Two Cat Lovers

Two Cat Lovers Reaction Video, for cat lovers! Meong meong 🐈

Assalamu'alaikum wr wb sobat facebook, yuk, kita lihat dulu video satu ini, dari CMTV. Sudah tahu bunga sepatu kan, kan?...
05/05/2020

Assalamu'alaikum wr wb sobat facebook, yuk, kita lihat dulu video satu ini, dari CMTV. Sudah tahu bunga sepatu kan, kan?
Kembang sepatu itu lo, ternyata khasiatnya luar biasa, masyaAllah. Ada utk kesehatan kulit, membuat wajah merona alami, cocok untuk diet, mengeluarkan racun dalam tubuh, mengandung vitamin c yg tinggi, dan masih banyak lagi. Cek di link youtube bawah ini, terimakasih :)

like juga fanspage kami CM Agro

Yah, bunga sepatu/kembang sepatu/Hibiscus rosa-sinensis, ternyata adalah bunga kaya manfaat. Sudah dibuktikan oleh riset dosen UNY serta dijual belika di lua...

https://www.youtube.com/watch?v=FxPeLzthWLAsilakan di tonton, semoga bermanfaat...
18/02/2019

https://www.youtube.com/watch?v=FxPeLzthWLA
silakan di tonton, semoga bermanfaat...

Ceramah kali ini dari USTADZ BACHTIAR NASIR, tentang 3 NIKMAT KEISLAMAN, semoga menjadi motivasi untuk kita, menambah wawasan dan ketaqwaan. Semoga bermanfaa...

KISAH SEPATU KAYUNu'man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan *Abu Hanifah*, atau populer disebut *IMAM HANAFI*, pernah...
21/05/2017

KISAH SEPATU KAYU

Nu'man bin Tsabit yang dikenal dengan sebutan *Abu Hanifah*, atau populer disebut *IMAM HANAFI*, pernah berpapasan dengan anak kecil yang berjalan mengenakan sepatu kayu (terompah kayu).

Sang Imam berkata: "Hati-hati nak dengan sepatu kayumu itu, jangan sampai kau tergelincir."

Bocah ini pun tersenyum dan mengucapkan terima kasih, dan bertanya: "Bolehkah saya tahu namamu Tuan?"

"Nu'man namaku", Jawab sang Imam.

"Jadi, Tuan lah yang selama ini terkenal dengan gelar *Al-imam Al-a'dhom*. (Imam Agung) itu..??" tanya si bocah.

"Bukan aku yang memberi gelar itu, masyarakat-lah yang berprasangka baik dan memberi gelar itu kepadaku."

Si bocah berkata lagi: "Wahai Imam, hati-hati dengan gelarmu. Jangan sampai tuan tergelincir ke neraka karena gelar itu...! Sepatu kayuku ini mungkin hanya menggelincirkanku di dunia. *Tapi gelarmu itu dapat menjerumuskanmu ke dalam api yang kekal,* jika kesombongan dan keangkuhan menyertainya."
Ulama besar yang diikuti banyak umat Islam itupun tersungKur menangis.

*Imam Abu Hanifah* bersyukur. Siapa sangka, peringatan datang dari lidah seorang bocah.
Betapa banyak manusia
*tertipu karena jabatan,*
*tertipu karena kedudukan,*
*tertipu karena gelar*
*tertipu karena kemaqoman*
*tertipu karena harta yang berlimpah,*
*tertipu karena status sosial.*
Jangan sampai kita tergelincir...
jadi angkuh dan sombong karenanya...

PEPATAH MENGATAKAN:
"SEPASANG TANGAN YANG MENARIKMU KALA TERJATUH LEBIH HARUS KAU PERCAYAI, DARIPADA SERIBU TANGAN YANG MENYAMBUTMU KALA TIBA DI PUNCAK KESUKSESAN"

semoga bermanfaat, jangan lupa LIKE & SHARE... ^_^

TETANGGAKU MISKIN.Ada seorang gadis menyewa rumah sendirian, disebelahnya ada kontrakan rumah seorang ibu miskin dengan ...
28/02/2017

TETANGGAKU MISKIN.

Ada seorang gadis menyewa rumah sendirian, disebelahnya ada kontrakan rumah seorang ibu miskin dengan 2 anak.
Suatu malam tiba-2 listrik padam, dengan bantuan cahaya handphone gadis itu ke dapur mau mengambil lilin, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.

Ternyata seorang anak miskin yang di sebelah rumahnya, seorang wanita p**a! Anak itu bertanya dengan risau :
"kakak ada lilin tidak?" tanya gadis kecil itu.
Gadis itu berfikir, di benaknya sudah tertanam kata
" JANGAN PINJAMKAN " nanti jadi kebiasaan dan terus meminta.

