03/07/2022
Q&A:
Apakah dengan ruqyah, penyakit saya bisa sembuh cukup dengan sekali pertemuan ..?
---
mohon maaf sebelumnya jika jawaban saya tidak sesuai harapan.
jika ditanya demikian..., peruqyah syar'iyyah manapun tidak akan ada yang menjawab "bisa sembuh hanya dalam sekali terapi", sekalipun tidak sedikit juga yang Allah takdirkan sembuh hanya dalam sekali terapi. Karena sejatinya kesembuhan bukan milik peruqyah, kesembuhan mutlaq hak perogatif Alloh Ajja wajalla, satu-satunya dzat yang mengatur mana hambanya yang sudah sa'atnya Dia tentukan kesembuhannya dan mana hambanya yang masih ia tetapkan dalam ujiannya.
sekalipun... seandainya tidak sembuh dalam sekali ikhtiar, bukan berarti itu penterapi/peruqyah sengaja memperpanjang untuk alasan komersil, melainkan bisa saja, tidak semua metode bisa di aplikasikan pada waktu tersebut karena alasan waktu yang tidak memungkinkan, atau yang pasti berhubungan dengan takdir Allah yang belum waktunya sembuh. maka yang baik..., peruqyah mengarahkan client nya untuk menterapi dirinya lebih giat secara mandiri dan juga harus memahami seputar keluhan/penyakit dan kesembuhan.
ruqyah merupakan ikhtiar yang sifatnya do'a dan berharap kepada Alloh Jalla wa Ala dan tidak bersifat pengobatan fisik sebagaimana dokter melakukan operasi, namun demikian seseorang berobat ke dokter sekalipun, tetap saja dalam kebanyakan penyakit, dokter tidak menjanjikan sanggup sembuh hanya sekali, terkecuali untuk penyakit tertentu, seperti seseorang yang sakit gigi misal karena sudah rapuh, setelah di cabut sejatinya gigi tersebut tidak sakit lagi setelah kesembuhan pertamanya, karena giginya sudah hilang .. 😊
Terkadang ada sebagian pengobat seolah s**a menjanjikan kesembuhan .. tetapi itu bukan cara peruqyah dalam menjajikan kesembuhan.
Kesembuhan juga tidak terbatas pada kesembuhan yang sifatnya lahiriah saja, melainkan kesembuhan bathin-lah yang pertamakali menopang dan mengarahkan pada datangnya kesembuhan lahiriah... oleh karena itu kesembuhan bathiniah didahulukan agar kesembuhan lahiriah nya pun ikut sembuh. barokallohufiikum.
Abu Adam: 25 Okt 2020