17/05/2026
Pagi belum benar-benar selesai, tapi dapur sudah berisik duluan.
Ada suara minyak. Tutup panci yang dibuka tutup. Sendok jatuh kecil ke lantai.
Ibu berdiri di situ hampir tiap hari, sementara orang rumah satu per satu bangun, ambil makan, lalu lanjut sibuk dengan urusannya masing-masing.
Kadang makanannya habis cepat. Kadang ada yang bilang, “ini lagi?”
Kadang ibu baru sempat makan setelah nasi tinggal sedikit dan lauknya sudah dingin.
Tapi besok pagi, dia masuk dapur lagi.
Bukan karena hatinya tidak capek. Kadang juga sedih. Kadang juga ingin didengar.
Cuma banyak ibu memang terbiasa diam.
Dan semakin dewasa, kita mulai sadar… ada orang-orang yang menjaga hidup tetap berjalan, tanpa banyak bicara tentang lelahnya.
Mereka tidak berhenti memberi, meski sering dianggap biasa.
Karena ternyata, yang membuat hati lebih tenang bukan saat semua orang membalas kebaikan kita.
Tapi saat perlahan kita belajar… bahwa tidak semua kebaikan harus kembali lewat yang diharapkan.