Stand kek kawin hq

Stand kek kawin hq Membantu bakers dalam mendapatkan cake stand custom made dan service sewa standkek seluruh malaysia

Siapapun yang menulisnya, Terimakasih karena telah mampu membuat saya terharu... 😢😢😥😥😭😭😭Ingat Ibu....Sudah dua tahun ini...
06/04/2024

Siapapun yang menulisnya, Terimakasih karena telah mampu membuat saya terharu... 😢😢😥😥😭😭😭

Ingat Ibu....

Sudah dua tahun ini emak ikut tinggal di rumahku, emak yang sudah sepuh dan berusia tujuh puluh tahun lebih. Dulu emak tinggal berdua dengan bapak di desa, tapi semenjak bapak pergi mendahului emak, aku gak tega meninggalkannya sendirian, kuajak emak ke rumahku di kota.

Awalnya mas Ardi, kakak tertuaku sempat mengajak emak tinggal bersamanya tapi gak lama karena istrinya keberatan dengan emak yang makin hari makin rewel dan banyak maunya.

"Mbakmu kadang sudah nahan hati dengan kelakuan emak, Dik, cerewetnya minta ampun," keluh mas Ardi ketika mengantar emak ke rumahku.

Semakin senja tingkah emak seolah melampiaskan rasa ketika muda dulu. Emak dahulu terlalu menurut pada bapak dan gak pernah ada maunya, sekarang ketika tua rasa yang dahulu ia tahan dengan mudah ia ungkapkan.

"Nasi goreng pakai bumbu instan kayak gini gak enak."

"Pakaian jangan di-laundry, gak bersih, enak nyuci sendiri."

"Anakmu itu jajan terus, gak sehat entar batuk."

"Untuk apa beli hiasan dinding, buang-buang uang."

"Kalau hari Minggu jangan kesiangan, jangan pemalas."

Setiap hari, selalu saja omelan emak mewarnai hari-hariku. Ketiga anakku kadang kena sasaran ocehan emak, ada-ada saja yang salah di matanya.

"Dengarkan saja, Dik, gak usah diladeni, wajar orang tua," nasehat suamiku ketika aku mengeluhkan sikap emak yang kadang menjengkelkan.

"Kadang aku emosi juga, mas, kalau lama-lama kayak gini."

Suamiku tersenyum dan mencubit pipiku. "Alhamdulillah kita masih diberi nikmat merawat orang tua, jangan sampai kelak kita menyesal ketika dia sudah tiada."

Aku bergeming, benar juga.

***

Hari Senin pagi, suamiku masih dinas di luar kota, kebetulan yang bantu di rumah terlambat datang. Anak-anak rewel, mandi pun harus ribut, sarapan mesti berantem dan pakai seragam lambatnya setengah mati.

"Ayo, Nak, buruan entar mama terlambat," ucapku gusar. Jam delapan pagi ini ada rapat di kantor.

Semalam aku gak enak badan, batuk dan pilek mungkin kecapekan karena sudah tiga hari begadang mengerjakan laporan.

"Nak, cangkul kita dimana ya?" tanya emak ketika aku sedang memakaikan sepatu si bungsu.

"Gak tahu, Mak, tanya Bi Inah saja di belakang," jawabku. Ada-ada saja emak ini, dikala orang sibuk pagi-pagi dia sibuk nanyain cangkul.

"Kata Bi Inah dia gak tahu," ucap emak lagi.

"Cari di belakang, Mak," jawabku kesal. Apa mendesaknya coba mencari cangkul di jam genting seperti ini.

"Aisyah ayo nak buruan." Aku memanggil putriku yang dari tadi tak keluar kamar. Waktu semakin bergerak meninggalkan angka tujuh, aku semakin gelisah.

"Bentar, Ma, masih nyari buku PR semalam, gak ketemu," jawab Aisyah.

"Mama tunggu lima menit, adikmu sudah di mobil semua. Kalau kamu belum keluar kami tinggal."

"Nak, kamu cari dulu cangkul, toh kamu belum pergi," ucap emak gusar.

Aku bergeming, malas menanggapi emak.

"Nak, ingat dulu dimana kamu naruh cangkulnya." Emak mendesak, raut wajahnya pun terlihat kesal.

