Toko Halal & Thoyyib

Toko Halal & Thoyyib Menyediakan kebutuhan makanan, minuman, herbal dll yang halal dan baik untuk menjadi solusi masalah Anda

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐊𝐮𝐫𝐦𝐚 𝐊𝐮𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐊𝐡𝐚𝐬 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧, 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥𝐢 𝐀𝐬𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐉𝐞𝐧𝐢𝐬𝐧𝐲𝐚Kurma adalah salah satu kudapan khas Ramadhan yang selalu ...
17/02/2022

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐊𝐮𝐫𝐦𝐚 𝐊𝐮𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐊𝐡𝐚𝐬 𝐑𝐚𝐦𝐚𝐝𝐡𝐚𝐧, 𝐊𝐞𝐧𝐚𝐥𝐢 𝐀𝐬𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐉𝐞𝐧𝐢𝐬𝐧𝐲𝐚

Kurma adalah salah satu kudapan khas Ramadhan yang selalu disantap, baik saat sahur atau buka puasa. Buah berwarna cokelat dengan rasa yang manis ini selalu menjadi sajian spesial saat datang bulan Ramadhan. Saat waktu berbuka puasa tiba, biasanya umat muslim akan mencari kurma.

Berbuka puasa dengan kurma dan air putih adalah salah satu sunah Nabi Muhammad SAW. Bahkan, manfaat kurma dan nutrisi yang ada dalam buah ini, tidak hanya telah terbukti secara sains, tetapi juga disebutkan di dalam Al Qu'ran. Selain, kurma juga menjadi kudapan favorit Nabi Muhammad SAW, buah ini juga ternyata memiliki berbagai manfaat yang baik bagi tubuh, terutama saat dikonsumsi selama Ramadhan, di saat waktu berbuka puasa.
Dilansir dari Aljazeera, Sabtu (24/4/2021), kurma, baik yang masih segar atau kurma kering, kaya akan vitamin, mineral dan serat penting. Kurma juga memiliki antioksidan tinggi, sehingga bermanfaat untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
Manfaat kurma lainnya adalah sebagai sumber energi bagi tubuh, sebab memiliki fruktosa yang tinggi. Gula alami yang terdapat pada kurma adalah sumber energi yang besar. Jadi, ketika dikonsumsi, maka kurma akan dapat memulihkan energi setelah berpuasa seharian.
Lantas, dari mana asal kurma yang biasa dikonsumsi selama Ramadhan ini dan apa saja jenisnya?
Setiap tahun, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB, setidaknya sebanyak 9 juta metrik ton kurma diproduksi.
Kurma, takjil atau kudapan wajib yang selalu ada saat Ramadhan ini, cenderung tumbuh subur di negara-negara dengan musim panas yang panjang dan terik, seperti Timur Tengah dan negara sekitarnya.
Kurma banyak diproduksi oleh negara-negara di Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Iran, serta negara Afrika seperti Mesir. Ketiga negara ini menghasilkan hampir setengah dari kurma dunia.
Terlebih, hampir semua umat muslim di seluruh dunia mengonsumsi kurma selama Ramadhan, maupun di hari biasa.
Namun, Mesir adalah pemasok kurma teratas di dunia, yang memproduksi hampir satu dari lima atau 18 persen kurma dunia.
Sedangkan Arab Saudi, berada di peringkat kedua, memasok 17 persen kurma dunia, serta Iran dengan memasok 15 persen kurma.
Selain ketiga negara ini, negara pemasok kurma dunia antara lain Algeria, Irak, Pakistan, Sudan, Oman, Uni Emirat Arab dan Tunisia.

𝐉𝐞𝐧𝐢𝐬-𝐣𝐞𝐧𝐢𝐬 𝐤𝐮𝐫𝐦𝐚
Ada berbagai fakta menarik dari kurma, selain manfaat baiknya bagi kesehatan.
Kurma adalah buah yang telah dibudidayakan selama ribuan tahun. Selain itu, meski terdapat pohon kurma jantan maupun betina, namun buah kurma hanya dihasilkan oleh pohon kurma betina.
Pohon kurma yang matang dapat menghasilkan lebih dari 100 kg kurma per musim panen, yakni kurang lebih sekitar 10.000 butir kurma.
Terdapat berbagai jenis kurma yang dihasilkan negara-negara penghasil kurma. Antara lain sebagai berikut.
1. Kurma King Medjool
2. Kurma Medjool Hitam
3. Kurma Mabroom
4. Kurma Ajwa
5. Kurma Deglet Noor
6. Kurma Piarom Malik

Kendati demikian, kurma Ajwa adalah jenis kurma yang tumbuh di Madinah, Arab Saudi dan merupakan kurma termahal di dunia.

