative kelahiran yang sangat lebih dominan mempengaruhi kelahiran seseorang.

KELAHIRAN MENURUT WUKU : Diantaranya Wuku Sinta, Ukir, Kulantir, Gumbreg, Wariga, Warigadian, Sungsang, Dunggulan, Kuningan, Langkir, Medangsia, Pujut, Pahang, Merakih, Tambir, Medangkungan, Uye, Perangbakat, Bala, Wayang, Dukut, dan Watugunung.

KELAHIRAN MENURUT SAPTAWARA PANCAWARA, Diantaranya : Redite Umanis, Redite Pon, Redite Kliwon, Coma Paing, Coma Pon, Coma Kliwon, Anggara Umanis, Anggara Wage, Anggara Kliwon, Buda Umanis, Buda Wage, Buda Kliwon, Wraspati Umanis, Wraspati Pahing, Wraspati Pon, Wraspati Kliwon, Sukra Umanis, Sukra Umanis, Sukra Paing, Sukra Pon, Sukra Kliwon, Saniscara Umanis, Sanicara Wage, Sanicara Kliwon.

Dari Kelahiran di atas, menurut Saptawara, Pancawa & Wuku, sebenarnya ada yang indikasi melik, ada yang Lintang Panes, Membuat Rejeki Merosot, Kesakitan, Mandul dll. Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.

โœ… ADAPUN LINTANG DAN KELAHIRAN YANG WAJIB DIBAYUH, KARENA โ€œ PANAS โ€œ

1. Orang yang Lintangan Bade ( Lahir Kamis Pon atau Wuku Watugunung dan Wuku Ukir )
2. Orang yang Lintangan Bubu Bolong. ( Lahir Jumat Paing )
3. Orang yang Lahir saat Tumpek, Tumpek Landep, Tumpek Kandang, dll
4. Lintang Salah Ukur ( Lahir Kamis Paing )
5. Lintang Prahu Pegat.( Kelahiran Jumat Pon )
6. Lintang Kala Sungsang ( Lahir Minggu Umanis )
7. Lintang Tangis ( Kelahiran Rabo Umanis )
8. Lintang Prahu Pegat ( Kelahiran Jumat Pon )

โœ… ADAPUN PETEMON/PERKAWINAN YANG SEBAIKNYA DITEBUSIN, KALAU HASILNYA KURANG BAIK, MENURUT TENUNG SAPTAWARA .

1. PETEMON NEMU SAPTAWARA, PANCAWARA WUKU
Artinya jika hari lahir sama, atau Pancawara sama, atau wukunya sama.

2. PETEMON BEDA KASTA/BEDA SOROH
Artinya sepasang suami istri yang beda soroh/beda kasta.

3. MENIKAH NEMU RANGDA TIGA
Menikah Saat Wuku Rangda Tiga, Diantaranya Wuku Pujut, Pahang, Wariga, Warigadian,Prangbakat & Menail.

4. PETEMON WAS PENGANTEN
Menikah kena wuku wuku yang berisi was penganten, diantaranya Wuku Tolu, Dunggulan, Menail, Dukut, & Krulut.

5. PETEMON DUKA LARA
Artinya sepasang suami istri yang sering sakit sakitan, atau salah satunya sakit tak sembuh sembuh.

6. PETEMON LAWAS
Artinya sudah menikah lebih dari 25 Tahun.

7. PETEMON DUKANING LARE
Artinya susah punya anak/anaknya sering meninggal.

8. PETEMON PEWACAKAN NEMU KAON
Artinya, petemon yang hasil wacakannya tidak baik.
Diantarnya :
โ€ข Minggu - Minggu berakibat sering sakit-sakitan
โ€ข Senin-Senin berakibat buruk
โ€ข Selasa-Selasa berakibat buruk
โ€ข Rabu-Rabu berakibat buruk
โ€ข Jumat-Jumat berakibat melarat
โ€ข Minggu-Senin berakibat banyak penyakit
โ€ข Minggu - Selasa berakibat melarat
โ€ข Minggu-Kamis berakibat konflik
โ€ข Minggu-Jumat berakibat yuana, senang
โ€ข Minggu-Sabtu berakibat melarat
โ€ข Jumat-Sabtu berakibat celaka
โ€ข Senen-Rabu berakibat beranak wadon (perempuan)
โ€ข Senen-Sabtu berakibat rezekian
โ€ข Selasa-Jumat berakibat pisah/cerai
โ€ข Selasa-Sabtu berakibat sering konflik
โ€ข Kamis-Sabtu berakibat pisah/cerai

9. PETEMON NEMU MELIK
Artinya sepasang suami istri yang sama sama punya melik.

10.PERKAWINAN BEDA KASTA/BEDA SOROH โ€œ Panesโ€ Juga Sebaiknya Dibayuh Karena โ€œPanesโ€

11.PERKAWINAN DUDU SEMARA โ€œ artinya telah terjadi pengianatan/selingkuh juga sebaiknya dibayuh.

12. GAMYA GEMANA/ PERKAWINAN SEDARAH โ€panesโ€ juga sebaiknya dibayuh.

โœ… PENEBUSAN LARE KEBEBUTAN DAN SALAH ARAN
Pebayuhan ini untuk anak anak yang membandel,tidak mau menurut kata orang, tidak mau masuk sekolah dll. Salah aran yang dimaksud disini ketika nama seseorang memada mada dewa, contoh misalnya namanya Dewa Acinta Putra atau Kadek Dewi Prabawati. Nama ini terkadang kurang baik bisa mendatangkan kebingungan, kesakitan, dan lain lain.

โœ… PENEBUSAN SALAH WETON

Menimnya pengetahuan orang tua di zaman serba moderen ini, membuat beberapa orang Tua Salah menentukan Oton anaknya.

Misalnya ketika ibu hamil masuk rumah sakit hari senin jam 11 malam, dan anaknya lahir jam 2 malam dihitung lahir hari selasa. Ini salah! Anak otonan nya hari Senin!!

Kenapa?

Perhitungan waktu bali untuk menentukan kelahiran "kedas lemahe" artinya jam 6 pagi. Bukan jam 12 malam.Kalau secara nasional pergantian waktu memang jam 12 malam, makanya tahun baru berganti jam 12 malam.Tapi secara Hindu, pergantian waktu/tahun baru mulai jam 6 pagi. Makanya nyepi dan pergantian tahun baru caka itu mulai jam 6 pagi selesai jam 6 pagi.

Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.
Untuk lebih jelasnya silahkan saja, datang ke Gedong Suci Usadha Agung Untuk Mewacakan Kelahiran, sambil Ngelereh Sewitra, Nanti kita bahas bersama sama.

๐๐€๐†๐ˆ ๐“๐„๐Œ๐€๐๐Ÿ ๐˜๐€๐๐† ๐“๐„๐‘๐†๐Ž๐‹๐Ž๐๐† ๐Œ๐„๐‹๐ˆ๐Š, ๐๐ˆ๐’๐€ ๐‰๐”๐†๐€ ๐ƒ๐€๐“๐€๐๐† ๐Š๐Ž๐๐’๐”๐‹๐“๐€๐’๐ˆ ๐’๐€๐€๐“ ๐‰๐€๐ƒ๐–๐€๐‹ ๐๐”๐Š๐€

๐’๐ž๐ฅ๐š๐ฌ๐š : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ ๐Ÿ๐Ÿ—:๐ŸŽ๐ŸŽ โ€“ ๐Ÿ๐Ÿ:๐ŸŽ๐ŸŽ ๐–๐ข๐ญ๐š
๐Š๐š๐ฆ๐ข๐ฌ : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ ๐Ÿ๐Ÿ—:๐ŸŽ๐ŸŽ โ€“ ๐Ÿ๐Ÿ:๐ŸŽ๐ŸŽ ๐–๐ข๐ญ๐š
๐’๐š๐›๐ญ๐ฎ : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ ๐ŸŽ๐Ÿ—:๐ŸŽ๐ŸŽ โ€“ ๐Ÿ๐Ÿ:๐ŸŽ๐ŸŽ ๐–๐ข๐ญ๐š
๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ: ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ ๐ŸŽ๐Ÿ—:๐ŸŽ๐ŸŽ โ€“ ๐Ÿ๐Ÿ:๐ŸŽ๐ŸŽ ๐–๐ข๐ญ๐š

๐ˆ๐ง๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข/๐ƒ๐š๐Ÿ๐ญ๐š๐ซ ๐“๐ฅ๐ฉ /WA ๐ŸŽ๐Ÿ–๐Ÿ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ—๐Ÿ•๐Ÿ”๐Ÿ“๐Ÿ“๐ŸŽ๐Ÿ“ / ๐ŸŽ๐Ÿ–๐Ÿ๐Ÿ‘๐Ÿ๐Ÿ“๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ‘๐Ÿ”๐Ÿ–๐Ÿ–

๐€๐‹๐€๐Œ๐€๐“ : ๐†๐„๐ƒ๐Ž๐๐† ๐’๐”๐‚๐ˆ ๐”๐’๐€๐ƒ๐‡๐€ ๐€๐†๐”๐๐† ๐๐€๐‹๐ˆ ๐๐ˆ๐’๐Š๐€๐‹๐€
๐๐š๐ง๐ฃ๐š๐ซ ๐๐ž๐ง๐ ๐จ๐ฌ๐ž๐ค๐š๐ง, ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐Œ๐š๐ฌ, ๐Š๐ž๐œ๐š๐ฆ๐š๐ญ๐š๐ง, ๐”๐›๐ฎ๐, ๐Š๐š๐›๐ฎ๐ฉ๐š๐ญ๐ž๐ง ๐†๐ข๐š๐ง๐ฒ๐š๐ซ. ๐’๐ž๐ฅ๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ฎ๐ซ๐š ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐๐š๐ง ๐๐ฎ๐ฌ๐ž๐ก, ๐‹๐ˆ๐‡๐€๐“ ๐๐€๐๐€๐ ๐๐€๐Œ๐€.

๐’๐”๐Š๐’๐„๐Œ๐€ ๐๐€๐†๐šฐ ๐˜๐€๐๐† ๐“๐„๐‹๐€๐‡ ๐๐†๐„๐’๐‡๐„๐‘ ๐๐Ž๐’๐“๐šฐ๐๐†๐€๐ ๐šฐ๐๐šฐ, ๐’๐„๐Œ๐Ž๐†๐€ ๐’๐„๐Œ๐€๐Š๐šฐ๐ ๐๐€๐๐˜๐€๐Š ๐˜๐€๐๐† ๐ƒ๐šฐ๐’๐„๐‹๐€๐Œ๐€๐“๐Š๐€๐, & ๐’๐„๐‡๐€๐“ ๐’๐„๐‹๐€๐‹๐”, ๐’๐„๐‘๐“๐€ ๐’๐„๐‰๐„๐Š๐šฐ ๐Œ๐„๐๐†๐€๐‹๐šฐ๐‘ ๐ƒ๐€๐‘๐šฐ ๐’๐„๐†๐€๐‹๐€ ๐€๐‘๐€๐‡.

๐—ฆ๐—˜๐— ๐—˜๐—ง๐—ข๐—ก ๐—›๐—”๐— ๐—œ๐—Ÿ ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—ก๐—œ๐—ž๐—”๐—› ?๐—œ๐—ป๐—ถ ๐—˜๐—ณ๐—ฒ๐—ธ ๐—ก๐—ถ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—น๐—ฎโŸ ๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐˜‚ ๐——๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—ถ & ๐—”๐—ป๐˜๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€๐—ถZaman semakin berkembang, Begitu Banyak A...
30/04/2026

๐—ฆ๐—˜๐— ๐—˜๐—ง๐—ข๐—ก ๐—›๐—”๐— ๐—œ๐—Ÿ ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—ก๐—œ๐—ž๐—”๐—› ?
๐—œ๐—ป๐—ถ ๐—˜๐—ณ๐—ฒ๐—ธ ๐—ก๐—ถ๐˜€๐—ธ๐—ฎ๐—น๐—ฎโŸ ๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐˜‚ ๐——๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—บ๐—ถ & ๐—”๐—ป๐˜๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€๐—ถ

Zaman semakin berkembang, Begitu Banyak Ajaran Leluhur Terdahulu Yang Kita Langgar Dengan Tujuan Baik, Tpi Tidak Mengetahui Efek Niskala di Kehidupan Mendatang.

Salah Satunya " Hamil Dulu Sebelum Nikah ". Hal ini sering dianggap biasa di zaman sekarang, dengan berbagai alasan pembenaran. Bolelah....itu hak masing masing....

Tpi kami yang sering berkecimpung dibidang ini, sering merasa iba dengan hal ini ketika sudah berefek secara niskala.

Contoh Saja Namanya Kadek, Awalnya ini anak baik baik saja. Tpi usia remaja mendadak menjadi pembangkang, s**a berkeliaran malam, raut mukanya tak metaksu, Susah Menerima Pelajaran, hilangnya kasih sayang pada dirinya, dikasi tau terlalu sering, bilang mau bunuh diri, dll.

