23/05/2025
𝐌𝐄𝐍𝐈𝐊𝐀𝐇 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇 𝐒𝐄𝐍𝐈 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐀𝐋𝐀𝐇
Jangan sampai Engkau kehilangan pasangan halal-mu
* Yang telah tahu berbagai kekurangan-mu
* Tapi ia memilih bertahan bersama-mu
Setelah menikah
* Engkau akan terkaget
* Tersingkaplah aib dan kekurangannya
* Pasangan-mu pun juga bisa jadi terkaget
Karena engkaupun punya aib dan kekurangan, janganlah aib dan kekurangan terus yang diingat
* Kebaikan pasanganmu sangat banyak
* Coba ingat kembali janji dan tekad di awal pernikahan
* Susah senang bersama
* Baiknya dinikmati bersama dan saling berbagi
Kurangnya saling mengisi dan saling menasehati, mungkin karena kurangnya komunikasi
* Tidak sempat ngobrol sejenak ba’da subuh
* Tidak sempat saling berkisah dan bercurhat sebelum tidur
* Waktu itu selalu ada, sbelum mata terpejam dan sebelum tidur menyapa malam
* Suami-istri bercengkrama hangat dan bercanda
* Kepala istri bersandar nyaman di bahu suami
* Semua masalah dan penat akan terselesaikan
Menikah adalah seni mengalah
* Fokus menunaikan kewajiban masing-masing
* Sudah saatnya intropeksi
* Dahulu engkau memilihnya
* Apakah utamanya karena Allah dan agama ?
* Atau karena dunia saja (cantik, ganteng, kaya, jabatan)?
Engkau harus memilih ia karena Allah
Jika tidak, segera ber-istigfar dan perbaiki niatmu sekarang
Masih ada waktu memperbaiki dan menjalani dengan indah
ما كان لله أبقي
“Apa-apa yang karena Allah maka akan kekal”
Jangan hanya bercita-cita
Cinta berujung terbelah memisah, ketika maut menjemput.
Tetapi cinta karena Allah akan selamanya sampai di surga.
Bagi yang akan memilih, pilihlah ia karena Allah dan sesuai petunjuk syariat, yaitu agama dan akhlak yang utama.
Semoga bermanfaat