Anak Bunda

Anak Bunda Kreatifitas anak Bunda

Menyewakan Baju Adat dan Profesi (Anak dan Dewasa)More info klik link di bio
28/04/2025

Menyewakan Baju Adat dan Profesi (Anak dan Dewasa)

More info klik link di bio

Request by mmh Farah, sumber foto "googling", creatives by Anna cake - cafe Edam RantauMakasih tante Anna sudah buatin k...
02/06/2016

Request by mmh Farah, sumber foto "googling", creatives by Anna cake - cafe Edam Rantau
Makasih tante Anna sudah buatin kue Farah

Kemarin pas libur kerja cobaa bikin mainan edukasi ini sama Farah. Seruuuu banget dibantuin Farah jadi gak selesai-seles...
21/04/2016

Kemarin pas libur kerja cobaa bikin mainan edukasi ini sama Farah. Seruuuu banget dibantuin Farah jadi gak selesai-selesai. Mamah nempelin pake lem, Farah yang lepasin dan di bikin teropong-teropongan. Padahal bola-bola warna nya sudah siap

Kalau bunda, hari libur ngapain sama buah hatinya? 😊

Haii bunda-bunda cantik, ini Farah Dinar, panggil aja Capalah 😊, umurnya 22 bulan, tp ngomong nya melebihi anak usia 3 😜...
08/04/2016

Haii bunda-bunda cantik, ini Farah Dinar, panggil aja Capalah 😊, umurnya 22 bulan, tp ngomong nya melebihi anak usia 3 😜. Bukan karena salah didik kan ya? 😜
Sekarang lagi hobby banget nyanyi, dan aktif nya itu malah melebihi anak laki.
Tapiiii, disekitaran Capalah banyak niihh anak-anak yg lg sakit, bapil, demam. Kan saya jd khawatir, walaupun sebenarnya Capalah jarang sakit. Tapi tetap saja khawatir kan, karena selain sekali sakit rewel nya ampun-ampun, Capalah juga susah banget di kasih obat atau vitamin yg sejenis obat cara minum nya 😊
Bagi tips d**g Bund, biar si kecil tetap terjaga daya tahan tubuhnya. Karena Capalah setiap hari ikut "mama" (kakak saya) ke sekolah anaknya

Kata siap oriflame itu susah?Oriflame itu mudah. Kerjanya juga online-online aja sepanjang hari, Tanggal 5 gaji masuk re...
14/01/2016

Kata siap oriflame itu susah?
Oriflame itu mudah. Kerjanya juga online-online aja sepanjang hari, Tanggal 5 gaji masuk rekening 😊
Kalau susah gak mungkin saya sudah dapat tas + produk gratis di 10hr pertama bulm ini. Tas mahal sdh jadi jatah saya.
Ada yang mau juga? Mau tasnya? Mau gajinya? Mau bonus-bonus gedenya?
Semuanya boleh. Yuk boleh komen atau inbox aja ke fb sy Rahmi Yulianti, atau www.rahmiy.tk

Pusing ngatur jatah bulanan dari suami biar cukup? Tengah bulan tertular wabah "bulan tua"? Takut dapur gak ngepul? Mau ...
07/01/2016

Pusing ngatur jatah bulanan dari suami biar cukup? Tengah bulan tertular wabah "bulan tua"? Takut dapur gak ngepul?
Mau jauh-jauh dari hal itu?
Yuk boleh ke saya dan bertanya, saya ajarkan 😊

01/01/2016

Bunda, mengapa terlalu sering menggunakan kata larangan atau ancaman bisa mempengaruhi kebiasaan dan pemahaman anak?
Karena anak-anak atau balita yang belum lancar berbicara terutama umur 2 thn ke bawah itu hanya bisa menangkap 1 kata, dan itupun hanya kata belakang saja, sedangkan daya rekam otak nya lebih cepat. Sebagai contoh, bunda bilang "jangan pukul" dia hanya bilang "pukul" atau bunda bilang "jangan nakal" dia hanya bisa bilang "nakal". Nah selain itu, yuk baca artikel ini bund 😊

Usia balita, terutama periode umur 2 sampai 5 atau 6 tahun adalah masa eksplorasi. Pada masa jelajah ini rasa ingin tahu anak sangat besar dan lebih aktif dari sebelumnya. Menurut Erik Erikson, ini adalah masa penting membangun sikap kemandirian untuk mengekspresikan pikiran dan tindakan (autonomy) anak, serta membangun sikap penuh inisiatif dan kreatifnya. Semuanya ini adalah pondasi penting untuk memupuk rasa percaya diri anak.