Sumber :
https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/24/040000223/mengenal-kurma-kudapan-khas-ramadhan-kenali-asal-dan-jenisnya?page=all

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐬𝐡𝐞𝐫, 𝐀𝐩𝐚 𝐁𝐞𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐥𝐚𝐥?𝗞𝗼𝘀𝗵𝗲𝗿 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗹𝗮𝗹-𝗵𝗮𝗿𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗮𝗴𝗮𝗺𝗮 𝗬𝗮𝗵𝘂𝗱𝗶. 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗜...
09/02/2022

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐊𝐨𝐬𝐡𝐞𝐫, 𝐀𝐩𝐚 𝐁𝐞𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐥𝐚𝐥?

𝗞𝗼𝘀𝗵𝗲𝗿 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗹𝗮𝗹-𝗵𝗮𝗿𝗮𝗺 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗮𝗴𝗮𝗺𝗮 𝗬𝗮𝗵𝘂𝗱𝗶. 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗯𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮 𝗜𝗯𝗿𝗮𝗻𝗶, 𝗸𝗼𝘀𝗵𝗲𝗿 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗿𝘁𝗶 “𝗹𝗮𝘆𝗮𝗸”. 𝗧𝗮𝗸 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗷𝗲𝗻𝗶𝘀 𝗺𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮, 𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗸𝗼𝘀𝗵𝗲𝗿 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗽𝘂𝘁𝗶 𝗽𝗿𝗼𝘀𝗲𝘀 𝗽𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗮𝘁𝘂 𝗺𝗮𝘀𝗮𝗸𝗮𝗻.

Kosher adalah peraturan terkait makanan yang layak dikonsumsi seorang Yahudi. Dalam bahasa Ibrani, kosher berarti “layak”. Tak hanya jenis makanannya, aturan kosher juga meliputi proses pembuatan suatu masakan.

Bagi orang Yahudi, kosher bukan hanya aturan tentang keamanan makanan atau kesehatan saja. ini juga terkait erat dengan nilai-nilai religius. Aturan kosher sangat komprehensif terkait bagaimana makanan harus diproduksi, diproses, dan disiapkan sebelum dikonsumsi.

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐚𝐭𝐮𝐫𝐚𝐧 𝐤𝐨𝐬𝐡𝐞𝐫

Aturan mengenai kosher tertuang dalam kitab Taurat. Instruksi untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari pun disampaikan dari mulut ke mulut serta lewat tradisi.
Beberapa aturan kosher melarang perpaduan beberapa jenis makanan, terutama daging dan produk olahan susu. Ada 3 kategori makanan menurut aturan kosher:
- 𝗗𝗮𝗴𝗶𝗻𝗴 (𝗳𝗹𝗲𝗶𝘀𝗵𝗶𝗴)
Kategori pertama yaitu daging mamalia dan unggas serta produk dari keduanya seperti tulang dan kaldu
- 𝗗𝗮𝗶𝗿𝘆 (𝗺𝗶𝗹𝗰𝗵𝗶𝗴)
Produk olahan susu yang masuk dalam kategori kedua ini termasuk susu, keju, butter, dan yogurt
- 𝗣𝗮𝗿𝗲𝘃𝗲
Seluruh makanan yang tidak termasuk daging atau produk olahan susu. Beberapa di antaranya adalah ikan, telur, dan makanan berbahan dasar tumbuhan.