Maka si gadis menjawab :
*" TIDAK ADA!"

Lalu si anak miskin berkata dengan riang. "Saya sudah duga, kakak tidak ada lilin, ini ada 2 lilin saya bawakan untuk kakak, kami khawatir karena kakak tinggal sendirian dan tidak ada lilin."

Si gadis merasa bersalah, dalam linangan air mata, dia memeluk anak kecil itu erat2. Dia telah salah menilai orang lain hanya karena mereka kelihatan MISKIN/TIDAK MAMPU

Sejatinya :
*Kekayaan tidak bergantung seberapa banyak yang kita PUNYA, tetapi seberapa kita MAMPU untuk BERBAGI kepada mereka yang MEMBUTUHKAN.
*Miskin bukan berarti tidak PUNYA APA APA dan KAYA bukan berarti PUNYA SEGALANYA.
*Hari ini kita berada diatas tanah, tapi esok lusa tanah pasti di atas kita.
*Jangan kau risaukan NIKMAT yang belum kau miliki.
*Risaukanlah NIKMAT yang BELUM kau syukuri.

Selamat merenung untuk semua kebaikan & jangan lupa bersyukur... tetap semangatttt... dan jangan lupa selalu berbagi...
^_^

Seorang Guru membuat garis sepanjang 10 cm di atas papan tulis, lalu berkata : "Anak2, coba perpendek garis ini!"Anak pe...
28/02/2017

Seorang Guru membuat garis sepanjang 10 cm di atas papan tulis, lalu berkata : "Anak2, coba perpendek garis ini!"
Anak pertama maju kedepan, ia menghapus 2 cm dari garis itu, skrg menjadi 8 cm. Pak Guru mempersilahkan anak ke 2. ia-pun melakukan hal yg sama. Sekarang garisnya tinggal 6 cm. Anak ke 3 & ke 4 pun maju kedepan, skrg garis itu tinggal 2 cm.

Terakhir, anak yg Bijak maju kedepan, ia membuat garis yg lebih panjang, sejajar dengan garis pertama, yang tinggal 2 cm itu.
Sang Guru menepuk bahunya, lalu berkata; "Kau memang bijak."

Untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis yg lebih panjang. Garis pertama akan menjadi lebih pendek dengan sendirinya.
Untuk meraih *KEMENANGAN* tidak perlu *MENGECILKAN* yang lain, tidak usah *MENJELEKKAN* yang lain/

Karena secara tak langsung, membicarakan kejelekan yang lain adalah *CARA TIDAK JUJUR untuk MEMUJI DIRI SENDIRI*.
Cukup *LAKUKAN KEBAIKAN YANG TERBAIK* yang dapat kita lakukan untuk semuanya.
Biarkanlah waktu yang akan membuktikan kebaikan tersebut.

Itulah cara terbaik untuk membuat garis kita lebih panjang, tanpa menghapus garis orang lain.

Lagu Ruang Rindu (letto band)
23/01/2017

Lagu Ruang Rindu (letto band)

MENCINTAI HARTA...Haji Usman, sebutlah begitu nama beliau. Pemilik salah satu usaha batik terkemuka di Yogyakarta ini me...
19/01/2017

MENCINTAI HARTA...

Haji Usman, sebutlah begitu nama beliau.
Pemilik salah satu usaha batik terkemuka di Yogyakarta ini memang dikenal atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya. Seakan dunia telah begitu hina di matanya.
Ringan baginya membuka kotak persediaan, gampang baginya menyeluk kantong simpanan dan seakan tanpa beban dia mengulur bantuan.
Inilah mungkin sosok nyata orang yang dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.
Maka beberapa orang pengusaha muda yang bersemangat mendatangi beliau.
“Ajarkan pada kami, Ji,” kata mereka, “bagaimana caranya agar kami seperti haji Usman. Bisa tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan... Hingga seperti haji Usman, bershadaqah terasa ringan”.
“Wah", sahut Haji Usman tertawa, “salah alamat!”
“Lho?”...
“Lha iya. Kalian datang pada orang yang salah. Lha saya ini SANGAT MENCINTAI HARTA SAYA je. Saya ini sangat mencintai kekayaan saya je".
“Lho?”..
“Kok lho. Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI.
Saya itu TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya.
Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu...
TITIP pada Masjid,
TITIP pada anak yatim,
TITIP pada fakir miskin,
TITIP pada madrasah,
TITIP pada pesantren,
TITIP pada pejuang fii sabilillah.
Alhamdulillah ada yang berkenan dititipi, saya senang sekali. Alhamdulillah ada yang sudi diamanati, saya bahagia sekali.
Pokoknya DI AKHIRAT NANTI MAU SAYA AMBIL LAGI.
Saya ingin kekayaan saya itu dapat saya nikmati berlipat-lipat di akhirat".
“Lah...!” Siapa bilang harta tidak dibawa mati....?
Harta itu dibawa mati....!!! Caranya ? ... Minta tolong dibawakan oleh anak Yatim, Fakir miskin..dll....
Salam dari potret islami dan Semoga bermanfaat...