Aisyah putriku berlari keluar rumah, ia segera masuk ke mobil.

"Aku dan anak-anak berangkat ya, Mak." Aku mengambil punggung tangan emak dan menciumnya cepat.

Emak menarik lenganku, "cari dulu cangkulnya," ucap emak.

"Entar sore ya, Mak. " Aku tersenyum, berusaha sabar.

"Emak mau sekarang!" Emak membentak.

"Mak, aku ini sudah terlambat, hari ini ada rapat, kalau persentasiku gagal bisa gawat. Emak jangan buat masalah d**g, untuk apa coba nanya cangkul sekarang? Wajar saja kalau istri mas Ardi gak betah sama emak kalau rewel kayak gini." Aku beranjak meninggalkan emak, masuk mobil dan membanting pintunya. Kesal.

Sekilas kulihat emak terdiam dengan mata yang berkaca.

Jantungku berdetak cepat seolah ada yang mengejar, napasku terasa sesak dan kedua mataku memanas. Baru kali ini aku membentak emak, sebelumnya aku berhasil menahan diri dari kerewelan emak namun kesabaran ada batasnya. Meledak sudah amarah ini.

"Mama jangan kasar gitu d**g sama nenek," ucap Aisyah putriku.

Aku diam.

"Biasanya kan mama sabar," Yusuf putra keduaku menimpali.

"Nenek bilang dulu waktu kecil mama orangnya rewel, kalau nanya gak bisa stop, tapi nenek s**a. Itu artinya mama pintar kata nenek. Terus mama juga orangnya kalau ada mau gak bisa ditunda dan nenek bilang itu bagus artinya mama orangnya gigih." Aisyah berkata pelan.

Aku bergeming kehilangan kata-kata. Anakku benar, bukankah sifat emak dan aku kini sama? Kami sama-sama rewel, banyak maunya, selalu gigih bila ada keinginan tapi hanya ada satu yang membedakan. Emak menganggap sikapku ini sebagai sebuah anugrah dan dengan senang hati menerimanya, tapi aku? Dengan mudah aku menganggap emak sebagai beban.

Tak ada pembicaraan lagi di mobil hingga ketiga anakku turun dan masuk ke gerbang sekolah, ketiganya melambaikan tangan dengan mata yang juga berkaca. Emak yang bagiku rewel itu adalah kesayangan bagi putra putriku.

Aku menepuk setir mobil berkali-kali, sepuluh menit lagi pukul delapan, bila memacu kendaraan dengan cepat maka aku masih bisa ke kantor tepat waktu. Tapi ada yang mengganjal di hati, sebuah rasa berjudul penyesalan.

Baru dua tahun emak di rumah, emak pun tak sakit-sakitan, masih bisa makan, minum dan membersihkan diri sendiri, hanya sedikit rewel saja. Tapi aku, anak yang telah sembilan bulan dikandungnya, dua tahun disusui, belasan tahun dirawat dan disekolahkan hingga akhirnya menikah pun masih tetap menyusahkan. Begitu mudah aku menganggap emak sebagai beban.

Tubuhku bergetar dengan napas yang tersendat, tumpah sudah air mata ini. Emak.

***

Aku segera memarkirkan mobil di garasi dan berlari ke kamar emak. Persetan dengan rapat dan persentasi, aku harus segera memohon maaf emak. Paling-paling pekerjaanku akan diambil alih oleh teman kantor dan tahun ini gak dapat bonus. Itu gak penting, hati emak lebih berharga dari apapun, tak kan kubiarkan retak dan hancur.

Kedua mataku menyisir kamar emak yang kosong. Kemana emak? Aku berlari ke dapur.

"Mana emak, Bi?" tanyaku pada Bi Inah yang sedang mencuci piring.

"Di halaman belakang, Bu, entah lagi apa tapi kayaknya dari tadi ngucek-ngucek mata terus kayak nahan nangis gitu."

Segera aku ke halaman belakang rumah dimana banyak tanaman emak tumbuh subur. Emak sedang menggali sesuatu dengan pisau kecil ketika aku menghampirinya.

"Lagi apa, Mak?" tanyaku.

Emak menoleh dan tersenyum. "Gak ngantor?"

Aku menggeleng, "gak enak badan," bohongku.