Kok Begitu ??

Karena Orang Yang Hamil Sebelum Menikah, Dipercaya Manutin Sastra Roh Yang Reinkarnasi Adalaha Butha Kamaligi. Roh ini bisa berkuasa 100% atau bisa juga melekat pada roh leluhur yang rengkarnasi.

Apa Itu Butha Kamaligi Jro ?

Butha Panca Kamaligi, ada roh roh yang gentayangan, tidak bisa masuk ke sorga, tpi sangat ingin rengkarnasi.

Solusinya Bagaimana ?

๐™ฐ๐š—๐šŠ๐š”, ๐™ธ๐š‹๐šž & ๐™ฐ๐šข๐šŠ๐š‘, ๐š‚๐šŽ๐š‹๐šŠ๐š’๐š”๐š—๐šข๐šŠ ๐š๐š’ ๐™ฑ๐šŠ๐šข๐šž๐š‘ ๐™ฟ๐šŽ๐š–๐šŠ๐š›๐š’๐šœ๐šž๐š๐š‘๐šŠ ๐™ฐ๐š๐š–๐šŠ ๐™ฟ๐šŠ๐š—๐šŒ๐šŠ ๐™ฑ๐šž๐š๐š‘๐šŠ ๐™บ๐šŠ๐š–๐šŠ๐š•๐š’๐š๐š’.

๐Š๐š๐ฆ๐ข ๐†๐ž๐ฅ๐š๐ซ ๐Š๐ž๐ฆ๐›๐š๐ฅ๐ข ๐€๐œ๐š๐ซ๐š ๐๐ž๐›๐š๐ฒ๐ฎ๐ก๐š๐ง๐ง๐ฒ๐š ๐’๐ž๐œ๐š๐ซ๐š ๐Œ๐š๐ง๐๐ข๐ซ๐ข ( ๐๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐Œ๐š๐ฌ๐ฌ๐š๐ฅ ), ๐Œ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ ๐Ÿ๐Ÿ’ ๐Œ๐ž๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”.

๐Š๐จ๐ง๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐š๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ฌ๐š ๐ฅ๐š๐ง๐ ๐ฌ๐ฎ๐ง๐  ๐ƒ๐ž๐ง๐ ๐š๐ง ๐‰๐ซ๐จ ๐Œ๐š๐ง๐ ๐ค๐ฎ ๐ƒ๐š๐ฅ๐š๐ง๐  ๐๐š๐๐ซ๐š, Clik wa.me/081339765505

๐‰๐ˆ๐Š๐€ ๐’๐„๐Œ๐„๐“๐Ž๐ ๐€๐ƒ๐€ ๐ƒ๐ˆ ๐๐Ž๐’๐ˆ๐’๐ˆ ๐ˆ๐๐ˆ, ๐‹๐„๐๐ˆ๐‡ ๐‚๐„๐๐€๐“ ๐‹๐„๐๐ˆ๐‡ ๐๐€๐ˆ๐Š.
๐๐š๐ ๐ข ๐’๐ž๐ฆ๐ž๐ญ๐จ๐ง ๐˜๐š๐ง๐  ๐ˆ๐ง๐ ๐ข๐ง ๐Š๐จ๐ง๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐š๐ฌ๐ข ๐‹๐š๐ง๐ ๐ฌ๐ฎ๐ง๐  ๐๐ข๐ฌ๐š ๐ƒ๐š๐ญ๐š๐ง๐  ๐’๐š๐š๐ญ

๐‰๐š๐๐ฐ๐š๐ฅ ๐๐ฎ๐ค๐š.

๐’๐„๐‹๐€๐’๐€ : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ 19:00 โ€“ 21:00 ๐–๐ข๐ญ๐š
๐Š๐€๐Œ๐ˆ๐’ : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ 19:00 โ€“ 21:00 ๐–๐ข๐ญ๐š
๐’๐€๐๐“๐” : ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ 09:00 โ€“ 12:00 ๐–๐ข๐ญ๐š
๐Œ๐ˆ๐๐†๐†๐”: ๐๐ฎ๐ค๐ฎ๐ฅ 09:00 โ€“ 12:00 ๐–๐ˆ๐ญ๐š

๐ƒ๐€๐…๐“๐€๐‘/๐ˆ๐๐…๐Ž๐‘๐Œ๐€๐’๐ˆ ๐–๐€ ๐“๐‹๐ ๐ŸŽ๐Ÿ–๐Ÿ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ—๐Ÿ•๐Ÿ”๐Ÿ“๐Ÿ“๐ŸŽ๐Ÿ“

๐‹๐Ž๐Š๐€๐’๐ˆ ๐”๐๐€๐‚๐€๐‘๐€ : ๐๐”๐‘๐ˆ ๐˜๐€๐ƒ๐๐˜๐€ โ€“ ๐‰๐š๐ฅ๐š๐ง ๐‘๐š๐ฒ๐š ๐๐ฒ๐ฎ๐ก ๐Š๐ฎ๐ง๐ข๐ง๐  โ€“ ๐Œ๐š๐ฌ โ€“ ๐”๐›๐ฎ๐ โ€“ ๐†๐ข๐š๐ง๐ฒ๐š๐ซ โ€“ ๐๐š๐ฅ๐ข โ€“ ๐ฌ๐ž๐›๐ž๐ฅ๐š๐ก ๐“๐ข๐ฆ๐ฎ๐ซ ๐’๐ž๐ญ๐ซ๐š ๐ƒ๐ž๐ฌ๐š ๐€๐๐š๐ญ ๐๐ฒ๐ฎ๐ก ๐Š๐ฎ๐ง๐ข๐ง๐ , ๐‹๐ˆ๐‡๐€๐“ ๐๐€๐๐€๐ ๐๐€๐Œ๐€

"TEBUS KARMA KAON", PERNAH MEKIRET AGAR TIDAK BEREFEK KE ANAK CUCU๐™€๐™›๐™š๐™  ๐™†๐™–๐™ง๐™ข๐™– ๐™†๐™š๐™๐™ž๐™™๐™ช๐™ฅ๐™–๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™–, ๐™†๐™š๐™จ๐™–๐™ ๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ฃ ๐™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ ๐™๐™ข๐™ช๐™ง & ๐™†๐™š๐™ฃ๐™– ...
29/04/2026

