23/10/2018
Bismillaah...
Dalam memilih asupan terbaik untuk bayi jangan hanya berpikir berapa yg MASUK ke dalam tubuh bayi kita, namun berpikirlah berapa banyak kandungan manfaat yang mampu di SERAP oleh tubuh bayi kita ?
Banyak asupan belum tentu banyak zat bermanfaat yang terserap karena tergantung jenis asupan dan kemampuan tubuhnya dalam mengolah dan mennyerapnya.
Bayi baru lahir usia 0-2 hari memiliki ukuran lambung sebesar kelereng atau biji hazelnut dengan kebutuhan sekitar 10-100ml ASI, usia 3-7 hari sebesar bola bekel atau buah cherry dengan kebutuhan sekitar 200 ml di usia 4 hr, dan meningkat 400-600ml pada usia 7hr.
Per hari selama kurang lebih 24 jam.
Jika kita tahu Allah sudah menciptakan lambung bayi sekecil itu, kenapa harus panik ketika baru melahirkan asi keluar tampak sedikit ? Bahkan banyak dari kita yg menyerah dengan memberikan susu buatan atau makanan padat dalam jumlah tertentu dalam takaran kita sendiri.
Yakinkah itu asupan terbaik yg mampu diserap tubuh bayi dengan maksimal ? Bagaimana dengan pencernaannya yang masih sangat rentan ? Amankah dalam jangka panjangnya ? Apakah bayi tidak lagi menangis dan tidur pulas dengan perut penuh cukup menjadi ukuran bahwa itulah asupan terbaiknya ?
ASI tidak sama dengan susu buatan atau makanan buatan lain, usia 1-3 hari setelah melahirkan, ASI berwarna kekuningan bernama kolostrum yang tinggi zat imun dan penting bagi pencernaan bayi di awal kehidupannya, jumlahnya pun tak banyk bahkan hanya menetes sangat sesuai dengan ukuran lambung bayi yg masih sangat kecil (sebesar kelereng).
Kandungan ASI juga mudah dan cepat sekali diserap tubuh sehingga jangan heran jika bayi ASI tampak selalu lapar dan terus ingin menyusu lagi dan lagi, yg membuat sebagian kita menyerah dan berpikir bahwa ASI tidak cukup padahal itulah fitrahnya yg sebenarnya.
Subhanalloh.... Sungguh Maha Pengasih dan Penyayang Allah yg telah mempersiapkan kelahiran bayi lengkap dengan bekalnya, bahkan siap dengan jenis kandungan dan takaran yg paling sesuai dengan pencernaannya yg telah ditentukanNya dalam payudara ibunya yaitu ASI.
โ Maka hendaklah manusia itu memerhatikan makanannya.โ (QS. โAbasa (80) : 24)
"Lambung manusia itu tempatnya segala penyakit, sedangkan pencegahan itu pokok dari segala pengobatan" [ HR. Ad-Dailami ]
"Lambung adalah kolam tubuh. Kesana cairan mengalir. Apabila lambung sehat, maka cairan akan keluar dengan membawa kesehatan dan apabila lambung sakit, maka cairan itu akan keluar dengan membawa penyakit.โ
Hadist Dhaif lihat Majmauz Zawaid 5/86, Takhrij Al-Ihya 4/153, Silsilah Adh-Dhaifah Lisyaikh Al-Bani no. 16924/191 (disebutkan Abu Nuโaim dari Abu Hurairah)
Kembalikan fitrah ibu dengan menyusui, dan fitrah bayi dengan memberinya hanya ASI.
Wallahu 'alam.