"Emak tadi mau minta cangkul buru-buru karena mau gali jahe merah ini. Semalam emak dengar kamu batuk gak berhenti jadi emak mau buat wedang jahe biar bisa kamu minum sebelum berangkat kerja makanya tadi emak buru-buru." Emak masih menggali tanah dengan pisau kecil.

Aku bergeming.

"Mak gak berani pakai pisau dapur kamu, kan pisau mahal nanti rusak kalau kena tanah makanya tadi cari cangkul."

Ah bodoh, apa ini, dadaku kian sesak.

"Untung ketemu pisau kecil ini, peninggalan bapakmu dulu, ini emak sudah dapat banyak jahenya." Emak menunjukkan lima ruas jahe merah di telapak tangannya. Ia beranjak dan tersenyum. "Kamu istirahatlah, nanti wedang jahenya emak antar ke kamarmu. "

Ya Allah, ya Allah, berkali aku menyebut nama-Nya. Duhai hati alangkah mudah syetan merasuki diri, betapa rapuh pertahanan diri, durhakalah aku yang telah melukai hati wanita baik ini.

Aku segera berlari dan memeluk tubuh kurus emak. "Maafkan aku, Mak, maafkan, aku salah sudah membentak emak. "

Emak memegang pundakku dan tersenyum. "Gak apa." Emak kembali memelukku dan menepuk pundakku. "Istirahat lah, kamu lelah," bisik emak.

*_Setiap orang tua akan sangat bahagia menghabiskan waktu merawat anaknya namun sebaliknya tak semua anak memiliki ketulusan dalam merawat orang tuanya walau hanya hitungan tahun.*_

*Itulah ibuku ibumu ibu kita*

_*Alhamdulillah Allah Taala memberi ibu kita umur panjang, sehingga kita bisa berbakti padanya*_

_*ibu ibu ibu bapak*_

Kalaulah orang bukan Islam yang bikin klip tarian raya songsang sebegini pada bulan Ramadan, pasti ramai akan mengamuk k...
02/04/2024

Kalaulah orang bukan Islam yang bikin klip tarian raya songsang sebegini pada bulan Ramadan, pasti ramai akan mengamuk kerana seperti sengaja menghina bulan suci dan hari kebesaran umat Islam ini. Tergamaklah orang Islam sendiri yang tak habis-habis mencari perhatian dengan cara aib sebegini. Sudah-sudahlah.

Apakah Melayu sudah bankrup?Perbualan penjual kueh dengan seorang perempuan muda Melayu bekerjaya, saya cuma pasang teli...
21/03/2024

Apakah Melayu sudah bankrup?

Perbualan penjual kueh dengan seorang perempuan muda Melayu bekerjaya, saya cuma pasang telinga sajaaa..

"Makcik, bagi kuih ni 2, yang ni 3," kata Nora.

"Tak nak tambah lagi satu nak bagi cukup tiga ringgit?" tanya makcik itu.

"50 sen satu kuih? Kenapa mahal benar ni cik?" tanya Nora secara berseloroh. "Bolehlah, saya tambah lagi satu biji."

Makcik itu menyepit kuih lapis berwarna merah jambu itu lalu diletakkan di dalam plastik putih, lalu dimasukkan ke dalam plastik kecil berwarna kuning.

"50 sen sebiji pun, untung bukan banyak pun dik," jawab makcik itu.

"Ye ke ni cik?" tanya Nora semula.

"Sebijik makcik jual 50 sen. Untung sebiji paling banyak pun 20 sen, 30 sen, itu pun lepas tolak kos bahan sahaja. Kos masa, kos renyah buat kuih, kos elektrik, semua tu makcik pun tak pandai la nak kira macam mana," jawab makcik.

Makcik itu menghulurkan beg plastik kuning berisi 6 biji kuih itu kepada Nora.

"Adik agak pukul berapa makcik start buat kuih tu?" tanya makcik itu.

"Tengahari, dalam jam 11 macam tu," agak Nora.

"Makcik buat seorang, dari pukul 10 pagi," jawab Makcik tu. "Dalam pukul 3.30 dah kena siap semua, pukul 4 makcik dah ada dekat sini bukak gerai, selalunya dalam 6.30 makcik dah kena tutup, sebab anak-anak nak balik sekolah," beritahu makcik itu.