Menurut aturan kosher, makanan yang berada dalam kategori daging tidak boleh disajikan atau dikonsumsi bersamaan dengan produk olahan susu. Tak hanya itu, seluruh peralatan untuk memproses daging dan produk olahan susu harus berbeda dan terpisah. Termasuk tempat mencuci peralatan pun harus dipisahkan.
Jika seseorang yang mengikuti aturan kosher mengonsumsi daging, maka perlu menunggu beberapa saat sebelum mengonsumsi produk olahan susu. Durasi ini berbeda-beda dalam rentang waktu 1-6 jam.
Sementara makanan yang termasuk dalam kategori pareve dianggap netral dan bisa dikonsumsi bersamaan dengan daging maupun produk olahan susu. Namun lagi-lagi, perlu dirunut bagaimana proses pembuatannya apakah menggunakan peralatan untuk mengolah daging atau produk olahan susu. Proses ini bisa berpengaruh terhadap klasifikasi makanan pareve.

𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗱𝗶𝗸𝗼𝗻𝘀𝘂𝗺𝘀𝗶 𝗺𝗲𝗻𝘂𝗿𝘂𝘁 𝗸𝗼𝘀𝗵𝗲𝗿

Kategorisasi makanan menurut kosher ada pada daging (fleishig), produk olahan susu (milchig), serta ikan dan telur (pareve). Lebih jauh lagi, aturan kosher berlaku bukan hanya seputar jenis makanan saja, tapi jauh sebelumnya mulai dari proses penyembelihan hingga pengolahan.
Aturan yang berlaku dalam kosher adalah:
𝟭. 𝗗𝗮𝗴𝗶𝗻𝗴 (𝗳𝗹𝗲𝗶𝘀𝗵𝗶𝗴)
Istilah daging dalam konteks kosher mengacu pada daging segar beberapa jenis mamalia dan unggas. Produk turunannya seperti kaldu, saus, atau tulang juga termasuk dalam kategori ini.
Beberapa kriteria untuk mengonsumsi daging yang sesuai dengan aturan kosher adalah:
Harus berasal dari hewan pemamah biak dengan kuku terpisah seperti sapi, domba, kambing, rusa, atau lembu
Bagian yang diperbolehkan dikonsumsi adalah bagian forequarter (depan) yaitu paha depan, iga, dan lamusir
Unggas yang bisa dikonsumsi seperti ayam, kalkun, burung puyuh, merpati, dan angsa
Proses penyembelihan harus dilakukan oleh orang yang tersertifikasi menurut aturan Yahudi
Daging harus direndam agar tak ada bekas darah sebelum dimasak
Alat untuk menyembelih atau memasak daging harus khusus
Daging yang tidak termasuk kosher adalah daging babi, kelinci, tupai, unta, kanguru, kuda, burung pemangsa, dan potongan daging dari hindquarter hewan

𝟮. 𝗗𝗮𝗶𝗿𝘆 (𝗺𝗶𝗹𝗰𝗵𝗶𝗴)
Aturan mengonsumsi produk olahan susu seperti keju, susu, butter, dan yogurt harus memenuhi beberapa persyaratan untuk dianggap kosher, di antaranya:
Berasal dari binatang yang kosher
Tak boleh dicampur dengan produk turunan dari daging seperti gelatin atau rennet (seperti proses pembuatan hard cheese)
Harus diolah dengan alat yang berbeda dengan peralatan untuk pengolahan daging

𝟯. 𝗜𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗹𝘂𝗿 (𝗽𝗮𝗿𝗲𝘃𝗲)
Telur dan ikan diklasifikasikan dalam pareve atau netral dalam aturan kosher karena tidak mengandung daging atau susu. Aturannya adalah:
- Ikan dianggap kosher jika berasal dari hewan laut bersirip dan bersisik seperti tuna, salmon, mackerel, dan halibut
- Hewan laut tanpa sirip dan sisik seperti kepiting, udang, lobster, atau kerang dilarang dikonsumsi
- Bisa dikonsumsi bersamaan dengan daging atau produk olahan susu
- Telur dari ikan kosher boleh dikonsumsi selama tak ada bekas darah dan harus diinspeksi seksama sebelumnya
- Gandum atau produk olahannya dianggap kosher jika tidak diberi tambahan produk turunan hewan.

