07/09/2026
“Dok, kenapa setelah operasi siku malah jari tangan saya bengkak dan siku sulit digerakkan?”
Pertanyaan seperti ini sering membuat pasien dan keluarga khawatir.
Setelah operasi patah tulang siku, nyeri, bengkak, dan keterbatasan gerak memang dapat terjadi. Namun, pemulihan bukan berarti pasien harus langsung memaksakan siku untuk bergerak.
Yang penting adalah memahami apa yang sedang terjadi dan bagaimana langkah pemulihannya.
🟢 Tahap 1 — Memahami kondisi
Pasien dan keluarga perlu mengetahui mengapa muncul nyeri, bengkak, dan keterbatasan gerak setelah operasi.
🟢 Tahap 2 — Menjaga keamanan
Gerakan dan aktivitas harus disesuaikan dengan kondisi tulang, jaringan, stabilitas hasil operasi, dan instruksi dokter.
🟢 Tahap 3 — Mengelola nyeri dan bengkak
Pada tahap awal, fokusnya bukan sekadar mengejar gerakan, tetapi membantu pasien tetap nyaman dan mempertahankan gerakan yang aman.
🟢 Tahap 4 — Mengembalikan gerak
Mobilitas jari, tangan, dan siku dikembangkan secara bertahap sesuai proses penyembuhan.
🟢 Tahap 5 — Mengembalikan fungsi
Ketika kondisi memungkinkan, latihan mulai diarahkan pada penggunaan tangan dalam aktivitas sehari-hari.
🟢 Tahap 6 — Melanjutkan pemulihan di rumah
Pasien dan keluarga perlu tahu latihan apa yang dilakukan, aktivitas apa yang perlu dibatasi, dan tanda-tanda apa yang perlu diperhatikan.
Jadi, fisioterapi bukan hanya tentang “diberi latihan”.
Pasien dan keluarga perlu memahami:
Apa yang terjadi → mengapa terjadi → apa yang boleh dilakukan → apa yang harus dihindari → kapan progresi dilakukan → bagaimana mengetahui pemulihan berjalan dengan baik.
Karena ketika pasien dan keluarga memahami prosesnya, mereka dapat menjadi bagian aktif dari proses pemulihan.
📍 Wahyu Physio — Fisioterapi Trenggalek