"Sekarang pukul berapa ni dik?" tanya makcik itu lagi kepada Nora.

"5 suku," jawab Nora.

"Adik pelanggan kedua makcik hari ni," jawab makcik itu. "Berapa ringgit makcik untung jualan atas adik? RM1, RM1.20."

Nora diam sahaja.

"Berapa biji kuih pelanggan pertama makcik beli tadi? Tiga," kata makcik itu sambil mengangkat jari. "Katalah makcik untung dengan dia RM1.00. Dari jam 10 pagi sampai sekarang, makcik baru untung RM2.20."

Tak pernah Nora terfikir semua itu sebelum ini.

"Dulu makcik jual goreng pisang, yang tu untung dia banyak sikit, tapi lepas anak makcik dah masuk sambung belajar, makcik tak larat nak buat," beritahu makcik tu. "Tu kuih ketayap yang adik beli tu, berapa lama adik rasa satu biji kuih tu nak siap?"

"Sejam lebih," agak Nora lagi. "Nampak macam leceh nak membuatnya tu. Maaf makcik, saya nak tanya, kalau tak untung, kenapa makcik meniaga?"

Makcik itu merenung muka Nora.

"Sebab ada ramai orang Melayu nak makan kuih Melayu, kalau makcik tak meniaga, siapa lagi yang nak meniaga kuih Melayu," jawab makcik itu. "Makcik s**a meniaga. Lagipun makcik bukan pandai buat benda lain dah sebenarnya. "

Makcik itu menyusun bekas-bekas kuih yang ada, "tapi maaflah dik takut adik terasa, makcik nak kata, orang Melayu kita sekarang ni pelik dik."

Nora terdiam tertanya-tanya. "Pelik macam mana tu Cik?"

"Orang kita makan donut sebijik RM3 tak apa, sushi sebijik RM2 tak apa, tapi bila cerita pasal kuih tepi jalan, 50 sen sebiji, mahal," Makcik itu senyum.

Nora terdiam lagi.

"Adik pernah cuba buat kuih orang kita?" tanya makcik itu tiba-tiba.

"Tak pernah lagi, kuih bahulu ada la saya cuba buat masa raya dulu," jawab Nora.

"Berapa sen adik rasa berbaloi nak jual kuih bahulu sebiji yang adik buat dari mula sampai siap?" tanya makcik tu.

Nora hanya diam. Terkenang penat dan lenguh tangannya memukul telur.

"Pada makcik, tak apa makcik untung sikit, makcik cukup makan, sebab makcik tau, ada ramai orang kat luar sana yang macam adik, nak makan kuih orang kita. Pada makcik, ni semua sumbangan makcik pada anak-anak jugalah," kata makcik itu. "Tapi makcik sedih tengok orang kita, yang dah tak peduli nak jaga apa yang kita ada."

Nora diam sahaja mendengar. Dia hanya merenung melihat makcik itu meneguk sedikit air kosong dari botol air berkarbonat yang dibawa.

"Makcik orang Melayu. Makcik boleh meniaga sushi ke, dorayaki ke, harga pun sebijik 2 ringgit, jual 10 dah macam untung makcik sehari, barang pun ambik dari pembekal, tak perlu renyah-renyah buat semua," kata makcik tu.

"Tapi dik, kalau makcik buat macam tu, siapa lagi nak jual kuih-kuih ni dekat adik?" tanya makcik tu.

"Kalau makcik mati nanti, anak-anak makcik semua dah tak mau buat kuih. Yang perempuan pun tak minat nak belajar macam mana, nanti-nanti takkan la semua orang Melayu nak makan sushi dengan donut aje hari-hari?" Makcik itu menghulurkan duit RM3 semula kepada Nora.

"Eh, makcik, ni kan duit kuih saya," kata Nora.

"Makcik tak nak duit kau dik, makcik sedekah. Tiap-tiap orang yang beli kuih dengan makcik dan dia kata mahal, makcik bagi balik duit kat dia dan makcik sedekahkan," jawab makcik itu.

"Kenapa p**a makcik?" tanya Nora kehairanan.