Sementara untuk konsumsi sayur dan buah menurut aturan kosher, harus diperiksa betul tidak ada serangga atau larva sebelum dijual dan dikonsumsi. Tak hanya itu, sayur dan buah yang diolah dengan peralatan untuk mengolah daging dan susu dianggap tidak kosher.

𝗔𝗽𝗮 𝗯𝗲𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗺𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗹𝗮𝗹?
Terminologi kosher dan halal berbeda, termasuk proses sertifikasinya. Makanan yang mendapat sertifikasi kosher belum tentu halal, begitu p**a sebaliknya. Hanya saja dalam konteks lebih besar, baik halal maupun kosher sama-sama mengatur tentang makanan dan proses pengolahan yang diperbolehkan dan tidak, berdasarkan aturan Islam dan Yahudi.

Sumber :
https://www.sehatq.com/artikel/mengenal-makanan-kosher-apa-bedanya-dengan-halal

𝗞𝗲𝗯𝗶𝗮𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵: 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗹𝗮𝗹, 𝗧𝗵𝗮𝘆𝘆𝗶𝗯 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗽𝘂𝗮𝘀𝗮Rasulullah SAW dalam gaya hidup tentang pola makan, ...
08/02/2022

𝗞𝗲𝗯𝗶𝗮𝘀𝗮𝗮𝗻 𝗥𝗮𝘀𝘂𝗹𝘂𝗹𝗹𝗮𝗵: 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗸𝗮𝗻𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗛𝗮𝗹𝗮𝗹, 𝗧𝗵𝗮𝘆𝘆𝗶𝗯 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗲𝗿𝗽𝘂𝗮𝘀𝗮

Rasulullah SAW dalam gaya hidup tentang pola makan, sangat selektif terhadap makanan yang dimakan. Makanan tersebut harus memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara memperolehnya dan halal prosesnya (barangnya). Sedangkan thayyib berkaitan dengan duniawi, baik tidaknya, bermanfaat bagi kesehatan atas makanan yang dikonsumsi.
Kegemaran Rasulullah SAW adalah meminum madu yang dicampur dengan air. Sesuai dengan sabdanya, "Hendaklah kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Al-Qur'an " ( Riwayat Ibnu Majah dan Halim ).

Diperkuat oleh firman Allah SWT: "Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan jangan kamu mengikuti langkah-langkah setan." ( Al-Baqarah : 168 ).

Bagi Rasulullah SAW, makan bukan sekadar memasukan asupan pada mulut dan menelannya. Namun lebih dari itu, bahwa makan adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas begitu banyak anugerah yang Dia berikan. Maka aktivitas makan menjadi bagian dari ibadah yang mempunyai nilai pahala. Beliau tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Pola makan bukanlah harus kenyang karena kapasitas perut sebaiknya diisi 1/3 makanan padat, 1/3 untuk minuman cair dan 1/3 untuk udara.

Cara makan Beliau, dengan tenang, thumaninah, tidak tergesa-gesa. Hal ini akan menghindari tersedak, tergigit dan kerja organ pencernaan menjadi lebih ringan. Memberi kesempatan mengunyah lebih lama agar enzim amilaze bekerja memproses makanan tersebut sehingga mudah diserap tubuh dan meringankan kerja organ pencernaan. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna dan dalam jika panjang bisa menimbulkan kanker di usus besar.

Rasulullah SAW, istiqamah dalam menjalan puasa sunah di luar puasa Ramadhan. Adapun puasa sunah yang dijalankan adalah puasa Senin Kamis, pertengahan bulan, puasa Nabi Daud dan enam hari pada bulan Syawal. Berpuasa merupakan ibadah yang meningkatkan ketaqwaan bagi seorang muslim. Hal ini seperti firman Allah SWT, "Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." ( Al-Baqarah : 183 ).

Adapun manfaat puasa ditinjau dari sisi kesehatan. Sementara sebuah studi telah menyebutkan, puasauntukkesehatanselama 3 hari saja setiap bulan dapat mengembalikan sistem kekebalan tubuh.

Seperti yang dilaporkan Telegraph, sekelompok ilmuwan di University of Southern California (USC), telah menemukan bahwa puasa selama tiga hari dalam setiap bulannya dapat meregenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh, bahkan pada orang tua sekalipun.