"TEBUS KARMA KAON", PERNAH MEKIRET AGAR TIDAK BEREFEK KE ANAK CUCU

๐™€๐™›๐™š๐™  ๐™†๐™–๐™ง๐™ข๐™– ๐™†๐™š๐™๐™ž๐™™๐™ช๐™ฅ๐™–๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™–, ๐™†๐™š๐™จ๐™–๐™ ๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ฃ ๐™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ ๐™๐™ข๐™ช๐™ง & ๐™†๐™š๐™ฃ๐™– ๐™†๐™ช๐™ฉ๐™ช๐™  ๐™๐™ช๐™Ÿ๐™ช๐™ ๐™†๐™š๐™ฉ๐™ช๐™ง๐™ช๐™ฃ๐™–๐™ฃ

แดœแด˜แด€แด„แด€ส€แด€ แด…ษช ษขแด‡สŸแด€ส€ แด‹แด‡แดส™แด€สŸษช Rabu 27 Mei 2026, แด˜แด‡ษดแด‡ส™แดœ๊œฑแด€ษด ๊œฑแด‡ษขแด€สŸแด€ แดŠแด‡ษดษช๊œฑ แดแด‡สŸษชแด‹, แด‹แด€แดŠแด€ษดษข แด‹สŸษชแดกแดษด 28 Mei 2026

Daftar di WA DM/WA 081 231 899 594 / 081339765505

Upacara Atma Pratista/Warak Keruron merupakan penyucian roh bayi, yang keguguran secara tidak sengaja. Mulai usia kandungan seminggu dan seterusnya dalam kandungan.

Mekiret/Keguguran bukan karena disengaja melainkan disebabkan oleh janin tidak berkembang, ibunya sakit, jatuh, pendarahan, salah makan, kecapean, hamil anggur dan lain sebagainya.

Bagaimana kalau disengaja???

Tentu itu dosannya sangat besar, selain harus di pertanggung jawabkan secara hukum yang berlaku secara sekala dan secara hukum niskala, seperti upacara Warak Keruron kalau hal itu sudah terlanjur terjadi.

Kalau belum, jangan sekali sekali punya niat untuk menggugurkan kandungan, bisa kena kutuk 7 keturunan, hidup generasi penerus tidak โ€œ nemu Widhi/Sangsaraโ€.

Sudah ribuan umat menyelenggarakan upacara ini di tempat kami. Kalau dihitung per bulan kisaran 70 -100 orang.

Menurut pengalaman kami, kasus kehidupan yang diakibatkan oleh keguguran yang tidak diupacarai ini.

Kalau dipersentasekan 40 % mengalami kesakitan di tengah umur ( umur diatas 50 th mengalami sakit tak jelas/tak kunjung sembuh).

Selain itu 30 & mengalami kemerosotan rejeki/bangkrut/pengasilan banyak tapi tetep kekurangan, dan 30 % mengalami masalah percintaan, sulit jodoh, rebut dalam rumah tangga bagi yang sudah nikah, sulit mempunyai keturunan, jika punya anak tidak teteg/cacad/tidak bisa dinesehati & perceraian.

Banyak juga yang menyangkal ketika masih sehat, kantong tebel. Anak yang gugur itu tidak patut diklungkah, karena masih berupa darah, belum berwujud dan lain sebagainya.

Memang sangat bener itu TIDAK PERLU DIKULUNGAH. KARENA Upacara NGLUNGAH ITU UPACARA UNTUK BAYI YANG TELAH LAHIR MENINGGAL SETELAH KEPUS PUSER.

UPACARA NGLUNGLAH UNTUK BAYI BUKAN UNTUK JANIN. Kalau masih janin, upacaranya Atma Pratista, Pebayuhan Semara Rekha & Warak keruron.

Sangat Penting DIKETAHUI, kami sudah melaksanakan upacara warak keruron ini, semenjak tahun 2008. Saat itu tidak belum begitu ramai, orang melaksanakannya.

Kini sudah banyak sekali, orang yang melaksanakan di tempat tempat spiritual yang melaksanakan upacara ini. Itu hal yang sangat baik, berarti pemahaman kita sebagai umat semakin luas tentang ajaran agama.

Namun, bagi teman2 yang awam terhadap hal seperti ini. Perlu kami jelaskan ada beberapa kelebihan jika upacara warak keruron di tempat kami.

1. Upacara Warak Keruron ini, sudah langsung sekalian dengan Pabayuhan Sang Hyang Semara Rekha. Jadi upacara warak Keruron, Untuk Mengupacai anak yang gugur.

Sedangkan Pebayuhan Semara Rekha, Untuk penyucian kembali orang tua Pasca Keguguran. Jadi โ€œsekali dayung 2 pulau terlampauiโ€ ( Di tempat lain hanya Warak Keruron saja ).

2. Dalam rangkain upacara warak keruron di tempat kami, berisi acara โ€œMEGENDU WIRASA RAREโ€, jadi biasanya setiap orang ikut upacara akan bisa merasakan kedatangan roh anaknya langsung. Mereka menangis dan saling curhat dalam hati meminta maaf. ( Di tempat lain tidak ada ).

3. Upacara kami ada secara tertutup/tidak boleh direkam/difoto tanpa izin dan dipublikasikan. Kenapa ? Untuk melindungi identitas yang ikut upacara agar tidak tersebar luas di media sosial, dan yang bisa menimbulkan isu sara. Karena banyak yang ikut upacara Nyilib ( rahasia ) dari keluarganya karena masalah masalalu.

Kami Kembali Menggelar Upacara Atma Pratista & Warak keruron, untuk janin yang pernah dikiret dan pebayuhan Semara Rekha Untuk orang tua yang pernah melaksanakan keguguran/mekiret.

Bagi yang tidak bisa melaksanakan secara bersama, kami juga bisa melaksanakan secara pribadi/mandiri, sesuai duasa yang ada.

Informasi/Daftar Tlp WA 081231899594 /Clik : wa.me/+6281339765505

BAGI TEMAN2 YANG INGIN IKUT ACARA INI, BISA JUGA DATANG KONSULTASI SAAT JADWAL BUKA

Selasa : Pukul 19 :00 โ€“21 : 00 Wita
Kamis : Pukul 19 :00 โ€“21 : 00 Wita
Sabtu : Pukul 09:00 โ€“12 : 00 Wita
Minggu: Pukul 09:00 โ€“12 : 00 Wita

ALAMAT : GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA
Banjar Pengosekan, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar. Selatan Pura Desa dan Puseh, LIHAT PAPAN NAMA.

