25/10/2024
KULIAH S3 DI MANA ?
Usai sidang tesis kemarin, saya bersilaturahim melalui Chat Whatsapp, Surel ke sejumlah akademisi Psikologi, Tasawuf dan Kajian Islam. Saya lampirkan sari tesis saya sekaligus mengajukan pertannyaan sederhana : 1. Sebaiknya saya kuliah S3 di mana bila pilihan saya kuliah di Indonesia. 2. Apa sebaiknya yang saya perlu siapkan ?
Alhamdulillah saya mendapatkan tanggapan yang menyenangkan .
Prof Corina D SIlalahi Riyanto, M.Soc, PhD dari UI menyatakan , " terkait studi S3: saya sarankan Unpad atau Yarsi. Mereka kuat di klinis, dan menghargai studi kualitatif . Khusus utk topiknya kang Asep, coba pertimbangkan untuk belajar dari Dr. Bagus Riyono - UGM. Tapi, tetap saya merasa lebih singkat, padat kalau belajar di Unpad atau Yarsi. Semoga lancar ya Kang.. "
Prof. Dr. Ali Nina Liche Seniati Chairy dari UI menanggapi, " Bbrp dosen Psiko Klinis utk jadi pembimbing S3: Prof. Kristi, Dr. Adriana, Dr. Yudiana Sari, Sali Rahadi Asih, Ph.D"
Dr. Risatianti Kolopaking, MSi, Psikolog, Peneliti bidang promosi kesehatandi Psikologi UIN Jakarta, Psikolog yang berpraktek di RS Hermina Sentul ini, " Menarik bila studi ini dilanjut pada program doktor dgn pendekatan intervensi. Menyusun model yg terintegrasi. Shg bisa melihat efektifitasnya. Apakah Kang Asep sdh eksplore program doktor di SPS UIN Jakarta? Atau ingin mencoba ke luar negeri dgn program LPDP? Misal dgn Coventry University UK yg punya program intervensi psikologi kesehatan melalui digital. Saya bersemangat sekali utk mendukung Kang Asep. "
Prof Dr. Bagus Takwin, M.Hum, Dekan Fakultas Psikologi UI mencatat, "Kang Asep yang baik, terima kasih atas kiriman ringkasan penelitiannya. Selamat telah menjadi magisternya. Semoga berkah dan bermanfaat untuk orang banyak. Untuk S3 klinis yang latar belakang pemikiran timur seperti tasawuf, UGM lebih sesuai, menurut saya".
Dr. Adriana Ginanjar dari UI menulis, "Mengenai studi S3, biasanya mahasiswa akan memilih program dimana ada dosen yg mendalami ilmu sesuai topik disertasi yg direncanakan. Kalau di UI daftar dosen dan kepakarannya bisa dilihat di website PsikologiUI.
Semoga sukses mencari calon promotor"
Dini Bintari, PhD lulusan Sophia University Palo Alto California menjawab, "Di SKSG skrg buka S3. Ada Prof. Reni disana. Atau mau S3 di Fakultas Psikologi , saya sdh boleh jadi co promotor. Atau mau di UIN? Rena Latifah sudah jadi profesor, mungkin bisa bantu jadi promotor.
Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog dari UGM alias Mbak Bo menjawab , "Wooooo Lha jelas ke UGM aja dg Promotor Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti ๐๐๐"
Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog , Ketua Asosiasi Psikologi Islam 2012-2000 dari Psikologi UGM menyatakan, "Waalaikumsalam... Kang Asep. Semoga selalu sehat. Kalau mau S3 dengan minat klinis, Islam dan tasawuf yang paling cocok ya UIN Jakarta. Mangga..."
Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog , Pencetus TAZKIYA THERAPY dan Presiden Asosiasi Psikolog Muslim Dunia dari Psikologi UGM menulis , "Untuk S3 selain U GM ada juga UMS"
M Avicenna, PhD Kaprodi S1 F. Psikologi UIN Jakarta menulis, "Unt lanjut S3, yg bernuasan Islam, sepertinya bisa di P***a Sarjana UIN Jakarta. UIN Bandung. Atau bisa juga UI or Unpad. DIsesuaikan dengan aktivitas pribadi."
Nanang Suprayogi, PhD , Dosen F. Psikologi BINUS alih-alih menjawab lewat tulisan, ia malah menelepon mengajak diskusi yang intinya perlu ada Buku tentang Bimbingan, Konseling dan Psikoterapi yang dibangun dari riset tradisi Islam.
