22/11/2020
Peneliti Ungkap 4 Gejala COVID-19 Ringan yang Wajib Diwaspadai
1. Sakit perut
Gejala COVID-19 ini sering dialami oleh pasien di samping 3 gejala utama, yaitu demam, batuk, dan kelelahan. Studi menyebutkan, masalah di perut akibat infeksi COVID-19 dapat menyebabkan diare dan muntah-muntah.
2. Infeksi mata
Menurut laporan American Academy of Ophthalmology, ada sekitar 1 hingga 3 persen mengalami kondisi ini yang berkaitan dengan gejala COVID-19 baru. Salah satunya kondisi mata merah pada pasien COVID-19.
Namun, tidak perlu panik karena bisa saja ada faktor lain yang menyebabkan mata merah, tidak berarti terjangkit virus Corona COVID-19.
3. Kabut otak
Gejala COVID-19 ini terbilang baru karena jarang dialami sebagai gejala awal oleh pasien. Biasanya, kabut otak ditandai sebagai gejala berkepanjangan atau 'Long COVID'.
Salah satu pasien COVID-19 bernama Thea Jourdan mengungkapkan, awalnya ia merasakan hal aneh di tenggorokannya dan mengeluh sakit kepala. Selain itu, ia merasa lelah namun tidak mengalami batuk dan demam.
"Mereka yang mengalami ini akan dihadapkan pada ketidakmampuan 'melumpuhkan' untuk berpikir jernih," Dr Hilary Jones.
4. Ensefalopati
Gejala COVID-19 baru ini menjadi perhatian para peneliti karena merupakan penyakit otak yang menyebar, mengubah fungsi, serta struktur otak. Hal ini berkaitan dengan penyakit kabut otak yang dikeluhkan oleh pasien dan bisa menyebabkan kelumpuhan pada kinerja otak serta hilangnya kesadaran secara progresif.
"'Brain fog' kabut otak sepertinya deskripsi yang inferior tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ini benar-benar melumpuhkan. Saya tidak dapat berpikir cukup jernih untuk (melakukan) apa pun," kata Mirabai Nicholson-McKellar yang berusia 36 tahun dari Byron Bay, berbicara kepada The Guardian.
5. Nyeri otot
Gejala COVID-19 ini bisa menjadi ciri-ciri terkena virus Corona yang serius. Dikutip dari The Sun, nyeri otot disebabkan oleh pelepasan bahan kimia sitokin ke tubuh sebagai respon terhadap infeksi.
6. Gatal-gatal
Gejala COVID-19 ini muncul pada kulit yang terlihat bintik-bintik dan ruam tanpa sebab. Beberapa ahli kulit percaya bahwa gatal-gatal bisa menjadi salah satu gejala COVID-19. Tidak hanya gatal, bintik-bintik merah juga memberikan sensasi terbakar sebagai respon imun terhadap sistem saraf.