"Sebab kalau orang Melayu tak nak tolong orang Melayu yang tak mampu, tak ada orang lain lagi yang akan tolong orang kita," jawab makcik itu.

"Saya mampu makcik," balas Nora.

"50 sen sebiji adik kata mahal, tak mampu lah tu," kata makcik itu tersenyum, ikhlas.

KESIMPULAN DARI PERBUALAN ATAS

# kalau rasa 50sen tu mahal jangan beli
# kek secrect resepi murah je boleh beli
# jangan bantu orang susah
# bantu orang senang
# harga berpatutan dah jangan pertikai
# tolong hargai susah payah orang yg buat
# cuba buat sendiri agak2 dpt ke seketul 20sen
# agak2 faham ke
# beli kt pasaraya tak minta kurang pun.
# saja cari pasal
# dah murah nak murah lagi
# please la fikir dan nilaikan
# pergi la cari yg paling murah kalau dpt.
# jual harga standard pun minta kurang melampau2
C/P

Boleh save tarikh cuti panjang untuk tahun 2024. Yang terselit hari bekerja tu kalau ada AL banyak boleh la apply, nanti...
25/12/2023

Boleh save tarikh cuti panjang untuk tahun 2024. Yang terselit hari bekerja tu kalau ada AL banyak boleh la apply, nanti boleh plan nak gi jalan-jalan cari makan ke 🤭

Dah boleh boikot m1LO cuba richcool PLAK !!Ni dah la jauh lagi murah dari m1LO sedap pun sedap lebih kurang je dengan m1...
18/11/2023

Dah boleh boikot m1LO cuba richcool PLAK !!

Ni dah la jauh lagi murah dari m1LO sedap pun sedap lebih kurang je dengan m1LOBoleh dah ni ubah selera tukar sapot lokal

Tngokla harga dia mmg marhen !!
https://shp.ee/wi6evyc

Stok tahan sebulan tu, ada yang dah try? Yang nak meniaga tu jangan claim milo tapi bancuh richcool lak, ada kene pelangkung satgi. Tp mmg betul kawan2 admin yg jual air balang ngan kedai mkn ngan kedai mamak banyak dah pakai serbuk air ni .

Semoga Allah swt menerima segala amalan kita ameen
15/10/2023

Semoga Allah swt menerima segala amalan kita ameen

Mohon share..saya kasi habuan RM3,000 bagi yang mengenali, atau boleh berikan info sehingga tertangkapnya scammer ini!!!...
15/09/2023

Mohon share..saya kasi habuan RM3,000 bagi yang mengenali, atau boleh berikan info sehingga tertangkapnya scammer ini!!!

Nama Panggilan: Majd/Majid
Memiliki kad Refugee daripada Syria
No HP Umobile : 0189639255
Lokasi Terakhir Ampang

Sebalik cerita scammer terbaru…

Majid ni berwatakan segak dan bagus dalam tutur kata. Tetapi dalam kebaikan beliau mempunyai sifat yang paling keji dan tiada amanah. Modus operandinya akan datang kepada kedai kedai makan besar dan menceritakan bagaimana kesusahan hidupnya dan di syria rumah dia kene bom bagai. Dia akan datang setiap hari sehingga meminta makan, buat buat tumpang tidor di sofa ketika kedai dah tutup. Dia akan buat rajin bantu team anda kemas dan buang sampah sehingga kita rase sangat kesian atas diri dia.

Kenapa dia target kedai besar sebab dia nak target pelanggan pelanggan wanita berduit agar masuk dalam pukat dia. Dengan perwatakan mereka,akan ada wanita yang terjerat kesian dan membantu kononnya tetapi akhirnya di tipu hidup hidup.

Dari lakonan ini, akan ada yang terperdaya dan kita maklum setiap syarikat tidak boleh mengajikan refugee/pelarian yang memegang kad UNHCR. Asbab dari ini, apa yang boleh di bantu adalah memberikan tempat tinggal sementara, makan dan duit poket (kerja sendiri) sebagai sara hidup mereka.

