09/07/2023
Menyikapi Perjuangan Panjang dengan Anxiety: Mencari Kekuatan di Tengah Lemas yang Dirasakan
Dalam kelelahan yang mendalam, kadang-kadang kita bertanya sampai kapan kita harus menghadapi situasi seperti ini. Sudah 12 tahun setiap hari merasakan kecemasan, bahkan setelah memiliki anak. Terasa begitu berat dan sulit untuk terus melanjutkan dengan kondisi seperti ini. 😭
Saat anak bertanya tentang apa yang akan terjadi jika mama pergi, jawabannya menyedihkan. Dia berkata, "Jangan pergi, mama. Aku akan menangis. Aku butuh mama," padahal dia baru berusia 5 tahun. Dia sadar bahwa dia membutuhkan ibunya. 😭😭😭
Ku mencoba untuk kuat, tapi kenyataannya tubuhku terasa lemah. Setiap harinya adalah perjuangan yang berat.
Namun, meski lemas, ku tahu bahwa aku tidak sendirian dalam perjuanganku. Aku mencari dukungan dari orang-orang terdekat dan mencoba mencari bantuan profesional. Aku ingin menunjukkan keberanianku dan memberikan contoh yang baik untuk anakku.
Aku menyadari bahwa kekuatan tidak selalu berarti menghadapi semuanya sendiri. Kadang-kadang, itu berarti meminta bantuan dan berbagi beban dengan orang lain. Aku ingin memastikan bahwa anakku merasakan cinta dan perhatian sebanyak mungkin, bahkan jika aku menghadapi tantangan ini.
Hidup dengan kecemasan adalah perjalanan yang panjang, tetapi aku memilih untuk terus melangkah maju. Aku tahu ada hari-hari yang sulit, tapi juga ada momen-momen kebahagiaan bersama keluarga yang membuat perjuangan ini bernilai.
Jadi, walaupun lelah dan lemas, aku akan terus berjuang. Aku akan mencari kekuatan dalam cinta dan ikatan keluarga, serta dukungan dari orang-orang terdekat. Bersama-sama, kita akan melewati ini dan menemukan kelegaan yang kita cari.