Prof. Dr. Ahmad Syahid, MA, Guru Besar F. Psikologi UIN Jakarta menjawab, " Ke SPS UIN Jakarta boleh banget, Ajengan Kyai. Kyai Ajengan Asep mah, sudah sangat menguasaii"
Prof. Bambang Suryadi, Ph.D menulis, "Assalamuโalaikum Wr. Wb. Yth. Pak Kyai Asep Haerul Gani Membaca email Pak Kyai Asep, rasanya seperti mendapat durian jatuh di tengah terik matahari" .
Atas pertanyaan berikutnya dari saya "Ada 2 yang masih muncul di benak saya :1. Ingin melanjutkan studi di S2 ini, apalagi dengan kelangkaan teori BIMBINGAN, KONSELING dan PSIKOTERAPI yang digali dari lapangan praktek keIslaman. 2. Sejak 2010 saya menyelenggarakan workshop Forgiveness Therapy setiap ramadhan di sejumlah komunitas. Banyak temuan-temuan penelitian dari sana bahkan yang tidak terungkap oleh disertasi teman-teman yang membahas tema pemaafan. Saya lebih tertarik bukan pada sisi konsep tetapi sisi praksis,bagaimana pemaafan diajarkan dan dilatihkan", ia menanggapi , " Kang Asep, no 1 sudah diteliti dan menjadi tesis. No 2 akan memberikan novelty yang ruaaaar bias itu dng memadukan Teori, Konsep dan implementasi (praktik).Great idea. All the best".
Prof. Dr. Zahrotun Nihayah, MSi, aktifis Muslimat NU, Guru Besar F. Psikologi UIN Jakarta menanggapi, " Dilanjutkan saja Tesis diatas. Uji model, bagus". Tak cukup dengan chat melalui text, ia menelepon dan mengatakan, "Udah ke SPS UIN Jakarta aja, fokus kepada menggarap S3, Kurangi dan atur jalan-jalannya, bisa 4 semester bila diggarap serius".
Prof. Dr. Rena Latifa, M.Psi, psikolog , Guru Besar Psikologi Agama dari F. Psikologi UIN Jakarta malah langsung menjawab, "https://graduate.uinjkt.ac.id/en/education' ini info utk masuk sps pak๐๐ป"
Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, M.BSc., Ph.D., Psikolog , Mantan Ketua Dewan Guru Besar UGM mengajukan pertanyaan yang perlu saya renungkan, "S1 itu tahap pencarian jati diri.; s2 itu master, pakar; S3 itu personal flag".
Menantu Dosen Favorit saya, Alm. Prof Dr. Sutralinah S**aji ini melanjutkan, " S3 bukan semata melakukan penelitian dalam jumlah subjek yg banyak dan kompleks. Tapi sekali lagi personal flagโฆ tingkat tingginya personal branding dengan kepakaran yg tinggi".
Lebih lanjut Pengelola Pontren Pondok pesantren โTri Mulyo Jatiโ Rt/Rw 001/ 003 Legundi, Girimulyo, Panggang , Gunungkidul itu mengajak saya untuk dapat menjawab, "Monggo direnungkan kalau bidang kepakaran di tasawuf, persoalan yg ada itu apa? Coba ini dijawab, nanti ditulis di bagian awal bab 1. Tanpa referensi:a. Saya hendak meneliti apa? Yg dimaksud apa tadi definisinya apa? Indikatornya apa? b. Masalahnya apa? Buktinya apa seharusnya bagaimana? c. Yang membedakan dengan penelitian itu apanya
d. Keterbaharuannya apa?"
Guru Besar yang dikenal ahli dalam intervensi sosial ini juga menyatakan, " Ini sekaligus membuat bab1. Bab 1โฆ harus jelas agar ada meeting of mind antara penulis dengan pembacanya. Bab 1โฆ kalau bimbingan itu muatanny 60-65% dari seluruh proses disertasi".
BAHAN PERTIMBANGAN KEPUTUSAN TEMA TESIS
Dari ragam mas**an dari sejumlah akademisi yang teramat terpelajar, saya menemukan ragam kriteria untuk TEMA TESIS, yaitu : 1. Tema yang diteliti memiliki kebaruan dan mengisi gap yang ada baik akademis juga praktis, 2. Tema yang diteliti adalah bagian dari Personal Flag atau Personal Branding.
