24/02/2018
MENGAPA KOSMETIKA HARUS HALAL??
Menurut Ir. Lukmanul Hakim, MSI. Direktur Eksekutif dari LPPOM MUI :
“kosmetik adalah produk yang berinteraksi langsung dengan tubuh melalui kulit atau yang dikonsumsi langsung dalam bentuk obat. Produk bisa saja mengandung zat-zat bersifat najis dalam paradigm agama islam, salah satunya adalah bahan-bahan mentah yang terbuat dari binatang haram.”
“Terdapat 1550 produk kecantikan sekarang, baru 21 yang disertifikasi halal. Dalam artian, sekitar 1,79 persen yang sudah disertifikasi sebagai kosmetik berlabel halal. Bukan berarti tidak halal ya, tapi hanya saja belum terdaftar. Sertifikasi halal melingkupi sampling bahan baku produk untuk menentukan keamanan dan kehalalan produk tersebut,” tambahnya.
Kosmetik dapat disebut halal bila memenuhi kriteria dibawah ini :
1. Bahan yang digunakan tidak mengandung anjing dan babi.
2. Bila menggunakan bahan dari binatang seperti kolagen dari lemak sapi, proses kematian atau hewan telah dilakukan sesuai dengan prosedur Islam ( sama halnya saat kita menyembelih hewan dengan pisau tajam dan menyebut nama Allah SWT ).
3. Kosmetik tidak terbuat dari hewan yang memiliki taring gigi.
4. Kosmetik tidak terbuat dari hewan yang memiliki cakar.
5. Kosmetik tidak terbuat dari darah dan plasenta hewan.
6. Kosmetik tidak mengandung alkohol.
Menurut Aisha Maharani, Pendiri Komunitas Halal Corner :
Maraknya kosmetika yang tersebar di masyarakat membuat label halal menjadi penting, khususnya bagi para muslimah. Adanya label halal akan membuat pengguna merasa aman memakai kosmetika tersebut, tanpa perlu merasa khawatir.
Aisha termasuk pembeli yang selektift. Jika dia hendak membeli produk kosmetika yang belum mendapatkan sertifikasi halal dari MUI, dia akan sangat memperhatikan bahan-bahan yang digunakan.
Aktivitasnya di Komunitas Halal Corner membuatnya hafal betul mana bahan-bahan yang termasuk halal dan haram. Baginya, kehalalan suatu produk adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
“Ini masalah prinsip, selalu pengen yang halal. Kalaupun misalnya tidak cocok dengan jenis kulit, lebih baik tanya dengan penjualnya alternatif produk lain yang halal tapi sesuai dengan kondisi kulit. Orang Indonesia ini kelemahannya malas cari informasi, maunya instan,” ujarnya.
Menurutnya, tren barang halal ini memang sedang gencar di Indonesia. Sebagai warga yang tinggal di negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sebetulnya masyarakat diuntungkan dengan banyaknya barang yang berlabel halal, ditambah lagi memiliki Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang memiliki wewenang untuk sertifikasi barang halal.
Jadi, skala prioritas memilih barang halal atau tidak, bagi Aisha, tinggal kembali kepada kesadaran masing-masing.
Kehalalan suatu produk kosmetika dinilai dari 2 hal. Pertama,dari cara pengolahan bahan-bahan tersebut. Kedua, dari bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan.
Cara pembuatan dan pengolahan suatu produk juga mempengaruhi kadar kehalalannya. Misalnya, jika suatu produk menggunakan bahan dari hewan yang disembelih, cara menyembelih hewan tersebut harus juga dengan cara yang disyariatkan agama Islam.
Adapun bahan-bahan yang termasuk haram digunakan itu misalnya bahan yang terbuat dari tubuh manusia seperti ekstrak plasenta atau omnion (cairan ketuban). Karenanya, kalaupun masyarakat tetap memilih menggunakan kosmetika yang tidak berlabel halal, Aisha tetap menyarankan untuk mencermati bahan baku yang digunakan.
Pentingnya Memilih Kosmetik Halal
Bagi anda yang beragama Islam, sebagai perempuan muslimah yang taat, memilih kosmetik halal merupakan hal yang mutlak untuk dilakukaan. Hal ini terutama merupakan wujud ketaatan kita anda sebagai umat agama islam yang memang melarang pengkonsumsian bahan-bahan tertentu. Begitu p**a dengan kosmetik, pemakaian kosmetik tentunya juga harus melewati uji halal dari pihak yang berwenang. Berikut ini merupakan beberapa hal penting yang akan anda peroleh saat anda memilih mengkonsumsi kosmetik Halal :
1. Anda akan terbebas dari rasa bersalah dan dosa akibat mengkonsumsi bahan yang dilarang oleh Syariat. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keberkahahn dalam kehidupan anda sehari-hari.
2. Mengkonsumsi barang halal berarti mengkonsumsi barang yang sehat. Ya, status halal melekat pada barang-barang yang aman dari segi kesehatan seperti bebas dari darah, lemak babi, anjing, bangkai dan seterusnya.
Tips Memilih Kosmetik Halal
Mengkonsumsi kosmetik halal tidak semudah mendapatkannya. Banyak produk yang melabelkan cap halal namun berbeda dari kenyataannya. Walaupun di negara kita sudah ada lembaga yang menjamin keamanan kosmetika seperti BPOM dan kehalalan kosmetika seperti MUI, kita patut waspada.
Berikut ini merupakan tips memilih kosmetik halal :
1. Pilihlah kosmetik yang mendapat sertifikasi halal dari MUI Indonesia. Hal ini akan sedikit banyak mengurangi resiko anda mengkonsumsi barang haram. Walaupun demikian anda tetap harus waspada akan berbagai faktor lain seperti komposisi misalnya.
2. Pilihlah kosmetik dengan bahan aman dan alami, bebas dari zat haram dan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan sebagainya.
3. Pilihlah kosmetik yang jelas nama perusahaan, alamat produksinya, dan tanggal pembuatan kosmetik.
4. Pilihlah toko kosmetik yang terpercaya dan merupakan agen resmi dari berbagai merk kosmetik nasional maupun internasional.
Pasalnya kini banyak oknum yang menyalahgunakan botol bekas kosmetik dengam mengisinya dengan bahan berbahaya. Untuk itu, memastikan distributor dan gerai kosmetik terpercaya merupakan hal yang sangat penting. Tips di atas hanyalah sedikit tips dari banyak tipa yang mungkin masih anda miliki. Tak ragu lalgi bahwa kosmetik halal merupakan pilihan yang tepat bagi anda muslimah yang ingin tampil cantik. Selamat Mencoba!
Ingin kosmetika yang Aman dan Halal ?
Saatnya anda menggunakan produk