Sayangnya, banyak orangtua yang tidak tahu bagaimana menghadapi perangai alami anak-anak usia tersebut. Keinginan untuk mencoba hal-hal yang baru, kelincahan anak yang luar biasa yang sering merepotkan orangtuanya, sering dianggap sebagai suatu kenakalan. Misalnya, seorang anak usia 3 tahun yang begitu gembira mendapatkan ilmu baru bahwa ketika gelas dilempar akan jatuh ke bawah dan pecah, tetapi orangtuanya justru memarahinya. Atau, seorang anak yang membongkar mainannya karena ingin tahu bagaimana bagian benda-benda bisa tersusun menjadi sebuah rangkaian mainan akan membuat orangtuanya marah.

Akibatnya, kata-kata “jangan”, “tidak boleh”, dan ancaman sering dilontarkan oleh para orangtua. Bahkan, banyak anak yang sudah mendapatkan makian dan pukulan. Cara yang salah dalam mendisiplinkan anak seperti ini akan membunuh rasa percaya diri anak karena anak akan takut mengembangkan dan mengekspresikan pikiran dan pendapatnya (shame/doubt). Rasa percaya diri anak akan tereduksi bila anak mengalami ketakutan besar untuk bertindak dan mengambil risiko (guilt), sehingga akan menjadi pribadi minder, apatis, bahkan agresif.

Pengalaman negatif yang dialami semasa kanak-kanak akan direkam otak dan terbawa sampai dewasa, karena 90% perkembangan otak terjadi pada usia di bawah 7 tahun. Jadi, apabila ingin anak mempunyai rasa percaya diri untuk dapat menjelajahi kehidupannya kelak ketika dewasa, berikan sebanyaknya pengalaman positif, yaitu dengan menggantikan kata-kata “jangan” atau “tidak boleh”, dengan kata-kata yang dapat membangun rasa percaya dirinya. Berikut ini beberapa alternatif untuk mengganti kata “jangan”:

Ubahlah kata-kata Anda. Anak akan memberikan respon yang lebih baik bila kita menggunakan kata-kata positif. Daripada berteriak, “Awas, jangan main bola di ruang tamu!”, kita dapat berkata, “Ayo main bola di halaman, karena kalau di dalam ruangan bisa kena kaca jendela, nanti bisa pecah.” Atau, “Tidak boleh mencoret-coret meja!”, kita dapat memberikan kertas, “Kalau menggambar bisa di atas kertas, karena meja bisa kotor dan sulit untuk membersihkannya.” Apabila anak dalam keadaan bahaya sehingga memerlukan reaksi cepat, kita dapat menggantikan kata-kata spontan “Stop, ada mobil!”, “Panas sekali” “Bahaya.”
Berikan pilihan. Pada periode ini anak ingin mengekspresikan keinginannya atau ingin memegang kendali. Misalnya, anak ingin memilih baju yang tidak tepat dengan situasi (memakai baju olahraga untuk pergi ke pesta), orangtua bisa memberikan tiga pilihan baju yang tepat, dan biarkan anak memilihnya.
Apabila anak ingin makan permen sebelum waktu makan malam, orangtua bisa memberikan pilihan, “Mau permen cokelat setelah makan malam, atau permen rasa jeruk setelah makan malam?”

Apabila anak sedang asyik bermain dan Anda ingin menyuruhnya mandi, berikan pilihan “Nak…mau mandi 5 menit atau 10 menit lagi?”

Dengan cara ini anak merasa dihargai pendapatnya dan merasa mampu untuk mengambil keputusan dan memegang kendali, walaupun sebetulnya ia sedang mematuhi perintah orangtuanya.