Pada akhirnya, kita akan mengerti bahwa semua nikmat dunia itu sama saja rasanya...Mobil pabrikan Jerman. Sedan seri 320...
16/01/2017

Pada akhirnya, kita akan mengerti bahwa semua nikmat dunia itu sama saja rasanya...

Mobil pabrikan Jerman. Sedan seri 320i. Ketika mengendarai untuk pertama kali, sensasinya memang beda. Namun tidak berapa lama selanjutnya rasanya sama saja.

Ketika berpindah ke model ferari, tadinya ingin merasakan sensasi yang berbeda. Namun ternyata rasanya sama saja. Begitu-begitu saja.

Kata orang, Alphard itu sensasinya beda. Faktanya, _nggak_ ada yang berbeda. Rasanya sama.

***

Demikian p**a tentang makanan. Makan di restoran mewah, dengan panganan dan menu yang wah, konon ada sensasi berbeda. Harganya _sih_ pasti iya. Namun, berapa lama? Seminggu? Sehari? Tidak. Tidak pernah lama. Hitungan menit saja. Setelah itu, sensasi itu akan berubah menjadi rasa yang sama saja dengan jika kita makan di rumah makan biasa, warung tegal atau makan di rumah dengan _chef_ pasangan hidup kita walau dengan menu ala kadarnya. Sensasinya memang sesaat beda, namun rasa yang timbul selanjutnya sama. Rasa kekenyangan.

***

Mungkin melihat rumah luas dan mewah berlantai tiga itu ada sensasi yang berbeda. Furnitur yang wow lengkap dengan barang elektronik yang serba canggih konon bersensasi luar biasa.

Namun, tanyalah kepada yg pernah atau sedang memilikinya. Sensasi mewah itu akan berubah dengan cepat saja. Tidur di kasur busa dengan di kasur berharga puluhan juta sama saja memejamkan mata.

Makan dengan sendok perak dengan makan dengan sendok plastik, sama-sama memasuki mulut yang sama.

***

Rasanya sama dengan rumah biasa. Milik sendiri atau pun menyewa. Begitu seterusnya dan lain sebagainya.

***

Demikianlah kenikmatan dunia. Semuanya hanya menawarkan sensasi. Namun semuanya akan berakhir pada rasa yg sama. Itulah kenapa seringkali diingatkan bahwa kenikmatan dunia itu menipu. Palsu.

Artinya, memiliki atau tidak memiliki. Dititipi ataupun tidak dititipi. Mestinya kita tinggal mengelola rasa saja. Karena semuanya akan berakhir dengan hal yang sama, ketiadaan.

Jika boleh dianalogikan, segala hal tentang dunia adalah ibarat donat. Panganan bulat yg berlubang di tengahnya. Sensasinya memang ada, namun hanya di pinggiranmya saja. Setelahnya, hampa. Kosong saja. Tiada.

***

Bahwa jika pada akhirnya, kita akan mengerti bahwa semua nikmat dunia itu sama saja rasanya. Maka, bersyukur (menerima, merasa cukup, berterimakasih, dan berbagi) adalah jawaban atas segala permasalahan tentang sensasi dan rasa pada segala sesuatunya tentang dunia.

***

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yg melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak.

Seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur.

Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
***

Jangan lupa like & share, terimakasih, semoga bermanfaat, salam Potret Islami...

Di Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang suda...
20/08/2016

Di Jepang dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah tua ke hutan. Mereka yang dibuang adalah orang tua yang sudah tidak berdaya sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya._

Pada suatu hari ada seorang pemuda yang berniat membuang ibunya ke hutan, karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun.

Si pemuda tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya berusaha menggapai setiap ranting pohon yang bisa diraihnya lalu mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan sedih karena ternyata dia tidak menyangka tega melakukan perbuatan ini terhadap Ibunya.

Justru si Ibu yang tampak tegar, dalam senyumnya dia berkata: “Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kau kecil sampai dewasa Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan sampai hari ini rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kau tersesat, ikutilah tanda itu agar kau selamat sampai dirumah”

Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras, kemudian langsung memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu p**ang ke rumah.

Pemuda tersebut akhirnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya sampai Ibunya meninggal.

Address

Magetan

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:00
Tuesday 07:00 - 15:00
Wednesday 07:00 - 15:00
Thursday 07:00 - 15:00
Friday 07:00 - 15:00
Saturday 07:00 - 15:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Two Cat Lovers posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share