Setelah dapat apa yang dia mahukan, dengan lakonan baik membersihkan seluruh kedai, dia akan target barang berharga untuk di curi dan meletakkan barangan itu kepada pekerja lain dan beritahu bos yang pekerja itu curi barang tersebut. Kononnya dia lah hero dan akan buat video video provokasi serta rakaman peras ugut secara sendiri untuk di berikan kepada pihak syarikat untuk memeras ugut syarikat. Walaupun kerja ini nampak dia lakukan seorang, akan tetapi sebenarnya mereka ada kump**an yang bergerak secara berasingan kerana video video yang di edit dan cara cakap sepertu dalam script.

Setelah beliau cukup memiliki video video yang jijik dengan lakonan sendiri, beliau akan hantar kepada owner syarikat itu dan memaklumkan akan meng’viral’kan video video tersebut kepada pelanggan mereka dan di social media yang boleh menjatuhkan kredibiliti syarikat tersebut. Jika video video yang di ambil sendiri ini tidak mahu tersebar, beliau meminta wang tebusan sebanyak RM 10,000 sebagai pengdahuluan dan RM 2,000 setiap bulan dengan menganggap ini sebagai satu wang bayaran gaji beliau setiap bulan. Beliau akan mengugut dari pemilik kedai hingga kepada pekerja pekerja lain dengan menghubungi secara wassap atau anta voice note kemudiannya delete kepada mereka.

Seorang chef telah dapat bercakap dengan si Majid ni tanya kenapa dia buat orang/syarikat yang dah banyak tolong dia. Sebagai orang islam, tergamak majid buat ini kepada mereka. Mereka berborak hampir 40 minit dan Ini rumusan dari Majid;

‘beliau berkata ini adalah jalan mudah untuk mendapatkan duit daripada rakyat malaysia sebab rakyat malaysia ini terlalu hormat pada orang luar. Dan dia kata dia tak nampak ada rakyat malaysia yang berani lawan mereka (orang arab). Dia siap ajar lagi jangan baik sangat dengan orang luar sebab mereka datang hanya nak survive dan sakau duit orang malaysia. Dan ramai dah tersungkur sehingga habis duit di sakau oleh mereka. Menurut dia lagi, mereka ini sindeket yang akan memilih orang kacak/berupa agar mudah orang malaysia tergoda untuk mereka menjalankan modus operandi mereka. Dan apabila mereka sampai malaysia, menggunakan cable mereka untuk dapatkan kad perlindungan perlarian agar mereka kebal dari undang undang malaysia’

Di atas adalah point point yang menarik hasil cerita beliau. Bukan sahaja pihak syarikat yang kena, ramai wanita terutama isteri orang yang menjadi mangsa. Operandi dia mudah sahaja, cari target, buat video atau gambar dengan mangsa dan akan peras ugut untuk tular. Satu kes dia ada tumpang pekerja wanita ni baru balik dari bekerja dan kononnya dia nak pergi ke ampang tumpang jumpe kawan dia, kemudian sewaktu dia dah tumpang dia akan buat video pegang condom yang belum di buka dan masukkan sekali muka pekerja tersebut tanpa sedari yang kononnya mereka akan melakukan hubungan s*x. Dan akan ade susualan video yang di edit gambar condom yang telah di pakai p**a kononnya di hotel tanpa wanita tersebut. Ramai terjerat dan ada bertolok gadai memberikan wang kepada sindeket ini.

Jom para sahabat kita hapuskan sedikit ini. Kita cari sampai dapat dan hantar mereka p**ang.

Ini adalah no acc yang selalu dia pakai untuk mengambil wang daripada mangsa

RHB Bank

Asaad Salim Bded Alibraheemi
16431700332318.

Report polis telah di buat dan memang banyak kes dari group Syrian ni. Bagi mangsa jangan takut dan tampil buat report kepada polis agar kegiatan mereka terbongkar.

Mohon bantu saya jejak si polan ini!!!

While at the airport just now, ada Makcik ni datang tanya nak beli tak nasi rendang ayam, nasi minyak, ayam masak merah....
03/03/2023

While at the airport just now, ada Makcik ni datang tanya nak beli tak nasi rendang ayam, nasi minyak, ayam masak merah. Memula I macam takut la kan. Then after she walk away I nampak bakul hijau tu ada bekas bekas. So I pun panggil balik semula untuk beli.

I bought 2 nasi with ayam merah. Then I pun tanya makcik masak sendiri ke? Pastu dia cakap dia masak sebab nak kena tanggung kos kanser dia. 🥲

I think umur makcik tu around 60++ tapi masih gigih dan gagah untuk bekerja.