Siapkan lingkungan agar terhindar dari kata-kata “jangan”. Orangtua yang mempunyai anak balita harus menyiapkan lingkungan yang aman bagi anak, sehingga kata-kata “jangan” tidak akan terlontar. Misalnya, pindahkan benda-benda yang berbahaya bagi anak dan berikan lingkungan yang membuat anak bebas bereksplorasi secara aman.
Jangan pedulikan hal-hal yang kecil. Biarkan anak bereksplorasi dan mencoba apa saja. Sejauh hal tersebut tak membahayakan dan dapat membuat anak gembira dan penuh semangat, sebaiknya jangan dilarang. Misalnya, mereka ingin bermain pasir atau tanah, jangan takut kotor, karena mereka bisa mandi dan ganti baju. Atau, biarkan anak ingin tidur dengan baju barunya untuk ke pesta, karena sedang gembira mendapatkan baju baru.
Ubahlah persepsi Anda terhadap kelakuan anak. Kelakuan mereka yang terkadang membuat orangtua kesal (misalnya melempar gelas, merusak mainan) sebagai tindakan kreatif karena sedang mencoba sesuatu. Anda bisa menerangkan pada mereka bahwa gelas yang pecah itu harganya mahal, kasihan Papa yang bekerja keras untuk mencari uang. Atau, belilah mainan yang tak terlalu mahal, dan siapkan diri Anda bahwa mainan tersebut akan dibongkar oleh anak. Semakin besar anak, semakin mengerti ia untuk tidak merusak mainannya.
Berkata “jangan” secara tepat. Tentu saja kata “jangan” masih perlu dipakai apabila memang menyangkut perilaku anak yang serius. Apabila memang diperlukan katakan dengan tegas, tapi tak dengan bentakan. Misalnya, “Tidak boleh menarik ekor kucing, kasihan kucingnya kesakitan.” Berikan pujian apabila ia merespon larangan Anda, misalnya dengan senyum atau pelukan, “Mama senang, ternyata kamu mau mendengarkan Mama.”

Semoga bermanfaat 😊

Haii saya Rahmi Yulianti, ibu bekerja 1 anak umur 1,5 thn, tanpa ART. Masih bisa banget ngejalanin bisnis oriflame. Tida...
28/12/2015

Haii saya Rahmi Yulianti, ibu bekerja 1 anak umur 1,5 thn, tanpa ART. Masih bisa banget ngejalanin bisnis oriflame. Tidak ada yang tidak bisa kalau mau mencoba dan mau berusaha. Saat ini bonus di oriflame adalah gaji kedua saya setiap bulan. Suatu saat, saya yakin sekali bonus oriflame akan menjadi gaji pertama dan satu-satunya. Kenapa? Karena success plan di oriflame itu jelas, mau punya gaji berapa kita sendiri yang menentukan. Bonus oriflame yang kerjanya di rumah bisa mengalahkan gaji pekerja kantoran? Bisa banget dan itu pasti bisa. Bunda-bunda mau punya gaji yang kerjabya bisa dari rumah, ngurus anak dan suami? Yuk boleh koment atau add inbox ke saya langsung 😊
www.rahmiy.tk

Anak saya susah makanGak khawatir. Masih ada alternatif lain utk si kecil Farah. JaSuKe buatan mamah yeeeyy Farah sukkka...
14/12/2015

Anak saya susah makan
Gak khawatir. Masih ada alternatif lain utk si kecil Farah. JaSuKe buatan mamah yeeeyy Farah sukkka
Mamah masih bisa buatin cemilan Insya Allah sehat dan manfaat utk Farah, padahal mamah kerja??
Ya bisa d**g, kan mamah kerjanya pakai hp. Manfaatin medsos untuk berpenghasilan
Bisnis jalan, keluarga terurus
www.rahmiy.tk

😊

Saya Rahmi, seorang ibu bekerja yang sudah punya penghasilan dari ngantor. Namun saya tetap jalanin bisnis oriflame. Ken...
14/12/2015

Saya Rahmi, seorang ibu bekerja yang sudah punya penghasilan dari ngantor. Namun saya tetap jalanin bisnis oriflame. Kenapa? Karena saya punya impian. Mau tau apa yang saya lakukan demi impian saya? Yuk boleh banget
www.rahmiy.tk

Kerja tetap jalan, anak juga tetap harus di perhatikan. Apalagi imunisasinya 😊 sangat pentinggg
14/12/2015

Kerja tetap jalan, anak juga tetap harus di perhatikan. Apalagi imunisasinya 😊 sangat pentinggg

Address

Jalan Jend Sudirman Ds Bungur RT 001 RW 001 Kec Bungur
Rantau Buda
71153

Telephone

085752333362

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Anak Bunda posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share