๐—๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—ก๐—”๐—› ๐— ๐—˜๐—ก๐—จ๐—ก๐——๐—” ๐—ก๐—จ๐—ก๐——๐—” ๐— ๐—˜๐—ง๐—˜๐—•๐—จ๐—ฆ๐—”๐—œ๐—ก MELIKMEBOYE NEMU SENGKALA, PESAJA NEMU BAGYA Kami Kembali Menggelar  Kembali Pene...
29/04/2026

๐—๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—ก๐—”๐—› ๐— ๐—˜๐—ก๐—จ๐—ก๐——๐—” ๐—ก๐—จ๐—ก๐——๐—” ๐— ๐—˜๐—ง๐—˜๐—•๐—จ๐—ฆ๐—”๐—œ๐—ก MELIK

MEBOYE NEMU SENGKALA, PESAJA NEMU BAGYA

Kami Kembali Menggelar Kembali Penebusan Melik Ngingkup Agung, ๐‹๐ข๐ง๐ญ๐š๐ง๐  ๐๐š๐ง๐ž๐ฌ, ๐’๐š๐ฅ๐š๐ก ๐€๐ซ๐š๐ง, ๐’๐š๐ฅ๐š๐ก ๐–๐ž๐ญ๐จ๐ง, ๐๐ž๐ญ๐ž๐ฆ๐จ๐ง ๐๐ž๐ฆ๐ฎ ๐€๐ฅ๐š, ๐’๐š๐ฉ๐ฎ๐ก ๐‹๐š๐ซ๐š ๐๐ž๐ฆ๐š๐ง๐ฎ๐ฆ๐š๐๐ข๐š๐ง, ๐ƒ๐ฅ๐ฅ. ๐Š๐š๐ฆ๐ข ๐ ๐ž๐ฅ๐š๐ซ ๐ค๐ž๐ฆ๐›๐š๐ฅ๐ข, ๐Š๐š๐ฃ๐š๐ง๐  ๐Š๐ฅ๐ข๐ฐ๐จ๐ง ๐Ÿ๐Ÿ– MEI ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”

๐˜œ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜Ž๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ณ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜œ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ค๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ต๐˜ฎ๐˜ข ๐˜—๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ด๐˜ต๐˜ข ( ๐˜ž๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜’๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜“๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฑ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜—๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜บ๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข ๐˜™๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜ข ), RABU ๐Ÿ๐Ÿ• MEI ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ”.

๐”๐ฉ๐š๐œ๐š๐ซ๐š ๐ƒ๐ข๐ฉ๐ž๐ซ๐ฎ๐ง๐ญ๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐๐š๐ ๐ข ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ฉ๐ž๐ซ๐ง๐š๐ก ๐ค๐ž๐ ๐ฎ๐ ๐ฎ๐ซ๐š๐ง/๐Œ๐ž๐ค๐ข๐ซ๐ž๐ญ, ๐๐š๐ซ๐ข ๐ฎ๐ฌ๐ข๐š ๐ฌ๐ž๐ฆ๐ข๐ง๐ ๐ ๐ฎ & ๐ฌ๐ž๐ญ๐ž๐ซ๐ฎ๐ฌ๐ง๐ฒ๐š. ๐€๐ ๐š๐ซ ๐ญ๐ข๐๐š๐ค ๐ง๐ ๐ž๐ซ๐ฎ๐›๐ž๐๐š ๐ค๐ž๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ๐š๐ง ๐จ๐ซ๐š๐ง๐  ๐ญ๐ฎ๐š๐ง๐ฒ๐š.

๐˜‹๐˜ข๐˜ง๐˜ต๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ž๐˜ˆ ๐˜‹๐˜”/๐˜ž๐˜ˆ ๐ŸŽ๐Ÿ–๐Ÿ ๐Ÿ๐Ÿ‘๐Ÿ ๐Ÿ–๐Ÿ—๐Ÿ— ๐Ÿ“๐Ÿ—๐Ÿ’ / ๐ŸŽ๐Ÿ–๐Ÿ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ—๐Ÿ•๐Ÿ”๐Ÿ“๐Ÿ“๐ŸŽ๐Ÿ“

Free Pewacakan Oton & Melik Online
Clik : wa.me/+6281339765505

Berbicara mengenai melik tentu sudah tidak asing lagi dengan Jro Mangku Dalang Badra, yang merupakan seorang Dalang Samirana. Setiap hari kediaman Beliau, selalu didatangi oleh umat dari seluruh Bali & luar Bali untuk melaksanakan penebusan melik.

Tentu tersirat pertanyaan dalam hati semeton pembaca, kenapa Beliau dicari untuk melaksanakan penebusan melik ?

Apa Sebenarnya melik itu ?

Ketika kita berkaca pada tutur/nasehat leluhur terdahulu, โ€œ Cening Yening Pemanudian Cening Medaging Melik, Gelisin Tunasin Penglukatan Sudhamala Lan Asta Pungku, Mangda lantang Tuwuh Ceningeโ€.

Selain itu jika kita menyaksikan pergelaran Wayang Sapuh Leger, dalam sebuah lakon kawi dalang, sering juga diceritakan bahwa orang yang melik terlahir wuku wayang dan melik lainnya, akan tidak dimangsa oleh Ida Bhatara Kala ( Tidak Umur Pendek ) ketika sudah melaksanakan Pengruwatan oleh Seorang Dalang Samirana.

Karena merupakan sebuah Bisama Dari Ida Bhatara Kala, begini ceritanya dalam sebuah pertujukan kawi dalang Wayang Sapuleger โ€œ Ehh..Pwa Kita Dalang Samirana, apan ingulun pisalah anadah yeki saji, tetadah ingulan, penugran Bhatara Siwa, kesujatian jatma manusa pemanumadian wuku wayang muang melik, mangke ane bisama ingulan, maring dalang samirana. Yan ana manusa pemanumadian wuku wayang muang melik maring mercapada, yan sida angelaraken pengruatan maring dalamg samirana, natan ingulun ketadah, gentosange ikanang sajiโ€..

Artinya : โ€œ Ih..engkau Dalang Samirana, saya tersadar salah karena sudah memakan upakara Dalang Samirana ini, sesungguhnya makanan saya adalah orang lahir wuku wayang dan melik, atas anugrah Bhatara Siwa.

Untuk menebus dosa/kesalahan ini, sebagai gantinya siapapun nanti yang terlahir wuku wayang dan melik, kalau sudah mendapatkan Pengruatan oleh dalang samirana, tidak akan saya makan lagi, ia akan jadi manusia yang berbudi dan panjang umurโ€.