Penelitian terbaru menunjukkan, puasa dapat merangsang sel untuk menghasilkan sel darah putih baru, yang dapat membantu dalam memerangi infeksi apapun.
Para ilmuwan juga menemukan bahwa puasa dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh seseorang yang buruk, termasuk penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi.

Berpuasa juga bermanfaat untuk lansia, karena sistem kekebalan tubuh mereka sudah lemah karena proses penuaan, sehingga mereka tidak mampu melawan penyakit yang umum sekalipun.

Tatacara makan minumpun telah diajarkan oleh Beliau seperti, mulailah dengan menyebut nama Allah SWT dan diakhiri dengan memuji-Nya. Akan lebih baik jika setiap suapan membaca basmalah, sehingga laparpun tidak membuat kita lupa berzikir pada Allah SWT. Menggunakan tangan kanan dan janganlah mencela makanan apapun.

Rasulullah saw, tidak pernah mencela satu makananpun dan Beliau selalu menikmati setiap makanan. Jika kurang menyukai suatu makanan tetap dibiarkan tanpa mencelanya. Juga memberikan contoh dengan makan makanan yang ada di dekatnya. Dalam situasi saat ini wisata kuliner sangat menonjol sehingga terkadang melenakan, akibatnya lupa akan contoh yang telah diberikan Beliau.

Minumpun telah ada adabnya, maka minumlah dengan cara perlahan tidak meneguknya secara langsung (terus menerus tanpa menarik nafas). Penyakit paru-paru disebabkan oleh minum dengan cara meneguk langsung. Ibnu Qayyim berkata, "diketahui melalui pengalaman bahwa serangan air terhadap limpa akan menimbulkan sakit dan memperlemah suhu tubuh. Berbeda kalau air itu datang secara pelan-pelan."

Sedangkan untuk makanan dan minuman yang masih panas, dilarang meniup untuk mendinginkannya, karena tiupan itu membuat makanan dan minuman terkontaminasi. Saat meniup seseorang sudah menyebarkan virus dan bakteri. Efek meniup ini sebabkan sakit jantung, hal ini dikarenakan saat meniup H2O dan CO2 akan keluar dari mulut dan berubah menjadi asam karbonat. Batu ginjal akan timbul jika makanan mengandung kalsium oksida (CaO) dan bertemu dengan karbondioksida (meniup), kalsium oksida akan berubah menjadi batu kapur (CaCO3).

Beliau juga mengajarkan agar selalu menutup makanan dan minuman. Jika makanan dan minuman dalam keadaan terbuka, dikhawatirkan kemasukan debu, terkena bakteri, jasad renik atau dihinggapi lalat, yang semua itu bisa menimbulkan penyakit. Dengan tegas Rasulullah SAW bersabda, "Tutuplah wadah-wadah makananmu dan ikatlah leher-leher kantung airmu. Karena sesungguhnya ada satu malam dalam satu tahun di mana wabah datang dan tidak datang ke wadah-wadah yang tak tertutup kecuali dia (wabah itu) jatuh ke dalamnya (Riwayat Muslim). Sebagai upaya pencegahan, menutup makanan dan minuman merupakan langkah tepat.

Kegiatan makan dan minum dalam kehidupan merupakan aktifitas yang sering dilakukan, maka bersyukurlah jika bisa mencontoh yang sudha dilakukan Rasulullah SAW. Semoga kita termasuk dalam golongan ini.

Aunur Rofiq

Ketua Dewan Pembina HIPSI ( Himpunan Pengusaha Santri Indonesia )

Sekjen DPP PPP 2014-2016

https://news.detik.com/berita/d-5361549/kebiasaan-rasulullah-makan-makanan-yang-halal-thayyib-dan-berpuasa.

08/02/2022

Selamat Datang di Toko Kami, InsyaALLAH menyediakan berbagai kebutuhan bagi Bapak/Ibu yang ingin mencari produk yang halal, sehat dan baik untuk menjadi bagin solusi kebutuhan Anda

Address

Jalan Mesjid Al Latif Kademangan
South Tangerang
15313

Telephone

+6289529286185

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toko Halal & Thoyyib posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Toko Halal & Thoyyib:

Share