Saya memutuskan tema yang akan saya garap dalam penyusunan Disertasi adalah tema TERAPI PEMAAFAN, yang sudah saya geluti sejak menerbitkan buku "FORGIVENESS THERAPY : Maafkanlah Niscaya Dadamu Lapang".
BAHAN PERTIMBANGAN KEPUTUSAN KAMPUS YANG DIPILIH
Dari ragam mas**an dari sejumlah akademisi yang teramat terpelajar, saya menemukan ragam kriteria untuk TEMA TESIS, yaitu
1. Ada Guru Besar yang dipandang BUJANGGA (MASTER) dalam bidang yang saya minati
2. Ketersediaan Kampus akan program antar disiplin (Psikologi, Agama, Tasawuf)
3. Kecepatan tahapan akademik yang ditawarkan kampus
4. Kampus penyelenggara masuk akreditasi UNGGUL
5. Pembiayaan yang relatif efisien dan berharga pantas
Saya tambahkan kriteria ke-6.
6. Dekat dengan rumah dan pusat kegiatan inti saya
Setelah membandingkan seluruh kampus dengan program S3 yang ada kaitannya dengan Psikologi Klinis, Psikologi Islam, Psikologi Pendidikan Islam, Psikologi Lintas Budaya, Bimbingan Konseling, Bimbingan Konseling Islam, rupanya yang paling memenuhi seluruh kriteria adalah SPS UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA.
ROAD MAP MENUJU PROMOSI DOKTOR 27 01 2027
Bila diurut dari ujung ke awal, berikut lini masanya
2027
27 Januari 2027, Pukul 10.00 WIB di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana). Sidang Promosi Doktor
6 Januari 2027, Pukul 10.00 WIB di Auditorium Prof. Dr. Suwito, MA Sekolah Pascasarjana). Sidang Uji Pendahuluan
2026
Juli 2026,
Ujian MK Peminatan
Mei 2026,
Sidang WP
April 2026
Sidang Kolokium
Januari 2026
Ujian Proposal Disertasi
Ujian MK Wajib
2025
Desember 2025
Ujian Komprehensif
Juli 2025
Ujian MK Wajib
Ujian Matrikulasi
17 Februari 2025
Permulaan Kuliah
11-13 Februari 2024
Orientasi Studi
13-20 Januari 2024
Pengisian KRS
13 Januari 2025
Pengumuman
9 Januari 2025
Wawancara
8 Januari 2025
Tes Potensi Akademik
6-7 Januari 2024
ETIC & TOAFL
2024
Desember
30 Desember 2024
Batas Akhir Pendaftaran
26 November 2024
Proposal disertasi jadi
19 November 2024
Daftar Riwayat Hidup Jadi
12 November 2024
Jurnal Tesis (Meta Teori) Jadi
5 November 2024
Jurnal Tesis , Teori 1-6 Jadi
Surat Keterangan Lulus Jadi
SK Akreditasi IAILM
Transkrip Nilai Jadi
30 Oktober 2024
Surat Rekomendasi Akademik Jadi
Surat Pernyataan Siap Mengikuti Aturan SPS UIN Jakarta
Surat Pernyataan Swa Dana
Ijazah SD-S1 jadi
KTP
Pas Foto Jadi
PEMBIAYAAN
Agar perkuliahan bisa dinikmati dengan mindfulness, maka perlu ada uang diparkir di rekening pada tanggal
1 Januari 2025 , Rp 12,500.000
1 Juli 2025, Rp 10.000.000
1 Januari 2026, Rp 11.500.000
1 Juli 2026, Rp 30.225.000
Perlu kecerdikan untuk mengumpulkan ragam pendapatan di tahun 2024 ini, sehingga di tahun 2025 hingga Januari 2027 bisa fokus ke kuliah, penelitian, penulisan dan sidang.
DOA
Saya berdoa kepada Allah SWT semoga apa yang saya tuliskan di FB ini menggerakkan saya untuk mulai berproses sehingga perlahan dan pasti saya bergerak menuju GOALS saya.
YA ALLAH JADIKAN HAMBA,
Asep Haerul Gani
RABU, 27 01 2027
SEBAGAI DOKTOR KE 1691
SPS UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
dengan mengibarkan Flagship TERAPI PEMAAFAN
Amiin Yaa Robb al'alamiin
Saung Bujangga Manik, Godebag, Sabtu, 26 Oktober 2024
AsAsep Haerul Gani