Kalau dihitung dari tahun 2008 beliau sudah rutin mengadakan penebusan melik bersama tiap bulannya untuk meringankan biaya. Kalau dihitung cloternya sudah mencapai 204 cloter, rata rata peserta yang ikut 250 peserta โ€“ 500 peserta. Jadi kalau dipikir pikir, jam terbang Beliu menangani kasus orang melik sudah tidak perlu diragukan.

Selain itu tiap hari juga banyak umat datang untuk melaksanakan penebusan meliki secara pribadi. Ketika hari baik datang, Beliau sudah terbiasa mumput puluhan kali, dari jam 6 pagi sampe jam 5 :30 pagi dini hari besoknya.

Umat yang sudah pernah mebayuh di Purnama, Tilem, Wuku Wayang dan hari baiknya pasti sudah pernah merasakan mendapat giliran jam 5 pagi. โ€œ Umat sering bilang begini โ€œ Padelam Jrone Pasti Leleh Gati, Sakewale Yensing Mula Titah Niskala, sing ada jatma normal sekuat nika. Pasti suba sakit dan menyerahโ€

Tapi sekarang sudah banyak tempat tempat yang melaksanakan penebusan melik massal, namun terkadang mendatang cerita baru di Puri Yadnya.

1. Sebut saja nama nya Gusde, sudah pernah metebusan melik ditempat lain/bukan seorang Dalang Samirana. Namun datang lagi ke Jro Dalang Badra. Ketika ditanya, begini jawaban orang tuanya, โ€œ anak tiang niki dumun sampun pernah metebusan melik Jro Dalang.

Sakewanten dugas niki tabrakan sampai niki tangannya patah, titiang mepeluasan, katanya penebusan melik anak tiang durung ketrima/temus ring niskala, duaning durung polih Penglukatan Asta Pungku & Sudhamala ring Dalang Samirana. Nika mawinan tiang jagi ngulang meriki metebusan, soalnya semeton di desa tiange sami metebusan melik drikiโ€.

2. Sebut saja namanya Kadek Ratih, datang dari pengujung barat Pulau Bali, perjalanan kurang lebih 4 jam sampai di Puri Yadnya, dan dapat waktu penebusan melik, kebetulan rainan Purnama dapat jam 5 pagi.

Ketika ditanya โ€œ Dados saking joh metebusan melik meriki ? Polih jam 5 pagi ?

Jawabnya begini โ€œ Jarak ten dados halangan, polih seger nika sane paling utama. Pang ten kadi semeton tiange, takut ngetel payu mekebyos, lebihan hitungan ajak metebusan mriki dumun akhirne batal, mangkin anaknyane sampun melinggih ring Dewa Hyang ( Sudah meninggal dan diaben ).

3. Lain ceritanya dengan Pak Wayan Rudi, semua anaknya dari bayuh oton penebusan melik, menek kelih dilaksanakan di Puri Yadnya. Ketika ditanya, โ€œsampun sami anak alit mebayuh ? Bwihโ€ฆ anak tiang sami keupekaren driki.

Semeton ring desa akhweh taler ajak tiang mriki, duaning nakenan, cingake fotone di Fb. Bagi tiang pribadi, tiang sangat semangat ikut upacara driki, duaning โ€œ JEG NYUSUP MANTRANEโ€ Mantu tiang 3 tahun mandul, wusan mebayuh sampun hamil mangkin. Mebukti nika sekala niskala, artinya tak sekedar seremonial mantenโ€.

Banyak lagi kisah tentang hal seperti ini yang sudah sering ditulis di media sosial untuk menyadarkan dan memberikan pencerahan. Ini semua merupakan realita dan fakta, jika teman2 berkujung ke Puri Yadnya bisa di cek di buku tamu pendaftaran penangkilan Beliau, dan bisa juga di lihat di fb & Tikt0k โ€œ Puri Yadnyaโ€.

Pesan kami : urusan niskala, punya etika dan sesana masing masing, terkadang tidak bisa ditawar dengan ego manusia. Sebuah mantra bisa dihapalkan dan pakaian putih bisa dibeli.

Namun Taksu itulah yang tidak bisa diberikan kepada sembarangan orang.

Makanya ada istilah โ€œ Tusing Karuan Ane Bisa Dadi โ€œ, artinya walaupun kita sepinter apapun kita dengan hal hal niskala, kalau tidak โ€œkeicen taksuโ€ dan tugas dari niskala, biasanya itu tidak akan menghasilkan apa apa.

Jro Dalang Badra, yang merupakan sarjana Pedalangan yang lulus dengan come laude ini, sebenarnya tidak ingin dan punya angan angan untuk menjadi pengusadha niskala.

Beliau merupakan seorang pegawai negeri, yang harus pensiun dini di tahun 2019 untuk mengemban tugas niskala.

Beliau tidak memilih, tapi dipilih oleh โ€œalam nisโ€ ini untuk mengemban tugas ini. Beliau sudah berusaha menolak, tpi apa daya 10 hari Beliau pernah sekarat, hidup terasa mati, kalau minta mati juga tak mau mau meninggal.

Akhirnya Beliau menyanggupi tugas ini, untuk memberi pengruwataan Asta Pungku & Sudhamala, Taksuning Mpu Leger, Gegelaran Dalang Samirana. Itu sebabnya taksunya tidak putus putus, terbukti dari banyaknya umat yang selalu datang untuk berkonsultasi tentang hal hal niskala.

APA ITU MELIK ?

MELIK ADNYANA/WIDHI, Orang melik adnyana, biasanya diawali dengan mimpi mimpi ke Pura, Ketemu orang Pakain Putih, Ketemu Petapakan Bhatara ( Rangda atau Barong ), Mimpi bersenggama dengan orang tak dikenal/keluarga, Mimpi Mesiat dengan Leak.
Celakanya kalau dia ( orang melik ) kalah dalam mesiat lawan LIak, besok ia akan sakit dan bahkan meninggal saat tidur.

Orang melik adnyana biasanya berpotensi jadi Balian atau mangku kalau dia punya keturuan/waris mangku/balian dan senang belajar spiritual.

Kalau meliknya sudah keras, lama ditebusin orang melik adnayana ini akan bisa merasakan, atau bisa melihat Roh Halus, dan bahkan bisa berkominikasi dengannya.

TANDA TANDA MELIK CECIREN

1.MELIK CAKRA, Artinya Ada berupa salah satu sanjata dewata nawa sanga dalam tubuhnya, kadang hanya bisa dilihat tokoh spiritual atau kelihatan nyata di kulit.

