SF STORE

SF STORE DISTRIBUTOR

13/06/2026

Send a message to learn more

22/05/2026
22/05/2026

Kisah ironis dan menyayat hati ini datang dari seorang putra jenius asal Manokwari, Papua, bernama Septinus George Saa. Pada tahun 2004, saat usianya baru menginjak 18 tahun, George sukses membuat para ilmuwan fisika di seluruh dunia tercengang. Ia berhasil menemukan sebuah rumus matematika dan fisika baru yang sangat brilian untuk menghitung nilai hambatan pada sebuah rangkaian resistor jaringan yang sangat rumit.

Karya jeniusnya tersebut tidak hanya diakui keakuratannya, tetapi juga berhasil mengantarkan George menjadi juara 1 dalam ajang sains bergengsi di Polandia, yakni First Step to Nobel Prize in Physics. Ia sukses menyingkirkan puluhan karya ilmiah ciptaan para peserta dari 73 negara di seluruh penjuru bumi. Berkat otaknya yang dianggap setara dengan ilmuwan kelas atas, ia mendapat beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan teknik kedirgantaraan di Amerika Serikat dan melanjutkan studi master di Inggris.

Dengan segudang ilmu teknologi kelas dunia di tangannya, George akhirnya memutuskan pulang ke Indonesia. Ia memiliki niat yang sangat mulia untuk membangun tanah kelahirannya. Namun, bukannya disambut dengan karpet merah, diberikan fasilitas riset, atau dijadikan penasihat ahli, ia justru harus menelan pil pahit dari sistem rekrutmen negerinya sendiri. Saat George mencoba melamar pekerjaan di sebuah perusahaan minyak dan gas milik negara untuk memberikan kontribusi pemikirannya, lamarannya justru ditolak mentah-mentah! Kenyataan menyedihkan ini menjadi tamparan keras sekaligus ironi yang sangat memalukan, di mana seorang aset bangsa yang otaknya telah diakui oleh dunia internasional justru disia-siakan dan seolah tidak memiliki tempat di rumahnya sendiri.

14/05/2026

Sebagai bentuk perayaan kelulusan yang inspiratif, sebanyak 386 siswa SMAN 6 Cirebon memilih untuk mengabdi pada lingkungan dengan menanam 750 bibit mangrove di kawasan Taman Mangrove Klayan pada 4 Mei 2026. Aksi bertajuk “Satu Akar Menuju Masa Depan” ini dilakukan dengan penuh semangat, di mana para siswa rela naik angkot dan menerjang lumpur licin demi meninggalkan jejak positif pasca-lulus. Kepala sekolah mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya memutus budaya konvoi negatif sekaligus menanamkan filosofi kuat seperti akar mangrove dalam menghadapi tantangan hidup ke depan.

Address

Jakarta
Jakarta
50111

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SF STORE posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share