17/07/2026
Beras organik berbeda dengan beras biasa terutama dari proses budidayanya; beras organik ditanam tanpa pupuk kimia sintetis, pestisida, dan bahan pengawet, serta melalui pengawasan dan sertifikasi yang ketat, sementara beras biasa umumnya menggunakan input kimia untuk mengejar produktivitas. Proses yang lebih alami ini membuat beras organik lebih aman dikonsumsi, ramah lingkungan, dan menjaga keseimbangan ekosistem tanah, namun konsekuensinya biaya produksi menjadi lebih tinggi, hasil panen tidak sebesar beras konvensional, serta ada biaya tambahan untuk sertifikasi dan kontrol mutu. Oleh karena itu, wajar jika harga beras organik relatif lebih mahal, karena mencerminkan kualitas proses, komitmen terhadap kesehatan konsumen, dan keberlanjutan lingkungan✨