2. Kadengan Apit Wangke, ada kadengan di kelamin/disekitaranya. Kadengan Celedung Nginyah ada di tengah tengah alis.

3.Sujenan Di Bokong, 4. Rambut Putih Hanya Beberapa Helai Tak Bisa Hilang, 5. Rambut Gimbal, 6 Jari Tangan/Kaki Lebih, 7. Lidah Poleng, 8.Isuan Lebih dari satu dll.

MELIK KELAHIRAN:

1. Orang yang lahir di Wuku Wayang
2. Anak Tunggal ( tak bersaudara )
3. Tiba sampir ( anak yang lahir berkalungfkan tali pusar )
4. Tiba Angker ( anak yang lahir berbelit tali pusar/tidak menangis )
5. Jempina ( anak lahir premature )
6. Margana ( anak lahir ditengah perjalanan )
7. Wahana ( anak lahir ditengah keramaian )
8. Julungwangi ( anak lahir tatkala matahari terbit )
9. Julungsungsang ( anak lahir tatkala tepat tengah matahari )
10. Julung sarab / julung macan / julung caplok ( anak lahir menjelang matahari terbenam )
11. Walika ( orang kerdil )
12. Wujil ( orang cebol )
13. Kembar ( dua anak lahir bersamaan dalam sehari )
14. Buncing / Dampit ( dua anak beda jenis kelamin lahir bersamaan dalm sehari )
15. Tawang Gantungan ( anak kembar selisih satu hari )
16. Pancoran Apit Telaga ( tiga bersaurdara โ€“ perempuan โ€“ laki โ€“ perempuan )
17. Telaga Apit Pancoran ( laki โ€“ perempuan โ€“ laki )
18. Sanan Empeg ( anak lahir diapit saudaranya meninggal )
19. Pipilan ( Lima bersaurdara empat perempuan satu laki )
20. Padangon ( Lima bersaudara empat laki satu perempuan)
21.Lulang ( Bersaudara 2, Keduanya Perempuan )
22. Luluta ( Bersaudara 3, Ketiganya Lelaki )
23. Kedukan ( Bersaudara 3, Ketiganya perempuan )
24. Melik Rangda Tiga, Lahir Wuku Wariga, Warigadian, Pujut, Pahang, Prangbakat
25. Melik Nemu Kala Pati, Wuku Tolu, Dunggulan, Menail, Dukut, Klawu
26. Lintang Bade, Wuku Ukir, Watugunung, & Kamis Pon
27. Melik Waspenganten, Wuku Tolu, Krulut, Dunggulan, Menail, Dukut

Selain kelahiran melik diatas ada juga beberapa kelahiran yang sangat memerlukan ruwatan khusus, untuk menetralisir efek negative kelahiran yang sangat lebih dominan mempengaruhi kelahiran seseorang.

KELAHIRAN MENURUT WUKU :

Diantaranya Wuku Sinta, Ukir, Kulantir, Gumbreg, Wariga, Warigadian, Sungsang, Dunggulan, Kuningan, Langkir, Medangsia, Pujut, Pahang, Merakih, Tambir, Medangkungan, Uye, Perangbakat, Bala, Wayang, Dukut, dan Watugunung.

KELAHIRAN MENURUT SAPTAWARA PANCAWARA,

Diantaranya : Redite Umanis, Redite Pon, Redite Kliwon, Coma Paing, Coma Pon, Coma Kliwon, Anggara Umanis, Anggara Wage, Anggara Kliwon, Buda Umanis, Buda Wage, Buda Kliwon, Wraspati Umanis, Wraspati Pahing, Wraspati Pon, Wraspati Kliwon, Sukra Umanis, Sukra Umanis, Sukra Paing, Sukra Pon, Sukra Kliwon, Saniscara Umanis, Sanicara Wage, Sanicara Kliwon.

Dari Kelahiran di atas, menurut Saptawara, Pancawa & Wuku, sebenarnya ada yang indikasi melik, ada yang Lintang Panes, Membuat Rejeki Merosot, Kesakitan, Mandul dll.

Namun tidak bisa kami jelaskan satu persatu, karena terlalu panjang penjabarannya.

Untuk lebih jelasnya silahkan saja, datang ke Gedong Suci Usadha Agung Untuk Mewacakan Kelahiran, sambil Ngelereh Sewitra, Nanti kita bahas bersama sama.

ADAPUN PETEMON/PERKAWINAN YANG SEBAIKNYA DITEBUSIN, KALAU HASILNYA KURANG BAIK, MENURUT TENUNG SAPTAWARA .

1. PETEMON NEMU SAPTAWARA, PANCAWARA WUKU
Artinya jika hari lahir sama, atau Pancawara sama, atau wukunya sama.

2. PETEMON BEDA KASTA/BEDA SOROH
Artinya sepasang suami istri yang beda soroh/beda kasta.

3. MENIKAH NEMU RANGDA TIGA
Menikah Saat Wuku Rangda Tiga, Diantaranya Wuku Pujut, Pahang, Wariga, Warigadian,Prangbakat & Menail.

4. PETEMON WAS PENGANTEN
Menikah kena wuku wuku yang berisi was penganten, diantaranya Wuku Tolu, Dunggulan, Menail, Dukut, & Krulut.

5. PETEMON DUKA LARA
Artinya sepasang suami istri yang sering sakit sakitan, atau salah satunya sakit tak sembuh sembuh.

6. PETEMON LAWAS
Artinya sudah menikah lebih dari 25 Tahun.

7. PETEMON DUKANING LARE
Artinya susah punya anak/anaknya sering meninggal.

8. PETEMON PEWACAKAN NEMU KAON
Artinya, petemon yang hasil wacakannya tidak baik.
Diantarnya :
โ€ข Minggu - Minggu berakibat sering sakit-sakitan
โ€ข Senin-Senin berakibat buruk
โ€ข Selasa-Selasa berakibat buruk
โ€ข Rabu-Rabu berakibat buruk
โ€ข Jumat-Jumat berakibat melarat
โ€ข Minggu-Senin berakibat banyak penyakit
โ€ข Minggu - Selasa berakibat melarat
โ€ข Minggu-Kamis berakibat konflik
โ€ข Minggu-Jumat berakibat yuana, senang
โ€ข Minggu-Sabtu berakibat melarat
โ€ข Jumat-Sabtu berakibat celaka
โ€ข Senen-Rabu berakibat beranak wadon (perempuan)
โ€ข Senen-Sabtu berakibat rezekian
โ€ข Selasa-Jumat berakibat pisah/cerai
โ€ข Selasa-Sabtu berakibat sering konflik
โ€ข Kamis-Sabtu berakibat pisah/cerai

9. PETEMON NEMU MELIK
Artinya sepasang suami istri yang sama sama punya melik.

10.PERKAWINAN BEDA KASTA/BEDA SOROH โ€œ Panesโ€ Juga Sebaiknya Dibayuh Karena โ€œPanesโ€

11.PERKAWINAN DUDU SEMARA โ€œ artinya telah terjadi pengianatan/selingkuh juga sebaiknya dibayuh.