Kalau korang kat kat KLIA2, ternampak makcik ni.. korang beli la makanan yang dia jual okay. Tak tolong banyak. Tolong dia sikit pun takpe. 🥲 Semoga dipermudahkan urusan makcik ni. Aminnn.

Sumber: Twitter

Pokok pisang terbesar di dunia terletak di Papua, New Guinea. Panjang daun boleh 2.5 meter dan saiz pisang masak adalah ...
11/11/2022

Pokok pisang terbesar di dunia terletak di Papua, New Guinea. Panjang daun boleh 2.5 meter dan saiz pisang masak adalah seperti bayi yang baru lahir.

BUKAN patung tapi wedding cake GILA!Yaa... kalau tak bling-bling kalau tak extravaganza, bukan Dubai la tu...Ni lah dian...
24/10/2022

BUKAN patung tapi wedding cake GILA!

Yaa... kalau tak bling-bling kalau tak extravaganza, bukan Dubai la tu...

Ni lah dianya dikatakan wedding cake paling mahal di dunia! Siap pakai tudung lagi tu. Ishhh... 😂😂😂 Tapiii...

Saya memang s**a chocolate cake. Tapi, cake ni, tak tau la sanggup makan ke tak. Macam makan orang p**ak...

Kalau anda sanggup tak?

Harga kek ni adalah RM4.7 juta ringgit!

Ni baru harga kek je. Belum masuk majlis lagi. Pening kepala si pengantin lelaki. Baik kawin dengan kek je...

Tapii... harga nak kawin di Dubai memang mahal.

Hari tu saya berbual dengan kawan lama saya (orang Cina), yang dah umur 35+, soalan standard ayah-ayah...

"Apsal tak kawin lagi?"

katanya "Mahal la broooo! Boleh jadi pokai!"

Katanya, nak kawin bagi orang Cina paling busuk kena ada RM60k... RM70k. Tu untuk majlis kawin sahaja! Mana tak pokai.

Tapi zaman saya dulu, tak lah seperti sekarang. Zaman saya dulu agak okay la nak kata murah tak, nak kata mahal pun tak.

Sekarang ni macam mana? Betul ke dah makin mahal kos kawin? Dan tu tak masuk kos berumah tangga lagi.

Sehingga ada yang mengambil keputusan untuk berhutang untuk majlis perkahwinan. Saya tahu sebab dulu staff saya pun pinjam duit saya untuk kahwin!

Sekarang dia dah berhenti. Dan hutang pun tak bayar! Apooo...

Apa pendapat anda?

Bagi anak2 muda, berumahtangga tu mendirikan masjid. InsyaAllah macam2 rezekinya. Tapi, sebelum tu, pastikan dilengkapi dari segi kewangan. Jangan la majlis perkahwinan sampai boleh pokai dan berhutang.

Jana pendapatan tambahan. Buat side income dan antara caranya adalah berniaga di internet.

Sekiranya anda nak mulakan perniagaan online, tapi tak tahu nak mula di mana atau nak jual apa, check it out webinar percuma bersama saya HARI INI di www.NakJualApa.com

Saya kongsikan langkah pertama dalam memulakan perniagaan online dari rumah. Untuk mereka yang bujang... atau yang dah berkahwin!

*Bukan untuk cukup kan kuota ya abang2...
Kredit. : irfan khairy.
-ik
dubai

Betul ke perempuan ni kata orang Langkawi tak pernah tengok kereta Lamborghini, 😆Jgan Sampai Tok Nawi bawa depa p melawa...
08/09/2022

Betul ke perempuan ni kata orang Langkawi tak pernah tengok kereta Lamborghini, 😆
Jgan Sampai Tok Nawi bawa depa p melawat gudang LAMBO Lgk.. Macam2 Jenih Dok Ada nu...

Ron97 memang tak da di Langkawi, Semua orang Lgk Pakai Minyak ni Dik 👇😆😆😆

https://shopee.com.my/product/181328884/7120354801?smtt=0.181331519-1662640226.9

Org kaya baru nak up..

Address

Kuantan
25150

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Stand kek kawin hq posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share