12. GAMYA GEMANA/ PERKAWINAN SEDARAH โ€panesโ€ juga sebaiknya dibayuh.

PEBAYUHAN LARE KEBEBUTAN DAN SALAH ARAN.

Pebayuhan ini untuk anak anak yang membandel,tidak mau menurut kata orang, tidak mau masuk sekolah dll. Salah aran yang dimaksud disini ketika nama seseorang memada mada dewa, contoh misalnya namanya Dewa Acintya Putra atau Kadek Dewi Prabawati. Nama ini terkadang kurang baik bisa mendatangkan kebingungan, kesakitan, dan lain lain.

PEBAYUHAN SALAH WETON

Menimnya pengetahuan orang tua di zaman serba moderen ini, membuat beberapa orang Tua Salah menentukan Oton anaknya.

Misalnya Ketika Ibu Hamil Masuk Rumah Sakit HARI SENIN Jam 11 malam, dan anaknya LAHIR JAM 2 MALAM Dihitung LAHIR HARI SELASA.

INI SALAH! ANAK OTONAN NYA HARI SENIN!

KENAPA?

Perhitungan waktu bali untuk menentukan kelahiran "kedas lemahe" artinya jam 6 pagi. Bukan jam 12 malam.

Kalau secara nasional pergantian waktu memang jam 12 malam, makanya tahun baru berganti jam 12 malam.

Tapi secara Hindu, pergantian waktu/tahun baru mulai jam 6 pagi. Makanya nyepi dan pergantian tahun baru caka itu mulai jam 6 pagi selesai jam 6 pagi.

๐—•๐—”๐—š๐—œ ๐—ง๐—˜๐— ๐—”๐—ก๐Ÿฎ ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐—œ๐—ก๐—š๐—œ๐—ก ๐—œ๐—ž๐—จ๐—ง ๐—”๐—–๐—”๐—ฅ๐—” ๐—œ๐—ก๐—œ, ๐—•๐—œ๐—ฆ๐—” ๐——๐—”๐—™๐—ง๐—”๐—ฅ ๐—ž๐—ข๐—ก๐—ฆ๐—จ๐—Ÿ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐— ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—Ÿ๐—จ๐—œ

๐—ฆ๐—ž๐—ฅ๐—˜๐—ง๐—”๐—ฅ๐—œ๐—”๐—ง ๐—š๐—˜๐——๐—ข๐—ก๐—š ๐—ฆ๐—จ๐—–๐—œ ๐—ง๐—ฒ๐—น๐—ฝ WA/Tlp 081 ๐Ÿฎ๐Ÿฐ๐Ÿฒ ๐Ÿด๐Ÿด๐Ÿณ ๐Ÿฒ๐Ÿฒ๐Ÿฎ

๐—•๐—œ๐—ฆ๐—” ๐—๐—จ๐—š๐—” ๐——๐—”๐—ง๐—”๐—ก๐—š ๐—ž๐—ข๐—ก๐—ฆ๐—จ๐—Ÿ๐—ง๐—”๐—ฆ๐—œ ๐—ฆ๐—”๐—”๐—ง ๐—๐—”๐——๐—ช๐—”๐—Ÿ ๐—•๐—จ๐—ž๐—”

๐—ฆ๐—˜๐—Ÿ๐—”๐—ฆ๐—” : ๐—ฃ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—น ๐Ÿญ๐Ÿต :๐Ÿฌ๐Ÿฌ โ€“ ๐Ÿฎ๐Ÿญ : ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ช๐—ถ๐˜๐—ฎ
๐—ž๐—”๐— ๐—œ๐—ฆ : ๐—ฃ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—น ๐Ÿญ๐Ÿต :๐Ÿฌ๐Ÿฌ โ€“ ๐Ÿฎ๐Ÿญ : ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ช๐—ถ๐˜๐—ฎ
๐—ฆ๐—”๐—•๐—ง๐—จ : ๐—ฃ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—น ๐Ÿฌ๐Ÿต:๐Ÿฌ๐Ÿฌ โ€“๐Ÿญ๐Ÿฎ : ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ช๐—ถ๐˜๐—ฎ
๐— ๐—œ๐—ก๐—š๐—š๐—จ: ๐—ฃ๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—น ๐Ÿญ๐Ÿฒ:๐Ÿฌ๐Ÿฌ โ€“ ๐Ÿญ๐Ÿต : ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ช๐—ถ๐˜๐—ฎ

๐—”๐—Ÿ๐—”๐— ๐—”๐—ง ๐—š๐—˜๐——๐—ข๐—ก๐—š ๐—ฆ๐—จ๐—–๐—œ ๐—จ๐—ฆ๐—”๐——๐—›๐—” ๐—”๐—š๐—จ๐—ก๐—š ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ ๐—ก๐—œ๐—ฆ๐—ž๐—”๐—Ÿ๐—”

๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ผ๐˜€๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐—ป, ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐˜€, ๐—ž๐—ฒ๐—ฐ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป, ๐—จ๐—ฏ๐˜‚๐—ฑ, ๐—ž๐—ฎ๐—ฏ๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐˜๐—ฒ๐—ป ๐—š๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ฟ. ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐˜‚๐—ฟ๐—ฎ ๐——๐—ฒ๐˜€๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฃ๐˜‚๐˜€๐—ฒ๐—ต, ๐—Ÿ๐—œ๐—›๐—”๐—ง ๐—ฃ๐—”๐—ฃ๐—”๐—ก ๐—ก๐—”๐— ๐—” ๐—š๐—˜๐——๐—ข๐—ก๐—š ๐—ฆ๐—จ๐—–๐—œ ๐—จ๐—ฆ๐—”๐——๐—›๐—” ๐—”๐—š๐—จ๐—ก๐—š ๐—•๐—”๐—Ÿ๐—œ ๐—ก๐—œ๐—ฆ๐—ž๐—”๐—Ÿ๐—”

Address

Br Pengosekan, Ubud
Gianyar
80571

Telephone

+81339765505

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gedong Suci Usadha Agung Bali Niskala posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share